6 Cara agar si Kecil Nggak Takut Dipotong Rambutnya

Khusus dari hairstylist profesional, ini dia tips yang bikin anak tenang dipotong rambutnya di salon

14 April 2019

6 Cara agar si Kecil Nggak Takut Dipotong Rambutnya
savvymom.ca

Sebagai seorang hairstylist sekaligus pendiri Cozy’s Cuts for Kids di Amerika Serikat, Cozy Friedman memahami betul bagaimana karakteristik anak kecil yang suka menangis saat dibawa ke salon untuk dipotong rambutnya sebagaimana dilansir dari Good Housekeeping.

Menurutnya, para Mama yang menghadapi anaknya cenderung kewalahan dan kebingungan.

Untuk, ia secara khusus memberikan tips khusus yang untuk diperhatikan Mama supaya anak mama tidak takut dipotong rambutnya.

Mari kita pelajari bersama di bawah ini, Ma!

1. Pilih salon yang siap menangani anak kecil

1. Pilih salon siap menangani anak kecil
akidshaircompany.com

Di atas segalanya, Mama sangat dianjurkan untuk melakukan perencanaan terlebih dahulu ketimbang mengajak Si Kecil untuk potong rambut secara mendadak.

Hal ini dikemukakan oleh Cozy Friedman yang menekankan Mama untuk memulainya dengan pemilihan salon.

Katanya, “Mama pasti tidak ingin anak mama tercinta duduk di kursi salon untuk mendapatkan penanganan jasa dari seorang petugas salon yang tidak memiliki kemampuan atau bahkan keinginan yang tulus untuk memotong rambut anak kecil, bukan?”

Untuk itu, Mama sebaiknya mencari-cari tahu salon mana yang dianggap baik sesuai dengan karakter anak mama.

Kemudian, dari situ, Mama sebaiknya melakukan booking dengan meminta kepada pihak salon untuk mendapatkan jasa petugas yang siap menangani anak kecil.

Dalam hal ini, jelaskan apabila ada hal-hal khusus tertentu yang harus diperhatikan dalam rangka menjaga mood anak mama saat proses potong rambut nantinya.

Misalnya, anak mama tidak suka disentuh telinganya, tidak suka diajak ngobrol dan semacamnya.

2. Tentukan waktu yang tepat

2. Tentukan waktu tepat
pigtailsandcrewcuts.com

Berbicara mengenai bagaimana Mama sebaiknya melakukan booking pada salon, Mama tentu saja tidak boleh melewatkan pemilihan waktu yang sesuai sebagaimana Cozy Friedman memandang hal ini sebagai hal yang sangat penting.

Pasalnya, kita tentu memahami betul bahwa anak kecil seusia anak mama masih cenderung memiliki gejolak emosi yang berubaha.

Ada waktu tertentu di mana si Kecil bersemangat atau aktif dan ada juga waktu di mana anak mama tercinta malas dan moody.

Hal tersebut tentu saja sangat memengaruhi bagaimana perilaku si Kecil di salon saat hendak dipotong rambut.

Dalam rangka mengantisipasinya, Cozy menyarankan supaya Mama setidaknya menghindari waktu tidur siang si Kecil dan malam hari.

3. Ajak anak tanpa kata “potong”

3. Ajak anak tanpa kata “potong”
ahaparenting.com

Setelah memerhatikan kedua poin penting di atas yang masuk ke dalam bagian perencanaan, sekarang tentu saja waktu yang tepat untuk Mama benar-benar mengajak si Kecil tercinta untuk pergi ke salon sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.

Dalam perihal ini, ada satu hal yang harus diperhatikan dengan seksama yaitu menghindari kata “potong.” Menurut Cozy Friedman, kata tersebut memiliki konotasi yang negatif untuk anak-anak kecil seusia anak mama sehingga mereka cenderung berpikir yang tidak-tidak.

Atas dasar itu, Mama sangat dianjurkan untuk memilih kata-kata alternatif lain yang lebih mendorong antusias si Kecil seperti “yuk, kita bikin penampilan rambut kamu lebih keren,” atau “ubah penampilan rambut kamu.” Hal ini dipastikan akan membuat si Kecil berpikir positif.

Editors' Picks

4. Bawa benda kesukaan anak

4. Bawa benda kesukaan anak
abcnews.go.com

Anak mama sudah mengangguk setuju saat Mama mengajaknya sesuai dengan tips di atas.

Namun, bukan berarti Mama dapat bernafas lega sambil merasa yakin bahwa anak mama tercinta tidak akan menunjukkan hal-hal yang menolak proses potong rambut nantinya.

Seperti yang telah disebutkan di atas sebelumnya, anak mama yang masih kecil memiliki gejolak emosi yang berubah-ubah atau tidak stabil.

Untuk itu, segala kemungkinan negatif akan selalu ada meskipun si Kecil sudah mengangguk dengan antusias.

Nah, dalam rangka mengantisipasi kemungkinan tidak baik tersebut, Mama sebaiknya membawa benda-benda kesukaan anak mama seperti mainan, boneka atau buku cerita untuk menjadi objek yang mempertahankan mood si Kecil saat potong rambut nantinya.

5. Pastikan kenyamanan si Kecil

5. Pastikan kenyamanan si Kecil
ambitiousaboutautism.org.uk

Berbicara mengenai cara yang tepat untuk mempertahankan perasaan dan emosi si Kecil untuk tetap positif saat proses potong rambut di salon nantinya, Mama sebaiknya tidak lupa untuk memastikan kenyamanan si Kecil.

Menurut Cozy Friedman, hal ini merupakan faktor penting yang tidak boleh dianggap sebelah mata karena tetap berperan penting dalam menentukan sikap si Kecil selama proses.

Untuk itu, Mama ditekankan untuk mengenakan pakaian yang nyaman di tubuh si Kecil.

Dalam hal ini, Mama sebaiknya cukup memakaikan si Kecil kaos. Namun, sebelumnya, Mama dianjukan untuk memandikan anak mama supaya si Kecil merasa refresh dan bersemangat, lho!

6. Temani dan duduk di sampingnya

6. Temani duduk sampingnya
happeningmag.com

Kelima poin di atas memang berperan sangat penting untuk memastikan si Kecil dapat melalui proses potong rambut dengan baik. Namun, Mama sebaiknya ingat bahwa kehadiran Mama di sampingnya merupakan satu-satunya solusi terbaik di atas segalanya.

Dalam hal itu, Cozy menegaskan supaya Mama membawa si Kecil ke salon bersama-sama tanpa meninggalkannya atau menitipkannya pada orang lain seperti pengasuh atau bahkan pihak salon itu sendiri.

Jangan lupa, katakana kepada si Kecil bahwa Mama akan berada di sampingnya.

Lalu, selama proses potong rambut, tunjukkanlah kehadiran Mama di mana Mama dapat duduk di kursi kosong di samping si Kecil atau dari kejauhan namun tetap memandang si Kecil.

Dengan keenam cara di atas, Mama dipastikan akan mengatasi permasalahan anak mama yang cenderung merasa takut untuk rambutnya dipotong di salon. Yeay!

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!