7 Cara Meningkatkan Imun Anak Berumur Satu Tahun

Cara nomor 4 lumayan bikin kaget nih!

1 Januari 2019

7 Cara Meningkatkan Imun Anak Berumur Satu Tahun
Pixabay/joffi
Mama, aku ingin punya daya tahan tubuh yang kuat, dong!

Daya tahan tubuh yang baik muncul dari sistem imun yang sempurna, di mana beberapa sel di dalamnya dapat menjalankan tugasnya untuk memberikan perlindungan tubuh yang optimal dari zat-zat asing seperti virus, infeksi, dan bakteri yang berpotensi memberi dampak negatif bagi tubuh si Kecil.

Atas dasar itu, sistem imun tubuh memang sangat penting untuk diperhatikan dan dijaga.

Pasalnya, jika sistem pada tubuh tersebut melemah, maka perlindungan yang diberikan pun akan melemah. Mama pasti tidak ingin hal tersebut terjadi pada si Kecil, bukan?

Don't worry! Di bawah ini, Popmama.com telah menyiapkan 7 cara yang dapat membantu Mama meningkatkan sistem imun tubuh si Kecil.

Mari kita pelajari dan ikuti masing-masing poinnya, yuk.

1. Selalu berikan ASI

1. Selalu berikan ASI
Freepik/javy_indi

Sebagai seorang mama, kita tentu tahu bahwa ASI memiliki peranan yang sangat penting untuk menunjang kondisi tubuh fisik si Kecil ke depannya.

Hal tersebut dikarenakan ASI mengandung banyak vitamin yang memiliki fungsi positif dalam membentuk antibodi anak mama.

Dengan kata lain, ASI turut membantu upaya dalam menjaga serta memperkuat daya tahan tubuh si Kecil supaya proses tumbuh kembangnya tidak diiringi dengan keadaan tubuh yang rentan terserang bakteri atau virus.

Itu kenapa, meskipun anak mama yang telah menginjak usia 1 tahun sudah mulai tertarik untuk mencoba berbagai jenis cairan lain, Mama tetap harus konsisten mengasupinya ASI secara rutin ya.

2. Iringi dengan makanan sehat

2. Iringi makanan sehat
Pixabay/dhanelle

Pola makan anak mama merupakan salah satu faktor penting dalam menentukan kondisi fisik tubuh si Kecil.

Tentu, kesehatan tubuh yang diharapkan terwujud dari menu makanan sehat yang sebaiknya Mama berikan setiap harinya.

Secara keseluruhan, jenis makanan yang disarankan adalah makanan-makanan yang memiliki kandungan nutrisi, seperti sayur dan buah-buahan. Nutrisi memiliki peranan dalam meningkatkan imun pada tubuh si Kecil.

Namun, tidak ada salahnya jika Mama juga memberikan daging kepada si Kecil.

Daging nyatanya memiliki manfaat dalam meregenerasi sel-sel yang berada di dalam tubuh berkat kandungan zinc yang dimilikinya. Hal ini tentu sangat berguna untuk meningkatkan imun tubuh si Kecil.

Akan tetapi, Mama ditegaskan untuk memberikan porsi makanan yang sesuai dan tidak berlebihan. Hal ini akan justru membuatnya sakit gangguan pencernaan.

3. Pastikan waktu tidur si Kecil sudah cukup

3. Pastikan waktu tidur si Kecil sudah cukup
Pixabay/dagon_

Semua manusia membutuhkan waktu tidur yang cukup untuk mendapatkan kondisi fisik yang positif dan optimal dalam menjalani keseharian.

Hal ini turut berlaku bagi si Kecil yang masih menjalani proses tumbuh kembang yang dini.

Bahkan, para pakar di bidang anak berpendapat bahwa seorang balita membutuhkan waktu tidur sekitar 13-14 jam setiap harinya.

Kualitas tidur ini membantu proses kinerja yang dilakukan oleh sistem imun tubuh.

Jika tidak, waktu tidur yang tidak cukup atau sesuai dengan rentang waktu yang telah disebutkan dapat menghambat proses produksi interleukin-1 yang merupakan protein yang dihasilkan oleh sel-sel yang berfungsi mencegah kuman masuk ke dalam tubuh.

Itu kenapa, anak mama sangat ditegaskan untuk dibiasakan memiliki pola tidur yang cukup sejak usia dini.

Nah, kalau anak mama biasanya bobo berapa kali dalam sehari nih?

