- Menyikat gigi dengan sikat yang tepat, minimal 2 kali sehari. Terutama 30 menit setelah makan dan sebelum tidur.
- Membersihkan punggung lidah secara rutin.
- Mengurangi makanan manis.
- Tidak merokok dan mengonsumsi alkohol.
- Membersihkan sela-sela gigi dengan benang gigi atau flossing.
- Memeriksakan diri ke dokter gigi secara rutin setiap 6 bulan sekali.
Benarkah Malas Sikat Gigi Bikin Sulit Hamil?

- Kesulitan hamil tidak hanya dipengaruhi oleh kesuburan organ reproduksi, tetapi juga faktor lain seperti kesehatan mental dan kondisi tubuh secara keseluruhan.
- Keseharian seseorang turut berperan dalam peluang kehamilan spontan, termasuk kebiasaan menjaga kebersihan diri.
- Kebersihan gigi ternyata memiliki kaitan dengan kesempatan untuk hamil, menunjukkan pentingnya perawatan tubuh secara menyeluruh.
Kesulitan untuk hamil secara spontan tidak ditentukan pada kesuburan organ reproduksi saja, melainkan juga beberapa faktor lain yang tak kalah penting.
Beberapa faktor yang bisa memengaruhi terjadinya kehamilan spontan adalah kesehatan mental, kondisi tubuh, dan keseharian seseorang. Kondisi tubuh ini tidak terpusat pada organ intim saja, melainkan tubuh secara keseluruhan. Bahkan, bersih atau tidaknya gigi juga bisa berimbas pada kesempatan hamil.
Seperti apa hubungan antara kebersihan gigi dengan kehamilan? Popmama.com akan merangkumkannya untuk Mama.
1. Malas sikat gigi lekat dengan penyakit mulut

Saat seseorang malas membersihkan gigi, membiarkan gigi terasa penuh kotoran dan enggan menyikatnya secara seksama, bisa menimbulkan penyakit. Masalah ini bisa menyebabkan peradangan di gigi dan gusi, yang disebut dengan penyakit periodontal atau jaringan penyangga gigi.
Hal ini ditandai dengan gusi yang bengkak dan adanya infeksi. Saat kotoran gigi dibiarkan dalam waktu lama, maka akan membentuk plak, yaitu kotoran pada gigi yang menempel karena tidak dibersihkan.
Jika dibiarkan, maka gusi bisa jadi bengkak, berdarah, bahkan bisa sampai mengeluarkan nanah.
2. Dampak malas sikat gigi pada kesempatan hamil

Kebiasaan malas sikat gigi bisa berpengaruh juga pada kemungkinan hamil, demikian dilansir dari Sciencedaily. Banyaknya bakteri dan plak yang menumpuk di gigi dan gusi menjadi salah satu penyebab utamanya sulit hamil.
Peradangan gusi yang terjadi bisa menyebabkan kontaminasi bakteri di dalam peredaran darah, terutama yang berada di sekitar rongga mulut. Efeknya, penantian untuk hamil secara spontan pun jadi lebih panjang.
Menurut penelitian, perempuan yang memiliki masalah pada gigi dan gusi membutuhkan waktu selama 7 bulan hingga 1 tahun untuk bisa memiliki anak. Sedangkan rata-rata umumnya untuk perempuan sukses dibuahi adalah sekitar 5 bulan.
3. Efek malas sikat gigi pada kualitas sperma

Menurut beberapa penelitian, tidak menjaga kesehatan gigi bisa menyebabkan kesulitan untuk hamil, dan juga menjadi masalah saat terjadinya kehamilan.
Berdasarkan sebuah studi yang dipublikasikan di The Journal of Contemporary Dental Practice, ditemukan bahwa ada hubungan erat antara masalah infeksi gusi yang kronis dan jumlah sperma sehat. Sedangkan berdasarkan studi yang dipublikasikan di Journal of Clinical Periodontology, ditemukan fakta bahwa banyaknya plak dan infeksi gusi memengaruhi kesempurnaan sperma.
Dengan kata lain, laki-laki yang malas sikat gigi memiliki kemungkinan kualitas sperma yang lebih rendah. Sehingga, proses terjadinya kehamilan pun jadi lebih sulit.
4. Tips mudah menjaga kesehatan gigi

Menurut informasi dari situs Kemenkes RI, kesehatan gigi dan mulut sangatlah penting dan harus dijaga. Tujuannya, agar terhindar dari beberapa risiko penyakit, termasuk kesulitan hamil dan terjadinya kelainan pada kehamilan.
Bagaimana cara mudah menjaga kesehatan gigi dan mulut? Ini dia daftarnya!
Meski kehamilan ditentukan oleh banyak faktor, namun untuk bisa mengurangi salah satu faktor risikonya juga sangat penting. Selain itu, gigi dan gusi yang bermasalah bisa menyebabkan banyak penyakit lainnya. Yuk, rajin sikat gigi!


















