Jangan Keliru! Begini Cara Tepat Saat Hendak Gunakan Test Pack

Gunakan secara benar agar hasilnya tepat ya, Ma

14 September 2018

Jangan Keliru Begini Cara Tepat Saat Hendak Gunakan Test Pack
Freepik

Penggunaan test pack memang terkesan mudah. Cukup celupkan di wadah yang berisi urine Mama, kemudian tunggu hasilnya. Tapi tahukah Mama penggunaan yang tak tepat juga pengaruhi keakuratan hasil?

Oleh sebab itu, penggunaan test pack pun harus benar-benar diperhatikan, Ma. Ini supaya hasil yang muncul juga akurat dan tidak keliru.

Apa saja yang harus diperhatikan Mama saat hendak menggunakan test pack? Kenali dulu faktanya. Nah, berikut Popmama.com berikan informasinya untuk Mama:

1. Cara kerja test pack

1. Cara kerja test pack
Pexels/Martin Lopez

Test pack adalah salah satu cara yang bisa Mama lakukan untuk mendeteksi kehamilan. Alat ini mendeteksi keberadaan hormon kehamilan, yakni hCG alias Human Chorionic Gonadotropin.

Hormon ini biasanya terdapat pada urine perempuan yang sedang hamil. Setelah terjadi pembuahan, hormon ini kemudian akan diproduksi oleh plasenta yang berkembang di dinding rahim.

Saat proses tersebut masih baru terjadi, jumlah hormon hCG yang dihasilkan masih sangat sedikit. Itulah mengapa hasil test pack yang positif seringkali garis keduanya tampak masih samar-samar, Ma.

2. Jenis-jenis test pack

2. Jenis-jenis test pack
Freepik/4045

Ada beberapa jenis test pack yang dijual di pasaran. Beda jenis, beda pula cara penggunaannya.

Ada test pack yang menggunakan wadah urine dan alat strip, ada pula jenis test pack yang tidak menggunakan wadah. Dengan wadah, biasanya Mama akan diminta untuk menampung urine terlebih dahulu, kemudian baru celupkan test pack ke dalam wadah.

Setelah menunggu selama beberapa detik, hasil berupa garis merah akan muncul. Garis satu menunjukkan hasil negatif, sementara garis dua berarti positif hamil.

Untuk test pack yang tanpa wadah, Mama bisa menggunakannya langsung dengan cara meneteskan urine di ujung alat yang sudah ditandai. Tunggu beberapa saat dan hasilnya akan muncul melalui garis atau simbol.

Editors' Picks

3. Pilih waktu yang tepat

3. Pilih waktu tepat
Freepik

Menurut pakar kebidanan dan kandungan Teresa Hoffman, MD, waktu yang dianjurkan untuk penggunaan test pack adalah pagi hari. Tepatnya dengan urine pertama Mama setelah bangun tidur.

Mengapa demikian? Disebutkan bahwa urine pada waktu tersebut memiliki kadar hCG yang paling besar, Ma. Maka dari itu, diharapkan hasil yang muncul di test pack pun akan semakin akurat.

Selain itu, gunakan juga test pack setelah Mama sudah terlambat haid, ya. Jumlah hormon hCG biasanya akan berkembang semakin banyak setiap 2-3 hari minggu pertama kehamilan.

4. Gunakan secara benar dan baca aturan pakai

4. Gunakan secara benar baca aturan pakai
Freepik

Setiap merek dan jenis test pack memiliki aturan pakai yang berbeda-beda. Pastikan Mama membacanya terlebih dahulu sebelum menggunakannya, ya.

Yang tak kalah penting, perhatikan juga tanggal kedaluwarsa dan kondisi test pack saat hendak menggunakannya. Kondisi test pack yang tidak baik juga akan memengaruhi keakuratan hasilnya lho, Ma.

Mama perlu tahu juga bahwa setiap jenis test pack memiliki tingkat sensitivitas berbeda-beda terhadap hormon hCG. Jika pada satu jenis test pack hasilnya masih membuat Mama ragu, tak ada salahnya mencoba lagi dengan test pack lain.

5. Perhatikan hasil yang muncul

5. Perhatikan hasil muncul
Pexels/rawpixel.com

Setelah test pack digunakan, perhatikan hasil yang muncul. Hasil garis yang menunjukkan positif tapi samar-samar, biasanya adalah karena hormon hCG yang ada pada urine Mama masih sangat sedikit. Cobalah untuk tes kembali setelah seminggu.

Apabila hasilnya negatif, namun Mama masih belum haid, Mama juga bisa mencoba kembali tes seminggu kemudian. Bisa jadi hal ini juga disebabkan oleh masih sedikitnya hormon hCG di urine Mama.

Nah, jika hasil yang menunjukkan garisnya sudah tidak samar-samar dan positif, segeralah cek ke dokter untuk memastikan apakah Mama benar-benar hamil.

Dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan USG atau mungkin cek darah untuk memvalidasi hasil test pack Mama. Cek darah biasanya akan memberi hasil yang lebih akurat dibandingkan tes urine melalui test pack, Ma.

Begitu juga jika hasil yang muncul sudah positif, tapi kemudian dicek lagi menjadi negatif. Hasil ini bisa menunjukkan ada masalah pada kehamilan Mama. Jangan ragu untuk segera memeriksakan diri ke dokter.

Baca juga: Keluar Bercak Darah Saat Sedang Tidak Haid, Apakah Ini Wajar?