5 Hal yang Harus Mama Lakukan Bila Tumbuh Kembang Si Kecil Terhambat

Cara nomor 3 bagus banget menstimulasi tumbuh kembang si Kecil

3 Desember 2018

5 Hal Harus Mama Lakukan Bila Tumbuh Kembang Si Kecil Terhambat
hotelcasapoli.it

Bila tumbuh kembang motorik si Kecil terlambat, misalnya si Kecil belum merangkak, berdiri, duduk, jalan, atau bicara saat anak seusianya sudah melakukannya, Mama tentu khawatir. Terus, Mama harus bagaimana, dong?

Tenang, Popmama.com punya 5 langkah yang bisa Mama lakukan bila curiga si Kecil terlambat tumbuh. Ini dia langkahnya:

1. Mengunjungi dokter anak

1. Mengunjungi dokter anak
riversidectpediatrics.com

Kadang, hambatan tumbuh kembang terjadi karena gangguan fisik.

Bawa si Kecil ke dokter untuk memastikan ia tidak mengalami gangguan kesehatan.

Pemeriksaan standar adalah pemeriksaan indra: mata dan telinga, kemudian pengecekan fisik untuk memastikan anak tidak mengalami infeksi atau radang yang membuat respons terhambat.

2. Cari rekomendasi klinik tumbuh kembang atau fisioterapis

2. Cari rekomendasi klinik tumbuh kembang atau fisioterapis
floatinghospital.org

Jika hasil pemeriksaan dokter memang mengindikasikan si Kecil butuh terapi lanjutan, Mama harus membawanya ke klinik tumbuh kembang atau fisioterapis.

Cari referensi sebanyak-banyaknya untuk menemukan klinik yang tepat. Tentukan sesuai kebutuhan anak, fasilitas, metoda, kemampuan keuangan, dan lokasi.

Siapkan surat keterangan dokter atau daftar riwayat kelahiran anak saat pertama kali mengunjungi klinik sebagai referensi terapis di sana.

Editors' Picks

3. Ubah interaksi di rumah

3. Ubah interaksi rumah
mommyish.com

Kadang, keterlambatan tumbuh kembang terjadi karena salah asuhan.

Anak mungkin saja terlambat berjalan karena ia terlalu sering digendong. Coba Mama review pola asuh si Kecil sehari-hari.

Berikan stimulasi yang tepat untuk mengatasi kekurangannya.

Misalnya, kurangi menggendong si Kecil dan biasakan ia berdiri dengan pegangan tangan, atau jika si Kecil kurang lancar bicara, ajak ia terus berkomunikasi dan kurangi nonton TV.

4. Manfaatkan program edukatif

4. Manfaatkan program edukatif
triumphmusicacademy.com

Banyak program-program edukatif untuk batita yang bertujuan untuk meningkatkan tumbuh kembangnya. Misalnya sesi Mom and Kid di tempat gym khusus anak.

Melalui aktivitas ini, anak secara tidak langsung lebih termotivasi untuk bergerak dan bersosialisasi.

5. Mengupayakan terapi di rumah

5. Mengupayakan terapi rumah
express.co.uk

Ada dua hal mengenai terapi di rumah, yang pertama demi kepraktisan agar Mama tidak perlu repot mengantar anak, yang kedua adalah terapi rumah bersifat tambahan untuk memperkuat terapi yang dilakukan di klinik atau rumah sakit.

Usahakan Mama hadir saat terapi di rumah untuk ikut mempelajari apa yang perlu Mama lakukan demi kesehatan si Kecil.

Pesannya, tetaplah tenang menghadapi situasi ini.

Bukankah lebih baik ditangani dini, daripada terlambat?