Eksklusif: Lahir Lebih dari 4 Kilogram, Ini Cara Tika Bravani Menjaga Nutrisi Kalam Anak Pertamanya

Begini cara Mama Tika menjaga nutrisi Kalam sejak di dalam kandungan hingga sekarang

10 April 2021

Eksklusif Lahir Lebih dari 4 Kilogram, Ini Cara Tika Bravani Menjaga Nutrisi Kalam Anak Pertamanya
Instagram.com/tikabravani

Merawat dan menjaga buah hati tentu kewajiban setiap orangtua. Begitu pun bagi pasangan selebriti, Tika Bravani dan Dimas Aditya yang kini resmi menjadi orangtua dari Kalam Mahandika Jusuf.

Lahir pada 6 Februari 2020 lalu, saat ini Kalam sudah genap berusia 1 tahun nih, Ma. Kalam sendiri diketahui lahir dengan berat lebih dari 4 kilogram dan tumbuh menjadi si Kecil yang aktif dan sehat.

Melalui wawancara eksklusif, selebriti sekaligus Millennial Mama of The Month April 2021 dari Popmama.com, Tika membagikan kisahnya melahirkan anak dengan berat lebih dari 4 kilogram serta bagaimana ia menjaga nutrisi Kalam sejak dalam kandungan hingga genap berusia 1 tahun.

"Padahal makan semua udah diganti jadi sayur, beras merah, nggak ada makanan manis-manis, es. Itu tuh udah dipantang, tapi memang kenaikan perbulannya itu Kalam entah kenapa udah 500 gram gitu," jelasnya.

Lantas, bagaimana Tika Bravani menjaga asupan nutrisi Kalam saat masa kehamilan hingga tumbuh menjadi anak yang aktif dan sehat seperti sekarang ini? Berikut Popmama.com rangkum cerita lengkapnya.

1. Melalui proses lahiran caesar, Tika sempat lakukan diet hamil

1. Melalui proses lahiran caesar, Tika sempat lakukan diet hamil
Instagram.com/tikabravani

Melahirkan bayi dengan berat badan besar atau Makrosomia, Tika pun melahirkan buah hati pertamanya melalui proses lahiran caesar. Meski demikian, Tika mengaku tak alami komplikasi akibat Makrosomia sehingga Kalam lahir dengan aman dan lancar.

Memiliki berat badan janin yang besar, Tika juga mengaku sempat melakukan diet kehamilan yaitu dengan diet karbo untuk menjaga berat badan sang anak agar tidak semakin membesar.

"Cuma makan buncis doang, daging, ikan, nasinya diganti. Pengen nangis tau nggak sih, karena kan pengennya tuh aduh rujak enak nih, es cokelat enak nih. Nyobain cuma seseruput doang tapi kenapa gede juga (anaknya)," ungkapnya.

Meski awalnya merasa gregetan lantaran sudah melakukan diet serta mengurangi porsi makan, Tika mengaku dirinya tetap bersyukur atas kelahiran Kalam yang sehat hingga memasuki usia 1 tahun sekarang ini.

Editors' Pick

2. Cara Tika menjaga nutrisi Kalam ketika masih di dalam perut

2. Cara Tika menjaga nutrisi Kalam ketika masih dalam perut
Instagram.com/tikabravani

Beberapa penyebab bayi lahir besar atau Makrosomia sendiri diantaranya adalah faktor genetik atau keturunan, pola makan Mama yang salah saat hamil, serta melewati jadwal HPL (Hari Perkiraan Lahir).

Dari penyebab Makrosomia, Tika mengaku Kalam lahir dengan berat 4,3 kilogram lantaran faktor keturunan dari keluarganya yang memang memiliki riwayat lahir besar. Seperti yang disebutkannya, sang suami lahir dengan berat 4,1 kilogram, sementara ia sendiri lahir 3,9 kilogram.

