Penggunaan Hand Sanitizer pada Ibu Hamil Berbahaya, Apa Alasannya?

Cek 3 fakta berikut sebelum menggunakannya ya, Ma!

18 Maret 2020

Penggunaan Hand Sanitizer Ibu Hamil Berbahaya, Apa Alasannya
Freepik/pressfoto

Seperti yang kita ketahui, perempuan yang sedang mengandung biasanya akan rentan terhadap berbagai hal.

Oleh karena itu, ibu hamil harus lebih waspada dalam menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan, apalagi ditengah maraknya virus corona atau COVID-19.

Salah satu cara yang dapat dilakukan agar terhindar dari virus dan kuman penyakit adalah dengan menggunakan hand sanitizer.

Namun mengingat adanya bahan kimia di dalam hand sanitizer, lantas apakah penggunaan hand sanitizer aman untuk ibu hamil?

Nah, guna menjawab keraguan Mama, berikut Popmama.com telah merangkum 3 fakta pentingnya!

Editors' Picks

1. Triclosan dalam hand sanitizer yang tidak baik untuk ibu hamil

1. Triclosan dalam hand sanitizer tidak baik ibu hamil
Wikimedia Commons/Simsala111

Dilansir dari laman ncbi.nlm.nih.gov, beberapa bahan di dalam hand sanitizer mungkin tidak terlalu aman bagi ibu hamil. Kandungan tersebut adalah triclosan, yakni bahan kimia yang digunakan untuk antibakteri.

Selain terkandung pada hand sanitizer, triclosan juga ditemukan di dalam sabun antibakteri, pasta gigi berfluoride, dan beberapa produk kosmetik.

Penelitian yang dilakukan pada April 2017 yang diterbitkan dalam jurnal Environmental Research menyebutkan bahwa triclosan dapat mengurangi kadar hormon tiroid yang penting untuk pertumbuhan dan perkembangan janin. Secara khusus, hal ini terkait dengan masalah berat lahir rendah dan usia kehamilan yang berkurang.

Sebuah studi tahun 2010 dari Universitas Florida juga menemukan bahwa triclosan dapat mengganggu metabolisme estrogen. Meski begitu, hal tersebut masih belum terbukti secara pasti. 

2. Dampak penggunaan hand sanitizer yang berlebihan saat hamil

2. Dampak penggunaan hand sanitizer berlebihan saat hamil
Freepik.tirachardz

Selain dapat memengaruhi berat lahir rendah dan usia kehamilan yang berkurang, triclosan yang terdapat pada hand sanitizer juga dapat memengaruhi perkembangan otak, pengaturan gen, dan kadar oksigen janin.

Food and Drug Administration (FDA) sebelumnya mencatat bahwa triclosan ditemukan dalam urin 75 persen orang Amerika, sehingga paparannya dapat dikatakan sangat umum.

Akan tetapi jika ibu hamil masih tetap ingin menggunakan hand sanitizer, mereka dapat memilih pembersih tangan yang dibuat tanpa triclosan. Biasanya, kandungan triclosan akan dicantumkan pada label produk yang ingin Mama beli.

Baca juga:

Awas! Ini 5 Bahaya Menggunakan Hand Sanitizer Secara Berlebihan

3. Cara menggunakan hand sanitizer yang benar

3. Cara menggunakan hand sanitizer benar
Freepik/free photo

Meskipun dapat membantu mengurangi risiko terkena berbagai macam penyakit, namun kenyataan yang sebenarnya produk hand sanitizer tidak benar-benar menggantikan cuci tangan.

Pasalnya, sabun diketahui jauh lebih efektif untuk membersihkan tangan dari virus dan kuman penyakit. Selain tidak seefektif sabun dalam membersihkan kuman, hand sanitizer juga sebaiknya tidak digunakan terlalu sering karena bisa menimbulkan masalah kulit.

Alkohol sebagai bahan utama dari hand sanitizer bila terlalu sering digunakan selain dapat membuat kulit iritasi juga dapat mengangkat minyak alami pada tangan dan cenderung jadi lebih kering.

Bukan hanya kering, terlalu sering menggunakan hand sanitizer juga bisa menjadikan kulit tangan cenderung lebih mudah keriput, terkelupas, pecah-pecah.

Bukan malah mencegah virus penggunaan hand sanitizer yang salah justru membawa masalah baru yang juga akan menyulitkan Mama nantinya.

Nah, agar lebih optimal dalam menggunakan hand sanitizer, berikut beberapa langkah tepatnya:

  • Tuangkan hand sanitizer pada telapak tangan dengan jumlah yang cukup banyak sehingga tangan menjadi basah ketika di gosok.
  • Gosok tangan secara perlahan selama 20-30 detik. Pastikan juga bagian dalam telapak tangan ikut dibersihkan, kemudian bagian luarnya juga juga pada sela-sela jari dan kuku. Bersihkan secara menyeluruh.
  • Jangan membilas tangan dengan air atau mengeringkannya dengan handuk setelah mengusapkan hand sanitizer. Cukup dengan mendiamkannya sampai tangan kita mengering dengan sendirinya.
  • Penting untuk diperhatikan jangan menggunakan hand sanitizer ketika tangan sedang mengalami luka karena akan menyebabkan iritasi, dan jangan menggunakannya untuk membersihkan sisa makanan.

Itulah ketiga informasi penting terkait bahaya hand sanitizer pada ibu hamil yang digunakan secara berlebihan.

Semoga dapat menjawab pertanyaan Mama di rumah, ya!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.