Editors' Picks

4. Jangan terlalu berlebihan dalam menjaga kebersihan

4. Jangan terlalu berlebihan dalam menjaga kebersihan
Pixabay/freestocks_photos

Sebuah anggapan umum menggiring pemahaman kita sebagai orangtua bahwa menjaga kesehatan tubuh si Kecil berarti menjaga kebersihan. Hal tersebut memanglah benar sebagaimana kuman dan bakteri biasanya bertumbuh di lingkungan yang kotor.

Namun, tahukah Mama kalau sebenarnya anak mama ternyata juga membutuhkan kontak dengan bakteri maupun virus?

Hal ini sebagai upaya untuk memperkuat daya tahan tubuh si Kecil.

Sistem imun pada tubuh anak mama harus melakukan stimulasi dalam menjalankan tugas-tugasnya agar ia dapat menghasilkan kemampuan yang terbaik.

Jika tidak ada bakteri dan virus maka sistem imun pada tubuh anak mama dapat melemah.

Akan tetapi, hal ini tidak membuat Mama seakan-akan tidak berkewajiban untuk menjaga lingkungan yang bersih bagi anak mama, ya?

Cukup lakukan upaya tersebut dalam batas yang tidak berlebihan.

5. Bawa anak keluar untuk bertemu matahari dan oksigen

5. Bawa anak keluar bertemu matahari oksigen
Pixabay/stocksnap

Tidak sedikit para mama yang mengira bahwa menjaga kesehatan tubuh si Kecil artinya tidak sering membawanya keluar.

Rumah yang telah diupayakan memiliki kondisi lingkungan yang bersih dan sesuai dapat dijadikan sebagai tempat yang paling aman untuk si Kecil.

Sayangnya, rutinitas yang terus menerus dilakukan di dalam ruangan secara monoton membuatnya tidak dapat terkena sinar matahari yang dibutuhkan.

Begitu juga udara yang segar dan oksigen di luar sangat dibutuhkan oleh anak mama.

Kedua aspek ini dapat memberikan pengaruh yang positif bagi tubuh fisik si Kecil.

Tentu, hal ini turut memberi dampak yang diharapkan bagi sistem imun pada tubuh si Kecil.

Maka dari itu, bawa si Kecil keluar untuk bertemu dengan sinar matahari dan menghirup udara segar.

Hal ini akan sangat baik jika dilakukan di pagi hari.

6. Imunisasi itu penting

6. Imunisasi itu penting
Pixabay/qimono

Sebagai orangtua, Mama memang telah melakukan upaya terbaik untuk menjaga sistem imun pada tubuh si Kecil.

Tetapi, ada beberapa jenis penyakit akibat virus dan bakteri yang tidak serta-merta dapat diantisipasi dengan upaya-upaya tersebut.

Sebut saja, Polio, Campak, berbagai jenis Hepatitis dan semacamnya.

Masing-masing jenis penyakit ini hanya dapat diantisipasi melalui penangan medis yang memanfaatkan imunisasi.

Maka dari itu, Mama sangat ditegaskan untuk membawa si Kecil pada dokter dan berkonsultasi mengenai pemberian imunisasi.

Lakukanlah seperti arahan dokter yang akan menjelaskan waktu yang tepat untuk anak mama mendapatkan imunisasi tertentu yang bersifat wajib.

7. Berikan penanganan khusus ketika si Kecil demam

7. Berikan penanganan khusus ketika si Kecil demam
health.clevelandclinic.org

Ketika anak mama mendapatkan imunisasi, si Kecil dapat merasakan berbagai efek samping tertentu.

Hal ini merupakan hal yang tidak berbahaya karena efek samping yang ditunjukkan oleh tubuh menjadi pertanda positif kalau imunisasi atau vaksin telah bekerja secara tepat.

Salah satu efek samping yang biasanya dialami anak seusia anak mama adalah mengalami panas badan.

Saat hal ini terjadi, Mama disarankan untuk jangan panik.

Sebaliknya, lakukan beberapa cara penanganan khusus, seperti memberikan obat penurun badan, mengompres kening si Kecil dan bekas suntikan imunisasi, kemudian berikanlah anak mama ASI karena kandungan vitaminnya mampu menurunkan panas tubuh si Kecil.

Namun, apabila panas tubuh si Kecil tidak menurun dan muncul bintik-bintik berwarna kemerahan pada tubuh si Kecil, Mama wajib membawanya ke dokter.

Sudah tahu kan, bagaimana cara yang dapat dilakukan untuk membantu meningkatkan sistem imun tubuh si Kecil.

Semoga si Kecil bisa terus dalam keadaan sehat ya, Ma!

Baca juga: Tya Ariestya Berbagi Tips Atasi Anak Aktif Agar Tidak Mudah Sakit