5 Cara Menjaga Hygiene dan Perawatan Kulit Payudara selama Laktasi

Selama laktasi, kebersihan dan perawatan kulit payudara penting untuk mencegah puting nyeri, iritasi, serta payudara bengkak yang mengganggu kenyamanan menyusui.
Payudara cukup dibilas air hangat saat mandi tanpa terlalu sering dicuci, tetesan ASI dapat dibiarkan mengering untuk membantu menjaga kelembapan puting dan areola.
Gunakan bra menyusui yang pas, ganti nursing pad saat lembap, serta cuci tangan dengan sabun dan air mengalir minimal 15 detik sebelum menyusui atau memerah ASI.
Menyusui bukan hanya tentang memberi nutrisi terbaik untuk tumbuh kembang buah hati setiap hari. Tetapi, Mama juga harus memperhatikan hygiene serta merawat kulit payudara secara rutin.
Tanpa perawatan dan kebersihan yang terjaga, kulit sensitif di sekitar payudara dan puting rentan mengalami masalah yang mengganggu. Masalah seperti puting nyeri hingga payudara bengkak tentu bisa membuat proses menyusui terasa kurang nyaman.
Berikut Popmama.com sudah rangkum dari website nationwide childrens agar masa menyusui Mama tetap terasa menyenangkan setiap hari, disimak ya!
Table of Content
1. Basuh payudara dengan air hangat saat mandi

Popmama.com/Reisya Adelia/AI Menjaga kebersihan kulit payudara sebenarnya cukup mudah dan tidak memerlukan sabun khusus, Mama hanya perlu membilas area payudara menggunakan air hangat yang bersih setiap mandi untuk membersihkan sisa keringat.
Mama juga tidak perlu repot mencuci puting sebelum dan sesudah menyusui, karena terlalu sering mencuci payudara justru bisa membuat kulit area puting menjadi kering dan mudah iritasi.
Dengan menjaga rutinitas mandi yang lembut, kebersihan kulit payudara akan selalu terjaga dengan baik.
2. Manfaatkan tetesan ASI untuk melembapkan puting

Popmama.com/Reisya Adelia/AI ASI ternyata memiliki kandungan alami untuk merawat kelembapan kulit puting Mama. Setelah selesai menyusui, Mama tidak perlu terburu-buru mengelap sisa ASI yang menempel.
Biarkan beberapa tetes ASI mengering secara alami di area puting dan areola, karena cairan ASI mengandung nutrisi dan pelembap yang membantu menenangkan serta melindungi kulit sensitif.
Dengan membiarkan ASI mengering sendiri akan membantu mencegah area puting menjadi terlalu kering, cara alami ini praktis serta aman bagi Mama dan si Kecil.
3. Gunakan bra menyusui dengan ukuran yang pas

Popmama.com/Reisya Adelia/AI Pemilihan bra selama masa laktasi memegang peranan yang penting bagi kenyamanan Mama. Jadi pastikan Mama mengenakan nursing bra yang ukurannya pas, tidak terlalu ketat maupun terlalu longgar.
Bra yang terlalu ketat dapat menekan saluran ASI dan memicu terjadinya penyumbatan, dengan nursing bra yang tepat akan memberikan topangan sekaligus memudahkan akses saat menyusui.
Selain itu, bahan bra yang lembut dan menyerap keringat juga akan membantu menjaga sirkulasi udara di area dada.
4. Ganti nursing pad secara berkala

Popmama.com/Reisya Adelia/AI Rembesan ASI saat menyusui merupakan hal yang wajar dialami, untuk menampung rembesan tersebut Mama bisa menggunakan nursing pad atau kain bersih yang dilipat.
Hal yang paling penting ialah langsung mengganti nursing pad begitu terasa basah atau lembap, jika Mama membiarkan bantalan basah menempel terlalu lama pada kulit maka akan membuat area sekitar puting lembap.
Dengan rutin mengganti bantalan yang basah, kebersihan kulit payudara akan selalu higienis dan kulit di area sensitif akan terhindar dari risiko lecet.
5. Selalu cuci tangan sebelum menyusui

Popmama.com/Reisya Adelia/AI Kebersihan tangan merupakan fondasi utama dalam menjaga hygiene selama masa menyusui si Kecil. Sebelum menyusui, memerah ASI dengan tangan, atau memegang alat breast pump, pastikan Mama sudah mencuci tangan.
Gunakan sabun dan air mengalir selama minimal 15 detik hingga benar-benar bersih, tangan yang bersih dapat mencegah perpindahan kuman dan bakteri dari luar ke area payudara.
Itulah cara menjaga hygiene dan perawatan kulit payudara Mama agar bebas dari kuman dan kualitas ASI juga terlindungi dengan sempurna!
























