Melahirkan normal setelah operasi caesar atau Vaginal Birth After Cesarean (VBAC) bisa dijadikan pertimbangan. Namun, perlu diketahui kalau ada risikonya. Salah satunya yaitu ruptur uteri atau robekan di dinding rahim, terutama area bekas sayatan operasi caesar sebelumnya.
Kondisi ini memang jarang terjadi, yaitu kurang dari 1% perempuan yang mencoba proses VBAC, menurut Mayo Clinic. Tetapi, hal ini bisa menjadi komplikasi serius yang membahayakan Mama dan si Kecil jika tidak segera ditangani.
Nah, apa saja, sih, bahaya ruptur uteri dan mengapa kondisi ini perlu diwaspadai saat persalinan normal setelah caesar? Berikut Popmama.com sudah rangkum penjelasannya. Yuk, simak selengkapnya!
