Manfaat Bermain Kinetic Sand untuk Balita

Kinetic sand termasuk permainan edukatif lho, Ma

11 Maret 2020

Manfaat Bermain Kinetic Sand Balita
blogspot.com

Mainan adalah sarana belajar yang menyenangkan untuk anak. Melalui mainan, anak dapat belajar dan mengeksplorasi banyak hal tanpa harus merasa tertekan.

Apalagi, mainan-mainan anak saat ini sudah didesain dengan bentuk dan warna-warna yang menarik.

Nah, beberapa waktu lalu, mainan berbentuk pasir atau kinetic sand sempat booming dan digemari anak-anak.

Mainan inimemang menyenangkan. Anak bisa membentuknya menjadi berbagai macam bentuk seperti layaknya pasir pantai.

Apalagi, berbeda dengan bermain pasir biasa, orangtua tidak perlu khawatir anak akan membuat rumah kotor ketika bermain dengan pasir ini. Pasalnya, meski terlihat basah, kinetic sand adalah pasir kering yang tidak akan membuat anak ataupun rumah kotor.

Tidak hanya itu, kinetic sand juga digemari karena ia termasuk salah satu permainan edukatif. Berikut, Popmama.com telah merangkum lima manfaat yang akan anak dapatkan dari bermain kinetic sand:

1. Melatih motorik halus anak

1. Melatih motorik halus anak
googleusercontent.com

Masa balita adalah masa-masa anak mengeksplorasi motoriknya, baik motorik kasar maupun motorik halus. Nah, Mama dapat mendorong eksplorasi tersebut dengan memberikan mainan-mainan tertentu.

Kinetic sand sendiri adalah mainan yang akan melatih motorik halus anak. Pasalnya, saat bermain kinetic sand, anak akan melakukan gerakan menggenggam, meremas, maupun menekan.

Gerakan-gerakan tersebut akan melatih otot-otot kecil dan juga koordinasi mata dan tangan anak.

2. Mengenalkan anak pada tekstur baru

2. Mengenalkan anak tekstur baru
freepik.com

Mengajak anak bermain kinetic sand akan mengenalkannya pada tekstur baru lho, Ma. Pasalnya, mainan ini memiliki tekstur yang unik. Meski terlihat berair, mainan ini tidak membuat basah sama sekali ketika disentuh.

Nah, keunikan tersebut akan merangsang rasa penasaran anak. Anak pun tidak akan geli atau ragu untuk memainkannya karena mainan ini tidak akan membuat anak kotor.

Editors' Picks

3. Melatih ketenangan dan konsentrasi anak

3. Melatih ketenangan konsentrasi anak
littlefishblog.com

Meski terlihat mudah, memasukkan kinetic sand ke dalam cetakan dan mengeluarkannya adalah sebuah tantangan bagi anak lho, Ma. Hal tersebut pun tidak akan berhasil jika anak tidak cukup tenang.

Oleh karena itu, mainan ini direkomendasikan untuk melatih anak yang mengalami kesulitan berkonsentrasi.

Bahkan, kinetic sand juga dimanfaatkan sebagai alat bantu terapi karena gerakan pasir saat jatuh dari tangan mampu memberikan efek menenangkan lho, Ma!

4. Merangsang kreativitas anak

4. Merangsang kreativitas anak
stayathomemum.com.au

Layaknya pasir pantai, kinetic sand dapat dibentuk menjadi bentuk apa saja, baik dengan menggunakan cetakan sebagai alat bantu maupun dengan tangan secara langsung.

Otomatis, mainan ini akan merangsang kreativitas anak. Ia bisa membuat kastil, mobil, bentuk-bentuk hewan, dan lain-lain.

Nah, Mama bisa ikut mendorong kreativitas anak dengan memberikan pertanyaan sederhana seperti, “Mau buat bentuk apa hari ini?” Pertanyaan ini akan mendorong anak untuk berpikir dan mengeluarkan kreativitasnya.

5. Melatih kemampuan bersosialisasi dan komunikasi

5. Melatih kemampuan bersosialisasi komunikasi
littlefishblog.com

Salah satu kelebihan kinetic sand adalah bisa dimainkan bersama-sama. Oleh karena itu, ajaklah anak bermain kinetic sand dengan teman-temannya. Secara tidak langsung, anak pun akan melatih kemampuan bersosialisasinya.

Tidak hanya kemampuan bersosialisasi, anak juga akan melatih kemampuan komunikasinya. Tentu anak perlu saling bicara dengan temannya ketika membentuk sesuatu bersama-sama bukan?

Itulah manfaat-manfaat yang akan anak dapatkan dari bermain kinetic sand. Jika Mama sedang mempertimbangkan untuk membelikan anak mainan baru, mainan ini bisa menjadi pertimbangan.

Namun, jangan lengah mengawasi anak saat ia memainkan kinetic sand agar ia tidak memakannya ya, Ma!

Baca juga: 

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.