Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
For
You

6 Gejala Eksim Kering yang Tak Boleh Diabaikan

6 Gejala Eksim Kering yang Tak Boleh Diabaikan
istockphoto/sruilk
Intinya sih...
  • Eksim kering menyebabkan kulit kehilangan kemampuan menyimpan kelembapan, membuatnya kering dan kasar sepanjang hari.
  • Gatal kronis merupakan gejala utama eksim kering yang dapat mengganggu tidur dan aktivitas harian.
  • Perubahan tekstur kulit akibat garukan berulang, retakan kulit, kemerahan samar, dan reaksi berlebihan terhadap zat ringan adalah tanda-tanda eksim kering yang serius.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Eksim kering merupakan salah satu bentuk eksim yang paling sering disalahpahami. Kondisi ini terjadi ketika lapisan pelindung kulit atau skin barrier mengalami kerusakan sehingga tidak mampu mempertahankan kelembapan dan melindungi kulit dari iritan.

Akibatnya, kulit menjadi kering, gatal, dan mudah meradang dalam jangka panjang. Eksim kering bersifat kronis dan dapat kambuh sewaktu-waktu, bahkan tanpa pemicu yang jelas.

Banyak orang menganggap keluhan ini sebagai kulit kering biasa. Padahal, eksim kering melibatkan proses peradangan dan respons imun yang tidak normal.

Jika tidak dikenali sejak awal, gejala dapat memburuk dan sulit dikendalikan. Maka dari itu, Popmama.com akan menjelaskan 6 gejala eksim kering yang tidak boleh diabaikan. Yuk simak penjelasan berikut ini.

1. Saat kulit kehilangan kemampuan menyimpan kelembapan

6 Gejala Eksim Kering yang Tak Boleh Diabaikan
istockphoto/metamorworks

Pada eksim kering, kulit mengalami kehilangan kelembapan secara terus-menerus. Hal ini terjadi karena lapisan terluar kulit tidak mampu menahan air seperti pada kulit sehat. Akibatnya, kulit terasa sangat kering sepanjang hari.

Tekstur kulit menjadi kasar dan tampak bersisik halus. Kondisi ini sering memburuk setelah mandi atau terpapar udara dingin. Pelembap biasa sering kali tidak cukup membantu. Kulit tetap terasa kaku dan tidak nyaman.

Kekeringan ini bersifat menetap, bukan sementara. Kondisi tersebut berbeda dengan kulit kering biasa. Menurut Mayo Clinic, eksim berkaitan dengan gangguan fungsi skin barrier yang menyebabkan kulit kehilangan air lebih cepat.

Kerusakan ini juga memicu peradangan ringan yang berlangsung lama. Kulit menjadi lebih rapuh terhadap iritan. Jika tidak ditangani, kekeringan dapat semakin parah. Inilah tanda awal eksim kering yang sering diabaikan.

2. Gatal kronis yang muncul meski tanpa luka terbuka

6 Gejala Eksim Kering yang Tak Boleh Diabaikan
istockphoto/Oat_Phawat

Gatal pada eksim kering bersifat kronis dan berulang. Menurut American Academy of Dermatology, gatal merupakan gejala khas eksim yang dapat muncul bahkan tanpa adanya luka terbuka. Rasa gatal merupakan gejala utama eksim kering.

Gatal dapat muncul hampir sepanjang hari dan sering kali memburuk pada malam hari. Sensasi ini bukan sekadar akibat kulit kering. Peradangan pada kulit memengaruhi ujung saraf sehingga menimbulkan rasa gatal menetap. Hal ini meningkatkan resiko peradangan yang lebih berat.

Jika dibiarkan, gatal dapat mengganggu kualitas tidur dan aktivitas harian. Kondisi ini juga berdampak pada kesehatan mental penderita. Oleh karena itu, gatal menetap tidak boleh dianggap sepele. Gejala ini menandakan eksim belum terkontrol.

3. Perubahan tekstur kulit akibat garukan berulang

6 Gejala Eksim Kering yang Tak Boleh Diabaikan
istockphoto/Oat_Phawat

Eksim kering yang berlangsung lama dapat menyebabkan perubahan tekstur kulit. Kulit menjadi lebih kasar dan menebal dibanding area sekitarnya. Garis-garis kulit tampak lebih jelas dari biasanya.

