Comscore Tracker
TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

5 Cara Berbicara Perihal Duka dan Kehilangan pada Anak

Gunakan bahasa yang tepat dan jelas ya, Ma

12 November 2021

5 Cara Berbicara Perihal Duka Kehilangan Anak
Pexels/Arina Krasnikova

Kehilangan seseorang yang begitu berarti dalam kehidupan tentu menjadi berita duka yang mendalam bagi setiap orang. Baik orang dewasa maupun anak-anak, keduanya memiliki cara yang berbeda dalam menyikapi kabar duka yang diterimanya.

Di usianya yang masih sangat belia, anak yang mendapat berita duka perlu mendapat perhatian khusus dari orang-orang yang ada di sekitarnya. Tujuannya adalah agar si Kecil tetap tenang, Ma.

Meski mereka belum sepenuhnya mengerti dan memahami segala hal yang terjadi dalam hidupnya. Jujur adalah hal penting yang perlu ditanamkan pada mereka, meski saat alami duka sekali pun. Hal ini agar anak nantinya bisa memahami kehilangan seseorang.

Untuk memberi tahu kepada anak perihal duka dan kehilangan, berikut beberapa cara yang sudah Popmama.com rangkum untuk memudahkan berbicara kepada si Kecil.

1. Beri tahu jika anak sudah mulai tenang

1. Beri tahu jika anak sudah mulai tenang
Freepik/Racool-studio

Saat kehilangan sesuatu, biasanya anak usia balita akan lebih rewel dan maunya menempel dengan orang yang selalu bersamanya. Untuk itu, cara pertama yang bisa dilakukan adalah selalu mendampingi mereka untuk menenangkannya. Jika anak mulai meras tenang, barulah bisa diberi tahu tentang kehilangan dan kabar duka yang tengah mereka rasakan tersebut. 

Editors' Picks

2. Gunakan bahasa yang tepat dan jelas

2. Gunakan bahasa tepat jelas
Freepik/Gpointstudio

Saat memberi tahu anak, pastikan menggunakan kata-kata atau bahasa yang tepat dan jelas ya. Pilihlah bahasa yang sederhana dan mudah anak mengerti. Selain itu, sampaikan juga keapda mereka dengan penuh perhatian agar anak lebih mudah memahami kondisi duka yang sedang menimpanya. Pastikan memberi tahu mereka secara jelas dan tenang ya, Ma.

3. Beri tahu bahwa banyak yang mendampinginya

3. Beri tahu bahwa banyak mendampinginya
Freepik

Saat anak kehilangan sesuatu yang berharga dalam hidupnya, pastikan pendampingnya juga memberi perhatian pada mereka bahwa masih banyak orang sekitarnya yang sayang dan akan terus menemaninya. Cobalah untuk terus mendampingi anak agar mereka tidak merasa kesepian saat menghadapi kehilangan tersebut.

4. Dengarkan apa isi hati anak

4. Dengarkan apa isi hati anak
Pexels/Ivan Samkov

Cara yang bisa dilakukan saat memberi tahu tentang duka dan kehilangan adalah dengan menghibur dan menenangkan anak. Contohnya dengan memberikan pelukan hangat untuknya.

Selain itu, biarkan anak menuangkan segala isi hatinya akan kehilangan sesuatu. Hal ini agar anak bisa bebas mengekspresikan tanpa memendamnya yang justru bisa membuat mereka lebih terpukul.

Pastikan juga untuk mendengarkan tanpa menyela omongan mereka ya. Cobalah memberi empati pada anak yang sedang mengalami duka, sehingga mereka merasa bahwa ada banyak orang yang perhatian dan mau menemaninya.

5. Ingatkan padanya bahwa waktu yang akan menyembuhkan

5. Ingatkan pada bahwa waktu akan menyembuhkan
Pixabay/publicdomainpictures

Sedih berlarut-larut memang tidak baik, sehingga penting memberi tahu pada anak untuk bangkit kembali dari rasa sedih akan kehilangan yang dirasakan. Duka yang anak rasakan juga memerlukan waktu untuk sembuh, jadi ingatkan pada mereka bahwa waktulah yang akan menyembuhkan mereka.

Rasa sedih saat berduka memang wajar dialami setiap orang, begitu pun bagi anak-anak. Namun yang perlu diperhatikan adalah untuk terus memberikan dukungan dan hibur anak sebagai bentuk pengalihan rasa sedih yang tengah mereka rasakan.

Tetap semangat untuk terus mendampingi si Kecil ya, Ma!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Mama CerdAZ

Ikon Mama CerdAZ

Panduan kehamilan mingguan untuk Mama/Ibu, lengkap dengan artikel dan perhitungan perencanaan persalinan

Cari tahu yuk