Apa Itu GTM pada Balita dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

Si Kecil mendadak tidak mau makan? Berikut alasannya

21 Mei 2023

Apa Itu GTM Balita Bagaimana Cara Mengatasinya
Pexels/Karolina Grabowska

Saat si Kecil masih balita, belum bisa mengutarakan perasaanya, anak akan cenderung melakukan gerakan tubuh yang mewakili apa yang dirasakannya, seperti menggeleng kepala dengan arti tidak suka, mengangguk dan tersenyum yang berarti anak mau dan suka terhadap apa yang Mama berikan. 

Asupan makan balita perlu mendapatkan asupan nutrisi yang seimbang, sehingga Mama harus memberikan makan yang terbaik kepada si Kecil. Namun apa yang terjadi apabila anak tiba-tiba melakukan penolakan makan atau dalam bahasa parenting biasa dikenal dengan GTM.

Apa itu GTM pada balita? bagaimana cara mengatasinya? Untuk itu berikut ini Popmama.com telah rangkumkan penjelasan mengenai GTM pada balita dan 10 cara mengatasi anak yang GTM. Simak penjelasan berikut ini yuk, Ma!
 

Apa Itu GTM?

Apa Itu GTM
Pexels/Vanessa Loring

GTM atau Gerakan Tutup Mulut yang biasa dilakukan pada anak kecil merupakan aksi menolak makanan yang diberikan Mama saat waktu makan tiba. Pada kondisi seperti ini pasti akan membuat Mama khawatir dan ikut pusing karena anak tidak mendapatkan asupan makanan dengan baik.

Sebenarnya GTM pada anak terjadi bukan tanpa alasan, bisa saja muncul karena anak sedang merasa sakit seperti tumbuh gigi, yang membuat anak menjadi hipersensitif terhadap makanan.

Untuk mengatasi si Kecil yang mogok Makan, Mama bisa melakukan beberapa cara kreatif berikut ini sebagai upaya agar anak mau Makan lagi.
 

1. Berikan si kecil menu makanan baru

1. Berikan si kecil menu makanan baru
Pexels/Yan Krukau

Balita tentunya belum bisa mengatakan bagaimana rasa makanan yang ia makan selain dengan ekspresi rasa suka dan tidak sukanya ketika makan.

GTM bisa saja menjadi salah satu tanda bahwa si Kecil bosan atau tidak suka dengan menu yang diberikan Mama, untuk itu Mama bisa mencoba mengkreasikan menu makan lebih bervariasi agar menarik anak agar mau makan lagi.

Tentunya tetap dengan menu makanan yang bergizi seimbang, namun dibuat sedikit berbeda dari biasanya. Jika bingung dengan menu makan apa untuk diberikan si Kecil saat ini sudah banyak sekali artikel atau postingan mengenai ide menu untuk anak yang sehat dan bergizi, Mama bisa mencobanya di rumah dan anak pasti akan senang dan mulai mau makan kembali.
 

2. Buat rutinitas dan jadwal makan

2. Buat rutinitas jadwal makan
Pexels/ AMSW Photography -Alisha Smith Watkins

Sebaiknya Mama juga membuat rutinitas makan dan jadwal makan untuk si Kecil, seperti kapan makan pagi, siang, dan sore.

Termasuk pemberian snack ringan untuk anak, satu hal yang terpenting adalah hindari memaksa anak ketika sedang tidak lapar, begitu juga saat anak sudah kenyang, jangan paksa untuk menghabiskan makanannya.
 

3. Hindari distraksi saat makan

3. Hindari distraksi saat makan
Pexels/Andrea Piacquadio

Distraksi berupa gadget, mainan, dan tontonan bisa menjadi salah satu faktor anak tidak mau makan karena terlalu asyik dengan mainannya, maka dari itu saat makan hindari distraksi seperti hal tersebut agar anak lebih fokus pada makanannya.

Setelah makan baru boleh diberikan mainan dan tontonan yang disukainya sebagai hadiah telah makan dengan baik.
 