Kondisi ini sering muncul di area yang sering digaruk. Permukaan kulit kehilangan kelembutan alaminya. Warna kulit juga bisa tampak lebih gelap. Perubahan ini terjadi secara perlahan. Banyak penderita tidak menyadari proses ini.

Penebalan kulit dikenal sebagai lichenifikasi. Menurut National Eczema Association, lichenifikasi terjadi akibat garukan kronis pada kulit yang meradang. Gejala ini sering terlewat karena tidak terasa nyeri. Padahal, ini adalah tanda eksim kering yang serius.

4. Retakan kulit sebagai tanda kerusakan skin barrier

6 Gejala Eksim Kering yang Tak Boleh Diabaikan
istockphoto/AAlves

Kulit eksim kering rentan mengalami pecah-pecah dan retakan. Retakan sering muncul di tangan, kaki, atau tumit. Kulit terasa kaku dan tertarik saat bergerak. Retakan kecil dapat menimbulkan rasa perih.

Pada kondisi tertentu, kulit bisa berdarah. Aktivitas sederhana seperti mencuci tangan menjadi tidak nyaman. Luka kecil ini memperparah kerusakan kulit. resiko infeksi pun meningkat. Retakan kulit menandakan lapisan pelindung kulit mengalami kerusakan berat.

Menurut Mayo Clinic, kulit eksim yang sangat kering dapat pecah dan menjadi pintu masuk bakteri. Infeksi dapat memperburuk peradangan. Perawatan intensif diperlukan untuk memperbaiki skin barrier. Gejala ini tidak boleh diabaikan. Ini adalah tanda eksim kering yang sudah lanjut.

5. Kemerahan samar yang menandakan peradangan aktif

6 Gejala Eksim Kering yang Tak Boleh Diabaikan
istockphoto/RyanKing999

Meskipun disebut eksim kering, kemerahan tetap dapat muncul. Kemerahan biasanya ringan dan tidak mencolok. Area kulit tampak iritasi, terutama setelah digaruk.

Warna kemerahan bisa muncul dan menghilang. Kondisi ini sering dianggap tidak berbahaya. Padahal, kemerahan menandakan adanya peradangan aktif. Proses inflamasi tetap berlangsung meski tidak terlihat parah. Gejala ini sering terlewat.

Kemerahan berulang merupakan tanda eksim yang belum terkendali. Menurut National Health Service, eksim kronis dapat menimbulkan kemerahan ringan pada fase kulit kering.

6. Ketika kulit bereaksi berlebihan terhadap zat ringan

6 Gejala Eksim Kering yang Tak Boleh Diabaikan
istockphoto/pepifoto

Eksim kering membuat kulit menjadi sangat sensitif. Kulit mudah bereaksi terhadap sabun, deterjen, atau parfum. Bahan yang sebelumnya aman dapat memicu gatal dan kemerahan. Air panas sering memperburuk kondisi. Perubahan suhu juga menjadi pemicu.

Kulit terasa perih saat terpapar zat ringan. Sensitivitas ini membuat perawatan kulit menjadi lebih rumit. Penderita harus lebih selektif memilih produk. Sensitivitas terjadi akibat rusaknya fungsi pelindung kulit.

Menurut American Academy of Dermatology, eksim membuat kulit kehilangan kemampuan melindungi diri dari iritan dan alergen. Akibatnya, kulit bereaksi berlebihan.

Kondisi ini dapat berlangsung lama jika eksim tidak ditangani. Mengabaikan sensitivitas ini dapat memperparah eksim. Gejala ini merupakan tanda penting eksim kering.

Eksim kering bukan sekadar kulit kering biasa, melainkan kondisi peradangan kronis yang melibatkan kerusakan skin barrier dan gangguan respons imun. Gejalanya dapat muncul perlahan dan sering kali diabaikan hingga kondisi memburuk.

Penanganan dini membantu menjaga kesehatan kulit dan kualitas hidup. Mengenali 6 gejala eksim kering yang tak boleh diabaikan sejak dini sangat penting untuk mencegah komplikasi seperti infeksi dan penebalan kulit permanen.

Dengan perawatan yang tepat dan konsisten, eksim kering dapat dikendalikan. Jika gejala sering kambuh atau tidak membaik, konsultasi dengan dokter kulit sangat dianjurkan.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Denisa Permataningtias
EditorDenisa Permataningtias
Follow Us

Latest in Life

See More

8 Perbedaan Tahi Lalat dan Kanker Kulit yang Sering Keliru!

14 Feb 2026, 11:13 WIBLife