7 Tanda Anak Sudah Siap Masuk Playgroup

Kenali semua tandanya, Ma

24 November 2018

7 Tanda Anak Sudah Siap Masuk Playgroup
Freepik

Saat anak sudah berusia lebih dari 2 tahun, biasanya orangtua mulai mendaftarkan anaknya ke preschool atau lebih dikenal dengan playgroup (kelompok bermain).

Memulai sekolah sejak  dini memang memberikan beberapa manfaat, salah satunya mengajarkan anak untuk meningkatkan kemampuan bersosial.

Namun sebelum itu dilakukan, Mama sebaiknya harus yakin terlebih dahulu, apakah si Kecil sudah siap sekolah?

Walau playgroup dinilai sebagai tempat yang menyenangkan dan penuh dengan waktu bermain, namun rutinitas ini bisa membuat anak tertekan jika ternyata ia belum siap sekolah lho, Ma.

Maka sebelum mendaftarkan si Kecil bersekolah, sebaiknya Mama mengenali 5 tanda anak sudah siap masuk playgroup berikut ini.

Apa saja tanda tersebut? Simak penjelasan lengkap di bawah ini yuk, Ma.

1. Anak sudah bisa berpisah dengan Mama

1. Anak sudah bisa berpisah Mama
Slate.com

Sebelum ia menghabiskan beberapa jam di playgroup, pastikan anak sudah bisa nyaman berjauhan dengan Mama.

Anak cemas di beberapa hari pertama sekolah itu wajar, maka sebelum itu Mama perlu melatihnya untuk tidak selalu berdekatan dengan Mama.

Jika anak sudah bisa berjauhan dengan Mama selama beberapa jam, maka itu bisa jadi salah satu tanda anak siap sekolah.

2. Anak nyaman dengan rutinitas

2. Anak nyaman rutinitas
choiceschools.com

Pada dasarnya, semua anak prasekolah sudah memiliki rutinitas setiap hari.

Jika anak Mama sudah bisa diajak mengikuti rutinitas di rumah, maka sebelum masuk sekolah ajarkan lagi ia rutinitas seperti anak sekolah.

Mama bisa mengajaknya bangun pagi, berjalan ke sekitar sekolah, memperkenalkan sekolah, bermain, hingga akhirnya pulang dan melanjutkan rutinitas di rumah.

Jika jadwal baru tersebut bisa ia ikuti dengan baik, maka itu bisa jadi tanda anak siap masuk sekolah, Ma.

3. Fisiknya sudah cukup kuat untuk sekolah

3. Fisik sudah cukup kuat sekolah
Pexels/Naomi Shi

Walau sekolah kelompok bermain hanya menghabiskan waktu sekitar 2 jam per hari, namun itu bisa menyita energi anak.

Terlebih, bisa jadi anak harus menyesuaikan diri dengan jam sekolah.

Beberapa anak bahkan harus mengubah jam tidur siangnya, karena ia masih di sekolah.

Tentu saja perubahan-perubahan tersebut bisa membuat anak lelah.

Berada di lingkungan baru bersama teman-teman baru bisa membuat anak mudah sakit.

Maka pastikan anak Mama berada dalam kesehatan optimal, agar tidak mudah jatuh sakit.

Editors' Picks

4. Anak bisa mengatakan kebutuhannya

4. Anak bisa mengatakan kebutuhannya
livestrong.com

Di kelas, hanya ada 1 guru untuk menjaga belasan (atau mungkin puluhan?) anak.

Sangat sulit untuk guru memerhatikan segala kebutuhan muridnya satu per satu setiap saat.

Maka untuk kebaikan bersama, pastikan anak Mama sudah bisa menyampaikan kebutuhannya.

Di usia prasekolah, anak sebaiknya sudah bisa menyampaikan kalau ia ingin ke toilet, kedinginan, atau jika ada teman nakal yang membuatnya merasa terganggu.

Kalimat yang disampaikan mungkin belum sempurna, namun setidaknya ia sudah bisa berusaha menyampaikan pesan akan kebutuhannya.

Entah kebutuhan untuk dibantu, ditenangkan, atau dilindungi.

5. Anak sudah bisa berinteraksi dengan anak lain

5. Anak sudah bisa berinteraksi anak lain
familyeducation.com

Kelompok bermain adalah tempat anak belajar untuk bersosialisasi dengan orang lain dan mendapatkan teman baru.

Maka sangat penting anak bisa berinteraksi dengan orang lain.

Awalnya mungkin anak masih malu-malu dan belum berani menyapa orang lain, di sinilah peran penting Mama untuk mengajarkan si Kecil kemampuan dasar bersosial sebelum ia masuk sekolah.

Bayangkan jika anak Mama jarang berinteraksi dengan anak lain, dan kemudian tiba-tiba ia harus masuk sekolah dan berinteraksi dengan puluhan teman baru.

Transisi yang berat, kan? Maka sebelum itu terjadi, pastikan anak Mama sudah bisa berinteraksi dengan anak lain.

6. Anak sudah bisa mengikuti instruksi

6. Anak sudah bisa mengikuti instruksi
Freepik/User6873431

Anak yang sudah bisa mengikuti instruksi mungkin dipengaruhi oleh kemampuannya untuk berkonsentrasi dan kemampuan kognitifnya.

Maka sebelum memasukkan anak ke kelompok bermain, pastikan ia sudah bisa mengikuti perintah-perintah dasar. Misalnya, “Ayo duduk,” atau “Ayo masuk ke dalam,” atau “Cuci tangan dulu, ya.”

7. Sudah bisa memegang pensil

7. Sudah bisa memegang pensil
Freepik

Entah memegang pensil, menggunakan gunting, atau melipat kertas, anak yang siap masuk playgroup sebaiknya sudah memiliki kemampuan motorik halus yang baik.

Banyak anak yang masuk playgroup tanpa mengerti cara memegang krayon sama sekali, hal itu sebaiknya sudah ia pelajari di rumah.

Jangan sampai anak lebih mahir memegang gadget daripada memegang pensil ya, Ma.

Ini sering terjadi pada kids zaman now, di mana kemampuan motorik halusnya sebatas mengusap layar gadget, dan ia kesulitan memegang pensil.

Bagaimana dengan anak Mama? Apakah ia sudah memiliki 7 tanda siap masuk playgroup?

Baca juga: Panduan Memilih Tas Ransel untuk Sekolah Pertama Anak