Perlu Dibiasakan, 10 Cara Mengajarkan Anak Table Manner

Ada tata krama di meja makan yang perlu anak ketahui lho!

25 Mei 2021

Perlu Dibiasakan, 10 Cara Mengajarkan Anak Table Manner
Freepik/Rawpixel-com

Pelajaran tata krama di meja makan atau yang sering disebut dengan table manner merupakan bagian penting dalam mempelajari kecakapan hidup seorang anak. Begitu si Kecil belajar, kebiasaan ini dapat menguntungkannya dalam situasi sosial di masa depan.

Table manner bisa juga diajarkan dengan memerhatikan dan meniru kebiasaan orangtua, namun karena tata krama bukanlah naluri seperti berjalan, Mama perlu mengajarkan anak tentang batasan dan perilaku yang sesuai di meja makan.

Lalu apa saja aturan table manner yang bisa diajarkan pada anak sejak usia dini?

Berikut Popmama.com telah merangkum beberapa tipsnya di bawah ini. Baca terus informasinya!

1. Cuci tangan sebelum datang ke meja makan

1. Cuci tangan sebelum datang ke meja makan
Pexels/Ketut Subiyanto

Bukan rahasia umum lagi jika tangan yang bersih membuat anak-anak tetap sehat. Intinya, Mama dapat menjelaskan pada si Kecil bahwa kuman di tangannya dari bermain atau memegang perabotan rumah bisa masuk ke tubuh jika ia menggunakan tangan kotor itu untuk makan.

Buatlah hal ini mudah bagi anak dengan meletakkan bangku kecil di kamar mandi atau di dekat wastafel dapur.

CDC (Centers for Disease Control and Prevention) merekomendasikan jika dirasi cuci tangan yang tepat adalah 20 detik. Selama 20 detik itu, Mama bisa mencontohkan bagaimana cara mencuci tangan yang benar sambil menyanyikan lagu favorit anak, agar kebiasaan ini lebih menyenangkan untuk dilakukan.

2. Jangan bicara dengan mulut penuh

2. Jangan bicara mulut penuh
Freepik/Komok-vm

Meja makan seringkali jadi momen komunikasi bagi orangtua dan anak. Mama mungkin sering mengajak anak berbicara apapun pada saat makan, mulai dari kejadian menarik di hari itu atau sekadar menanyakan kabar anak.

Momen ini juga bisa mengajarkan anak untuk menjawab pertanyaan ketika mulut sudah kosong dari makanan.

Jelaskan dengan lembut bahwa tidak ada yang mau melihat makanan di mulutnya saat ia makan, serta mengobrol dengan mulut yang masih penuh makanan bisa berisiko menyemburkan makanan kemanapun.

Tak hanya itu saja, pastika Mama mengajari anak untuk tidak menyela perkataan orang lain dan menanyakan sesuatu dengan sopan. Kebiasaan baik ini penting buat anak di masa depan lho, tak hanya di meja makan namun di situasi lainnya!

3. Ucapkan tolong dan terima kasih

3. Ucapkan tolong terima kasih
Freepik/Pressmaster

Meja makan juga bisa menjadi momen mengajarkan anak untuk bersikap sopan. Ketika anak ingin mengambil lauk yang terlalu jauh untuknya, ajari anak untuk mengatakan “tolong”. Kebiasaan ini dapat menunjukkan rasa hormat kepada orang yang makan dengannya.

Selain itu, ajarkan juga untuk mengucapkan terima kasih menunjukkan rasa syukur. Kedua perilaku ini seringkali hilang dalam masyarakat, sehingga penting untuk mengajari anak sejak usia dini, karena kebiasaan ini pasti akan terbayar di masa depannya.

4. Tunggu sampai semua orang selesai makan

4. Tunggu sampai semua orang selesai makan
Freepik/Annastills

Tentu rasanya akan canggung jika makan sendirian di meja makan, bukan? Hal ini tentunya juga perlu diajarkan pada si Kecil sejak ini. Minta anak untuk tidak perlu terburu-buru pergi usai makan.

Tunggu sampai semua orang (setidaknya sebagian besar) selesai makan.

Makan malam tentu tidak harus lama, justru akan ada momen di mana keluarga dapat saling mengobrol membicarakan harinya.

Jika Mama memiliki anak yang mudah gelisah, berlatihlah untuk diam di meja makan selama setidaknya 10 menit pertama waktu makan.