Editors' Pick

4. Ajak anak makanan bersama

4. Ajak anak makanan bersama
Pexels/RDNE Stock project

Tak jarang orangtua yang memberikan makan pada anak berbeda dengan waktu Mama dan Papa makan, coba ajak anak untuk makan bersama dengan Mama dan Papa serta keluarga di rumah.

Hal ini dapat membuat si Kecil fokus makanan dan tertarik untuk mengikuti karena seluruh anggota keluarganya melakukan hal yang sama, mungkin agak sedikit ribet untuk Mama makan dan menjaga si Kecil makan dengan baik, namun hal ini juga baik untuk mengajarkan anak agar bisa makan sendiri.
 

5. Ajak anak belanja bahan makanan bersama

5. Ajak anak belanja bahan makanan bersama
Pexels/Gretta Hoffman

Mama suka mengajak si Kecil berbelanja ke pasar atau supermarket? banyak orangtua yang memilih untuk tidak mengajak agar lebih cepat dan mudah, karena anak sering rewel ketika berada dalam keramaian.

Namun, mengajak anak membeli bahan makanan yang akan dimasaknya bisa membantu anak untuk memilih hal yang disukainya, sekaligus Mama juga dapat mengajarkan jenis makanan, buah, dan sayuran yang dilihat si Kecil saat berbelanja.

6. Ciptakan suasana makan yang menyenangkan

6. Ciptakan suasana makan menyenangkan
Pexels/Stephen Andrews

Tidak sulit untuk menciptakan suasana makan anak yang menyenangkan, cukup dengan ajak makan anak dengan cara yang baik, dan berikan makanan dengan tampilan berbeda, potongan sayur yang dibentuk lucu akan menciptakan suasana makan anak menjadi menyenangkan.

Mama juga bisa mempersiapkan peralatan makan anak dengan karakter dan warna yang si Kecil sukai, agar lebih berselera makan.
 

7. Berikan porsi yang sesuai

7. Berikan porsi sesuai
Pexels/Vanessa Lorring

Porsi makan Mama dan anak tentu saja berbeda, anak balita paling banyak biasanya memakan semangkuk atau sepiring kecil. Untuk menghindari makan tidak habis dan menyebabkan makanan terbuang, Mama bisa berikan porsi makan yang sesuai dengan kebutuhan si Kecil.

Secukupnya dengan porsi nutrisi dan gizi yang seimbang.
 

8. Berikan camilan secukupnya

8. Berikan camilan secukupnya
Pexels/Anastasia Shuraeva

Mama memang dianjurkan untuk memberikan cemilan pada anak di sela waktu makan. Namun, pilih camilan yang kaya nutrisi dan berikan secukupnya, seperti buah, yogurt, dan lainnya. 

Memberikan camilan yang berlebihan akan membuat anak merasa cepat kenyang saat waktu makan tiba, inilah yang menjadi alasan kenapa anak melakukan GTM karena ia merasa kenyang dan tidak mau makan.
 

9. Hindari makan menjelang tidur

9. Hindari makan menjelang tidur
Pexels/MART PRODUCTION

Penting untuk diketahui oleh Mama, pastikan agar tidak memberi makan si Kecil menjelang waktu tidur, sebab anak pastinya sudah mulai mengantuk, dan cenderung akan rewel dan menolak untuk makan.

Jika si Kecil mengantuk tetapi belum makan, Mama bisa memberikan camilan agar perutnya tidak terlalu lapar dan bisa tidur dengan nyenyak. 
 

10. Hindari makanan junk food

10. Hindari makanan junk food
Pexels/Sklei

Jika si Kecil sedang tidak mau makan, jangan tergoda untuk memberikan mereka makanan yang disukainya, seperti makanan cepat saji atau junk food atau camilan seperti cokelat hanya demi agar anak mau makan.

Memberi makan anak dengan makanan junk food terlalu sering dapat merusak cita rasa si Kecil terhadap makanan, dan lebih suka dengan makanan tersebut dibanding makanan sehat yang Mama berikan.

Nah, itu dia Ma arti dari GTM atau Gerakan Tutup Mulut yang sering dilakukan anak kecil ketika tidak mau makan dan beberapa tips mengatasi anak GTM diatas bisa Mama coba di rumah. Semoga informasi ini bermanfaat!
 

Baca Juga:

The Latest