7 Cara Minta Maaf kepada Orangtua di Momen Hari Lebaran

Ungkapkan permohonan maaf yang tulus dari hati yang terdalam ya!

9 Mei 2021

7 Cara Minta Maaf kepada Orangtua Momen Hari Lebaran
Freepik/rawpixel.com

Hari Raya Idul Fitri merupakan momen yang tepat untuk saling meminta maaf satu sama lain, terutama dari anak kepada kedua orangtua. Pasalnya, orangtua menjadi sosok yang paling berarti bagi kehidupan seorang anak. Merekalah yang merawat, mendidik serta membesarkan kita hingga dewasa. 

Sebagai seorang anak, kita pasti pernah melakukan kesalahan yang menyakiti hati orangtua baik itu terjadi secara disengaja maupun tak disengaja. Namun kasih sayangnya telalu besar, sehingga mereka hanya bisa memaklumi setiap kita melakukan berbagai kesalahan. 

Nah, di momen Lebaran yang hangat dan penuh dengan rasa kekeluargaan ini, mari perlihatkan bakti kita pada orangtua dengan mengungkapkan memohon maaf yang tulus dari hati. 

Jika Mama ingin mengetahui bagaimana cara yang tepat untuk meminta maaf kepada orangtua di momen Lebaran. Kali ini Popmama.com telah merangkumnya dari berbagai sumber. 

Disimak ya, Ma! 

1. Bicaralah dengan nada yang lembut dan sopan 

1. Bicaralah nada lembut sopan 
Pexels/Elly Fairytale

Ingatlah untuk selalu menggunakan nada bicara yang lembut dan sopan. Pasalnya, kalimat yang sama bisa memiliki makna berbeda jika diucapkan dengan nada yang berbeda pula. 

Jika tak sepaham dengan orangtua, Mama mungkin ingin membela diri. Namun, ingatlah untuk menjaga emosi. Jangan sekali-sekali membentak mereka karena hal itu bukan perbuatan terpuji dan bisa menyakiti hatinya. 

Pelankanlah suara dan ucapkan permintaan maaf dengan tutur kata yang sopan serta lembut. Niscaya orangtua pun akan membukakan pintu maaf untuk anak-anaknya. 

2. Dengarkan ucapan orangtua 

2. Dengarkan ucapan orangtua 
Freepik/katemangostar

Dengarkan seluruh perkatan dan nasihat orangtua, jangan anggap semua itu hanya omelan belaka. Orangtua melakukan hal tersebut semata-mata karena mereka sangat menyayangi anaknya. 

Ketika melakukan kesalahan, wajar jika orangtua kesal dan marah. Sebaiknya kita diam dan mendengarkan saja. Cari tahu di mana letak kesalahan kita dan apa yang sebaiknya dilakukan untuk menebusnya. 

Jangan bersikap kasar atau terkesan tak acuh. Orangtua akan lebih mudah memaafkan ketika mereka didengarkan dan dipahami oleh anaknya.   

Editors' Picks

3. Jangan membantah ucapan orangtua 

3. Jangan membantah ucapan orangtua 
Pexels/Andrea Piacquadio

Jangan membantah perkataan orangtua. Mereka hidup lebih lama dan jauh lebih berpengalaman daripada kita. Orangtua kita mungkin pernah melakukan kesalahan di masa mudanya. Oleh karena itu, mereka tak ingin kita melakukan kesalahan yang sama seperti mereka. 

Setiap orangtua pastinya ingin yang terbaik untuk anaknya. Oleh karenanya kita mesti sabar dan mau mendengarkan. Hal ini demi kebaikan kita juga. Jangan membantah atau menyangkalnya karena hal itu bisa menyakiti hati orangtua. 

4. Mau mengakui kesalahan yang sudah diperbuat

4. Mau mengakui kesalahan yang sudah diperbuat
Shutterstock/9nong

Beberapa orang mungkin merasa kesulitan saat harus mengakui kesalahannya. Ada rasa sungkan dan gengsi, namun perasaan itu sebaiknya ditinggalkan saja dan mulai meminta maaf. 

Mengakui kesalahan bukan berarti kita lemah. Mengakui kesalahan artinya mampu menekan ego, berpikir jernih serta bersikap bijak dalam menjalani kehidupan. 

Cobalah berbesar hati untuk mengakui kesalahan. Hal ini akan membuat kita terlihat dewasa seperti yang diharapkan oleh orangtua. 

5. Perlihatkan ekspresi penyesalan 

5. Perlihatkan ekspresi penyesalan 
Freepik

Sampaikan permintaan maaf yang tulus sekaligus mengakui kesalahan selama ini. Tunjukkan juga ekspresi bahwa kita sangat menyesal dan tak akan mengulanginya lagi.

Dengan begitu, orangtua pun akan tahu bahwa kita telah merenungkan kesalahan dan mengerti mengapa tindakan yang kita lakukan itu salah.   

6. Jangan melimpahkan kesalahan kepada orang lain 

6. Jangan melimpahkan kesalahan kepada orang lain 
Freepik/Prostooleh

Satu hal yang perlu kita ingat saat meminta maaf, yakni jangan melimpahkan kesalahan pada orang lain. Meskipun kita tidak sepenuhnya bersalah dan ada orang lain yang terlibat, sebaiknya jangan membawa-bawa nama mereka. 

Dengan begini, artinya orangtua bisa tahu bahwa kita telah dewasa dan tulus mengakui kesalahan yang sudah diperbuat.  

7. Berjanji tidak mengulangi kesalahan 

7. Berjanji tidak mengulangi kesalahan 
Freepik

Setelah meminta maaf dan mengakui kesalahan, berjanjilah pada diri sendiri bahwa kita akan memperbaiki hal yang salah serta tidak mengulanginya lagi. 

Buktikan kalau kita telah berubah dan belajar dari kesalahan. Pikirkan cara untuk menebus kesalahan tersebut. Paling penting, yakni jika ingin meminta maaf sebaiknya bersamaan dengan kemauan untuk berubah. 

Nah Ma, itulah beberapa cara untuk minta maaf pada orangtua di momen Lebaran. Semoga orangtua kita mau berlapang dada dan membukakan pintu maaf selebar-lebarnya ya. 

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.