Editors' Picks

5. Taruh serbet di pangkuan

5. Taruh serbet pangkuan
Pinterest.com/The Gardner School

Mengapa serbet perlu dilakukan di pangkuan? Serbet perlu digunakan untuk menyeka mulut dan tangan anak dengan hati-hati, serta melindungi pangkuan anak dari tumpahan makanan.Tak hanya itu, serbet di pangkuan juga melatih anak bahwa ia perlu duduk diam di meja.

Untuk permulaan, Mama bisa membuat ini menjadi sedikit “permainan”, jika anak bisa duduk sambil makan tanpa menjatuhkan serbet di pangkuannya, maka anak adalah pemenangnya. Ia bisa mendapatkan makanan penutup sebagai hadiahnya.

6. Menggigit makanan sesuai ukuran mulutnya

6. Menggigit makanan sesuai ukuran mulutnya
Freepik/Alexandrgrant

Tak jarang anak ingin melakukan hal yang lucu untuk menarik perhatian orang lain, seperti mengambil makanan dengan gigitan besar yang tidak sesuai untuk ukuran mulutnya. Selain dapat membuat anak tersedak, cara ini juga tidak sopan dilakukan di meja makan lho.

Anak akan kesulitan menggigit, hingga mungkin batuk dan menyemburkan makanannya ke piring orang lain. Maka itu, ajari anak untuk memotong makanannya hingga mendapatkan ukuran yang sesuai untuk ukuran mulutnya.

7. Hindari menggunakan perangkat di meja

7. Hindari menggunakan perangkat meja
Freepik/User7520741

Demi makan malam yang baik dan tenang, Mama perlu mengajarkan anak untuk fokus makan tanpa gadget, seperti tidak sambil menonton TV, dan tidak memegang tablet, ponsel, video game, dan lain-lain.

Ini bukan hanya tidak sopan, namun juga sebagai cara untuk menghormati orang-orang di meja makan. Mama juga bisa membuat aturan di mana mengumpulkan perangkat sebelum waktu makan dimulai.

Ini bisa menjadi kebiasaan untuk tidak memeriksa ponsel selama makan. Sekali lagi, waktu makan tidak perlu lebih dari 15-20 menit, jadi seharusnya sangatlah mudah untuk menyingkirkan perangkat dalam waktu tersebut.

8. Nyatakan terima kasih atas makanannya

8. Nyatakan terima kasih atas makanannya
Freepik/Wavebreakmedia-micro

Anak yang masih kecil seringkali dianggap manja, namun ketika anak sekadar mengungkapkan rasa terima kasih atas suatu makanan, maka anak dapat terlatih untuk menjadi rendah hati dan menghargai.

Tetapi jika anak mama adalah tipe yang suka pilih-pilih makanan, ajari anak untuk berkomentar dengan bahasa yang sopan tentang makanan yang dihidangkan. Ada baiknya juga untuk menjelaskan pada anak bahwa komentarnya bisa ditunda hingga jam makan usai.

Kebiasaan ini membuat anak belajar tentang pentingnya menghargai orang lain yang sudah memasak dan menghidangkan sesuatu untuknya

9. Berinisiatif membantu membersihkan piring

9. Berinisiatif membantu membersihkan piring
Freepik/Pressfoto

Kebiasaan ini menjadi gestur yang sangat penting ketika anak sedang bertamu di rumah orang lain. Kebaikan dapat diekspresikan dengan membantu, dan setelah makan malam, semua orang yang sudah makan juga harus saling membantu.

Ajari anak untuk membantu pekerjaan rumah ini dengan setidaknya membantu mengelap sisa makanan di piring, membuang makanan yang tersisa di tempat sampah, dan menaruh piring di tempat cucian.

Atau anak juga bisa menawarkan diri untuk membantu orang lain membersihkan meja makan, hal ini akan membantu anak menjadi tidak terlalu egois.

10. Hindari bersendawa di meja makan

10. Hindari bersendawa meja makan
Freepik/Alena Stalmashonak

Kebiasaan kecil ini seringkali dilakukan secara tidak sadar. Bersendawa saat di meja makan dianggap mengganggu buat sebagian orang.

Sehingga beri pengertian pada anak tentang pentingnya menahan bersendawa saat makan di hadapan orang lain.

Melatih tata krama di meja makan ini tak hanya membuat anak menjadi lebih tenang di meja makan, namun juga menyiapkan anak untuk makan saat bertamu atau di restoran. Beberapa restoran juga memiliki pengaturan makan malam secara formal.

Semakin sering Mama melakukan ini dengan anak sejak dini, maka semakin besar kemungkinan pelajarannya akan melekat dan menjadi kebiasaan sehari-harinya.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.