"Jadi memang keluarganya tuh pada gede-gede," ungkap Tika menjelaskan. Sehinggal hal ini membuat dirinya harus menjaga asupan nutrisi selama hamil dengan mengganti makanan yang lebih sehat dan dengan porsi yang tidak berlebihan.

3. Konsisten memenuhi asupan nutrisi harian Kalam

3. Konsisten memenuhi asupan nutrisi harian Kalam
Sweet Escape/Popmama.com
Photoshoot dilakukan secara virtual

Sebelum memasuki usia 1 tahun, Tika kerap kali mendapat pertanyaan dari para pengikutnya mengenai cara merawat bayi agar berat badannya cukup atau tidak terlalu kurus.

Sebab jika melihat dari unggahan yang sering dibagikan Tika melalui Instagram pribadinya, Kalam yang memang sejak lahir memiliki berat badan besar ternyata tidak mengalami perubahan yang signifikan, Ma.

Tak heran jika banyak pengikut Tika yang bertanya bagaimana cara dirinya menjaga tumbuh kembang Kalam hingga bisa menjadi si Kecil yang sehat dan aktif seperti sekarang ini.

Selain melalui pemberian ASI eksklusif di beberapa bulan pertama kelahirannya, Kalam pun sudah mendapatkan makanan pendamping ASI (MPASI) dengan tetap diperhatikan nutrisi hariannya seperti karbohidrat, protein, dan lemak.

"Jadi kan katanya di bawah umur 2 tahun itu kebalikan ya? Bayi itu tidak sama seperti manusia dewasa, sehingga perlunya ya itu karbohidrat, protein, lemak. Itu aja sih yang aku tetap konsisten," jelasnya.

4. Mengurangi lemak pada asupan nutrisi Kalam

4. Mengurangi lemak asupan nutrisi Kalam
Sweet Escape/Popmama.com
Photoshoot dilakukan secara virtual

Meski konsisten dalam pemenuhan nutrisi sang anak seperti pemberian karbohidrat, protein, dan lemak, namun Tika sendiri mengaku bahwa guna menjaga berat badan Kalam agar tidak berlebih atau sesuai dengan usianya, ia tidak terlalu menambahkan asupan lemak pada makanan yang diberikan.

Tika mengaku bahwa Kalam masuk dalam kategori anak yang sedikit kelebihan berat badannya saat masih pemberian ASI eksklusif, jadi tugas Tika sebagai Mama pun tidak terlalu banyak perihal pemenuhan asupan nutrisi Kalam.

Tika justru mengurangi pemberian camilan yang berlemak pada Kalam seperti makanan berbahan dasar keju, susu, tepung, serta camilan lain yang memiliki kandungan lemak tinggi.

"Kalau Kalam sih ya snack-nya udah jeruk aja kasih atau pisang, kue pisang atau banana cake gitu. Supaya tetap ada lemaknya yang masuk tapi nggak perlu ditambah, supaya dia lebih singset (kurus) sedikit gitu," ungkap Tika menjelaskan.

Itulah tadi cerita Tika Bravani tentang pola nutrisi yang diterapkannya untuk Kalam dari masih di dalam kandungan, hingga memasuki usia 1 tahun sekarang ini. Semoga cerita Mama Tika ini bisa menjadi inspirasi juga untuk Mama ya!

#MillennialMama of the Month Edisi April 2021 – Tika Bravani

Editor in Chief - Sandra Ratnasari
Lifestyle Editor - Onic Metheany
Asst. Editor - FX Dimas Prasetyo  
Reporter – Putri Syifa Nurfadilah & Ninda Anisya
Social Media - Irma Erdiyanti
Art Designer – Aldia Nadezhda Mediani
Photographer - Sweet Escape

Baca juga:

Popmama Star

Tika Bravani
Popmama Star

Tika Bravani

"Jangan overthinking, kunci sukses berpuasa saat pandemi"

The Latest