7 Hal yang Harus Diperhatikan Mama saat Mengajar Si Kecil Main Sepeda

Senangnya saat Si Kecil lancar bersepeda!

18 Agustus 2018

7 Hal Harus Diperhatikan Mama saat Mengajar Si Kecil Main Sepeda
Pixabay/colormesunny

Kita tentu setuju bahwa bermain sepeda memiliki kemungkinan yang tinggi untuk si Kecil mengalami hal-hal yang tidak diinginkan, seperti jatuh dari sepeda bahkan terburuknya adalah terjadi kecelakaan.

Hal ini diakui sendiri oleh sebuah lembaga perlindungan kesehatan, keselamatan, dan keamanan di Amerika, Centers for Disease Control and Prevention.

Dilansir dari bundoo.com, lembaga tersebut menyebut bahwa setidaknya 59% anak-anak di bawah 15 tahun tercatat telah mengalami kecelakaan saat bermain sepeda.

Dalam penjelasan lebih lanjut disebutkan rata-rata 8000 anak terluka dalam sebuah insiden saat bermain sepeda. Duh, ngeri banget ya, Ma!

Maka dari itu, seorang pakar pediatrik bersertifikat, Kristie Rivers, M.D, FAAP, menekankan pentingnya bagi Mama untuk memerhatikan aktivitas si Kecil saat mulai bermain sepeda. Sangat dibutuhkan pendampingan dan pengawasan yang ketat.

Sebagai rekomendasi, Popmama.com menyediakan 7 hal penting yang harus diperhatikan oleh Mama saat mengawasi dan membimbing si Kecil bermain sepeda di waktu santainya. Lihat dan terapkan pada si Kecil yuk, Ma!

1. Ukuran sepeda sesuai

1. Ukuran sepeda sesuai
Pixabay/anaterate

Sebagaimana si Kecil bermain sepeda, Mama tentu tidak boleh meluputkan perhatian Mama dari sepeda itu sendiri.

Sepeda ini akan menjadi sarana yang digunakannya secara terus menerus nantinya.

Tentu, dalam perihal ini, Mama disarankan untuk tidak hanya memerhatikan warna dan model dari sepeda itu saja yang akan membuat si Kecil senang.

Sebaliknya, Mama wajib untuk memastikan ukuran dari badan sepeda demi keselamatan si Kecil saat menggunakannya.

Secara garis besar, ukuran sepeda diharuskan sesuai dengan ukuran tubuh si Kecil.

Jangan terlalu besar atau terlalu tinggi dan jangan terlalu kecil atau terlalu pendek.

Pastikan sepeda yang akan Mama berikan pada si Kecil sesuai dengan tinggi tubuhnya.

Hal ini akan membantunya untuk menggunakan sepeda dengan nyaman dan aman.

Karena ukuran sepeda yang sesuai dapat memudahkannya dalam mengontrol dan menjaga keseimbangan saat memainkannya.

2. Perhatikan bahwa sepeda dalam kondisi aman

2. Perhatikan bahwa sepeda dalam kondisi aman
nbcnews.com

Masih berbicara mengenai kondisi dari sepeda yang akan Mama berikan untuk si Kecil, Mama juga dianjurkan untuk memerhatikan kondisi sepeda secara keseluruhan.

Selain ukuran dari tubuh sepeda, Mama juga harus mencermati apakah setiap bagian sepeda sudah dalam kondisi aman dan baik.

Sebagai contoh, apakah roda latihan sudah dalam kondisi yang tepat?

Roda latihan pada sisi kanan dan kiri ban sepeda ini berfungsi untuk membantu si Kecil dapat menjaga keseimbangan saat bermain sepeda.

Jika roda latihan tidak dalam kondisi yang bagus, maka besar kemungkinan  si Kecil akan terjatuh dan terluka karena pemasangan roda latihan yang nggak tepat pada sepeda.

Begitu juga dengan bagian-bagian sepeda lainnya.

Pastikan semuanya dalam kondisi yang benar agar bisa menunjang keselamatan si Kecil saat memainkannya ya, Ma!

Editors' Picks

3. Selalu menggunakan pelindung

3. Selalu menggunakan pelindung
Pixabay/kaenie

Untuk meningkatkan keamanan pada si Kecil saat bermain sepeda, Mama juga ditekankan untuk memerhatikan sarana lainnya yang dapat mendukung atau mewujudkan hal tersebut.

Hal ini meliputi penggunaan berbagai pelindung yang tidak boleh dilupakan untuk digunakan pada si Kecil saat bermain sepeda.

Mereka adalah pelindung kepala atau helm serta pelindung kaki dan sikut, yang mampu meminimalisir dampak negatif dari sebuah insiden saat bermain sepeda.

