Cara Mengajarkan Bayi 4 Bulan Berbagai Ekspresi Wajah

5 metode ampuh untuk mengenalkan ekspresi pada buah hati

12 Oktober 2021

Cara Mengajarkan Bayi 4 Bulan Berbagai Ekspresi Wajah
Freepik/rawpixel.com

Menurut berbagai penelitian, kemampuan bayi dalam pengenalan ekspresi wajah memiliki korelasi positif dengan kemampuan kognitif, sosial, dan empatinya dalam jangka panjang.

Anak-anak yang kurang pandai membaca ekspresi wajah cenderung lebih rentan memiliki permasalahan kognitif dan prilaku seperti hiperaktif, sulit belajar, pemalu, hingga mudah cemas.

Selain dukungan genetik dan nutrisi, Mama juga dapat secara langsung memberi dampak penting dalam perkembangan kemampuan membaca emosi dan ekspresi buah hati sejak dini, lho!

Dalam artikel ini, Popmama.com akan membagikan lima metode ampuh untuk mengajarkan berbagai ekspresi wajah pada bayi usia 4 bulan. Selamat membaca!

1. Gunakan potongan gambar

1. Gunakan potongan gambar
Shopee.co.id
flashcard baby

Cara pertama mengajarkan ekspresi pada bayi yang paling ampuh adalah dengan menunjukkan gambar atau foto berbagai jenis ekspresi.

Mama bisa membeli dalam bentuk kartu khusus atau mencetak foto pribadi dengan berbagai ekspresi wajah orang-orang terdekat bayi yang sudah ia kenal. Akan lebih mudah jika gambar berwarna mencolok agar lebih menarik untuk bayi.

Setelah menunjukkan gambar, tirukan ekspresi gambar di depan bayi sambil menyebutkan nama ekspresi atau emosi yang sesuai. Lakukan secara berulang beberapa kali namun hindari melakukan ini terlalu lama agar bayi tidak cepat bosan.

Editors' Picks

2. Gunakan cermin

2. Gunakan cermin
Instagram.com/david.aedan

Melalui cermin, bayi dapat melihat ekspresi Mama dan ekspresinya sendiri. Ini adalah latihan yang sangat menarik sekaligus efektif bagi bayi karena ia akan memperhatikan ekspresi yang Mama tunjukkan sembari langsung mengikutinya sendiri di depan cermin secara bersamaan.

Mama juga bisa menekankan perubahan alis, bibir, dan mata pada setiap ekspresi berbeda selama bercermin dengan si Kecil agar ia dapat memperhatikan perubahan secara lebih rinci. Buat suasana seperti sedang bermain dan bercanda agar proses mengenal ekspresi ini tetap menyenangkan untuk bayi.

3. Libatkan orang sekitar

3. Libatkan orang sekitar
Shutterstock/Tom Wang

Ketika berkumpul dengan keluarga, ajak bayi memperhatikan ekspresi orang sekitar dan pancing dengan menanyakan ekspresi tiap anggota keluarga yang hadir pada bayi. Karena sudah dekat, bayi akan lebih nyaman dan familiar dengan ekspresi yang ditunjukkan.

Sebagian bayi juga senang menjadi pusat perhatian. Mama bisa meminta bayi untuk menunjukkan ekspresi tertentu di depan seluruh keluarga.

Pastikan untuk memberi reaksi positif agar bayi menjadi lebih semangat mengidentifikasi dan menirukan berbagai macam ekspresi.

4. Jelaskan konteks ekspresi secara sederhana

4. Jelaskan konteks ekspresi secara sederhana
Pixabay/2081671

Bayi memiliki daya serap dan tiru yang luar biasa, bahkan sebelum ia fasih berbicara. Akan lebih mudah baginya untuk memahami jika Mama menjelaskan konteks penyebab munculnya tiap ekspresi secara sederhana.

Misal, dalam buku cerita atau film animasi ada tokoh yang menunjukkan ekspresi senang, jelaskan pada bayi alasan tokoh tersebut terlihat senang dengan bahasa yang jelas dan mudah dimengerti seperti “beruangnya senang karena bertemu teman,” dan ulang beberapa kali sambil berinteraksi dengan bayi.

5. Buat bayi mengulang

5. Buat bayi mengulang
Pexels/olly

Di usia 4 bulan, bayi umumnya sudah mulai bisa berbicara sepatah atau dua patah kata. Setiap mengajarkan ekspresi pada bayi, biasakan untuk mengajaknya mengulang sebutan tiap ekspresi berbeda dengan menanyakan suku kata akhir tiap nama ekspresi (co: se-nang, ma-rah, ka-get).

Metode ini akan memudahkan bayi untuk mengingat ekspresi tertentu beserta sebutannya. Jangan terlalu memaksa atau menekan bayi untuk bisa langsung menyebutkan nama ekspresi ya, Ma. Penting untuk mengelola emosi, terutama saat sedang mengenalkan macam-macam ekspresi pada bayi.

Pada masa pandemi ini, tentu penggunaan masker membuat ekspresi wajah menjadi sulit terlihat. Selain menerapkan tips di atas, Mama dan keluarga di rumah juga disarankan untuk lebih intens berinteraksi dengan berbagai ekspresi wajah di hadapan bayi selama di rumah saja. Selamat mencoba!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.