Nah, supaya si Kecil mau mengenakannya setiap kali bermain sepeda, Mama dapat membelikan rangkaian pelindung dengan penampilan yang menarik dan sesuai dengan kesukaannya.

4. Pastikan si Kecil mengerti segalanya

4. Pastikan si Kecil mengerti segalanya
linkedin.com

Sebelum memulai proses latihan bermain sepeda, secara khusus saat si Kecil sudah mulai dapat mencoba mengayuh sepeda sendiri dengan bantuan Mama, Mama diwajibkan untuk selalu memastikan bahwa anak mama sudah benar-benar mengerti segala sesuatu tentang cara bermain sepeda.

Memang, Mama sudah mengajarkan semuanya pada si Kecil selama ini. 

Akan tetapi, kita seharusnya peka bahwa proses tumbuh kembangnya yang masih terlalu dini berpotensi membuatnya lupa dan tidak terlalu menganggap ajaran Mama penting karena antusiasnya yang tinggi saat bermain sepeda.

Untuk itu, Mama dianjurkan untuk selalu memulai proses latihan dengan mengingatkannya lagi mengenai panduan bermain sepeda secara berulang-ulang.

Ingatkan juga kalau semua yang Mama katakan sangat penting untuk diterapkan, ya! Hal ini akan membuatnya mengingat dan mengerti segalanya serta siap bermain sepeda dengan aman.

5. Ajarkan arti dari rambu-rambu tertentu

5. Ajarkan arti dari rambu-rambu tertentu
Pixabay/antranias

Selain mengajar hal-hal yang berkaitan dengan cara bermain sepeda, seperti bagaimana mengayuh sepeda dengan baik dan semacamnya, Mama juga disarankan untuk memperkenalkan beberapa rambu-rambu lalu lintas yang ada di sekitar jalan rumah Mama.

Kristie Rivers, M.D, FAAP menjelaskan bahwa hal ini dapat dilakukan pada si Kecil di usia dini, agar anak mama dapat terbiasa untuk bermain sepeda dengan memerhatikan rambu-rambu lalu lintas nantinya.

Sebagai contoh, si Kecil jadi tahu jalan mana yang menjadi jalur untuk pejalan kaki saja dan jalan mana yang dapat dilalui oleh sepeda dengan aman.

Jika Mama membangun kebiasaan tersebut sejak usia dini, si Kecil akan bermain sepeda sesuai aturan dengan sendirinya.

6. Jalan sekitar aman

6. Jalan sekitar aman
Pixabay/artificialog

Berbicara mengenai jalan, Mama tentu harus memerhatikan kondisi dan situasi jalan yang Mama pilih untuk mengajari si Kecil bermain sepeda.

Tahukah Ma, bahwa hal ini turut menentukan terjadi dan tidak terjadinya sebuah insiden yang pastilah nggak diinginkan oleh siapapun.

Karena itu, Mama harus memastikan bahwa jalan yang akan dilalui oleh si Kecil merupakan jalan yang tidak dilalui oleh kendaraan bermotor maupun umum dilewati oleh banyak pejalan kaki.

Jangan juga ada benda-benda tajam mau keras yang dapat berpotensi menyebabkan insiden yang tidak diharapkan.

7. Si Kecil mengenakan pakaian warna cerah

7. Si Kecil mengenakan pakaian warna cerah
Pixabay/chidi

Faktor penting yang terkadang sering dilupakan oleh orangtua adalah penggunaan baju atau outfit si Kecil saat bermain sepeda.

Kita memang harus mengutamakan kenyamanan si Kecil saat mengenakan baju yang disarankan dapat menyerap keringat dan sesuai ukuran tubuh si Kecil.

Namun, di atas segalanya, Mama nyatanya harus mengenakan pakaian dengan warna cerah pada si Kecil setiap kali bermain sepeda.

Bukan semata-mata karena warna tersebut baik untuk penampilan si Kecil saja, tetapi bagaimana warna yang cerah mampu menjadi perhatian orang-orang dari jauh.

Dengan ini, orang-orang dapat melihat kalau ada seorang anak kecil yang sedang bermain sepeda.

Alhasil, mereka akan terdorong untuk mengantipasi segala sesuatu yang mereka lakukan agar tidak menyebabkan hal-hal yang tidak diinginkan pada anak mama.

Selain itu, warna pakaian yang cerah juga membantu Mama untuk tetap dapat melihat di mana si Kecil berada.

Jadi, proses mengawasi dan membimbing si Kecil saat berlatih bermain sepeda akan sangat melegakan untuk Mama.

Sekarang, Mama tidak perlu khawatir lagi mengenai hal-hal negatif yang bisa saja terjadi saat si Kecil bermain sepeda.

Dengan memperhatikan ketujuh cara di atas, Mama berhasil meminimalisir segala kemungkinan yang tidak diharapkan. Good luck, Ma!

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.