Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pexels/alana souza
  • Vernix caseosa adalah lapisan putih krem yang terbentuk pada kulit bayi di dalam rahim, terutama trimester ketiga, untuk melindungi kulit dari paparan air ketuban.

  • Lapisan ini membantu mengurangi gesekan saat persalinan, memiliki sifat antiinfeksi dan antiinflamasi, serta menjaga suhu tubuh dan kelembapan kulit bayi setelah lahir.

  • Vernix umumnya lebih banyak pada bayi prematur dan dapat dibiarkan menempel; setelah hilang, kulit mengelupas biasanya pulih sendiri dengan perawatan lembut.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Vernix caseosa adalah lapisan putih licin menyerupai keju yang dapat menyelimuti kulit bayi baru lahir sebagai pelindung alami.
  • Who?
    Bayi baru lahir, terutama bayi prematur, dapat memiliki vernix caseosa lebih banyak. Bayi yang lahir melewati perkiraan waktu lahir umumnya memiliki lebih sedikit lapisan ini.
  • Where?
    Lapisan ini berkembang pada kulit bayi selama berada di dalam rahim dan masih dapat terlihat pada kulit setelah bayi dilahirkan.
  • When?
    Vernix caseosa menyelimuti kulit bayi pada trimester ketiga kehamilan dan mulai luruh ke air ketuban saat usia kehamilan mendekati cukup bulan.
  • Why?
    Lapisan ini terbentuk untuk membantu melindungi kulit bayi dari paparan air ketuban, mengurangi gesekan saat persalinan, serta membantu menjaga kelembapan dan suhu tubuh.
  • How?
    Vernix bekerja sebagai biofilm pelindung yang mengandung sifat antiinfeksi dan antiinflamasi. Mandi pertama bayi dapat mengangkatnya; dalam kondisi tertentu, bayi perlu segera dimandikan bila mekonium tercampur air ketuban.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Bayi baru lahir kadang punya lapisan putih licin seperti keju di kulitnya. Namanya vernix caseosa. Lapisan ini dibuat saat bayi masih di perut ibu. Ini melindungi kulit bayi dari air ketuban, kuman, dan dingin. Bayi yang lahir lebih cepat bisa punya lebih banyak. Lapisan ini boleh dibiarkan dulu sebelum bayi mandi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Saat pertama kali menggendong si Kecil, orangtua baru, termasuk Mama, mungkin kaget melihat kulitnya diselimuti lapisan putih licin yang mirip keju lembut. Wajar kalau Mama langsung bertanya-tanya, apakah itu kotoran atau tanda lain?

Tenang, Ma. Lapisan itu bernama vernix caseosa, dan kehadirannya justru kabar baik karena dibawa bayi langsung dari dalam rahim sebagai pelindung alami.

Supaya Mama makin paham soal vernix caseosa pada bayi baru lahir, berikut Popmama.com mengulas apa itu vernix caseosa pada bayi baru lahir? Yuk, simak sampai habis!

Apa Itu Vernix Caseosa?

Pexels/Vidal Balielo Jr.

Vernix caseosa adalah lapisan putih berbentuk seperti keju yang menyelimuti kulit bayi. Mengutip Healthline, lapisan ini berkembang di kulit bayi selama di dalam rahim, dan jejaknya masih bisa terlihat setelah lahir.

Menurut The Bump, disebut sebagai biofilm putih bertekstur krim yang menutupi kulit bayi pada trimester ketiga. Lapisan ini melindungi kulit sekaligus membantu si Kecil beradaptasi dengan kehidupan di luar rahim.

Coba bayangkan jari Mama yang keriput setelah berendam terlalu lama. Menurut Healthline, kulit bayi pun bisa mengalami hal serupa karena berendam di air ketuban sekitar 40 minggu, dan vernix hadir supaya kulitnya tidak pecah-pecah atau keriput di dalam rahim.

Penyebab Munculnya Vernix Caseosa pada Kulit Bayi

Pexels/Luis Becerra Fotógrafo

Berikut beberapa penyebab munculnya vernix caseosa pada kulit bayi baru lahir.

  1. Proses alami di dalam rahim
    Lapisan ini berkembang di kulit si Kecil selama kehamilan dan menyelimutinya pada trimester ketiga, menurut Healthline.

  2. Paparan air ketuban
    Selama sekitar 40 minggu, bayi mama berenang di dalam air ketuban sehingga kulitnya membutuhkan pelindung. Healthline menyebut lapisan inilah yang menjaga kulit tetap utuh dari efek cairan tersebut.

  3. Kelahiran lebih awal
    Bayi prematur umumnya membawa lebih banyak vernix, seperti dikutip oleh The Bump. Sebabnya, lapisan ini baru mulai luruh ke air ketuban saat usia kehamilan mendekati cukup bulan.

Fungsi Vernix Caseosa bagi Bayi Baru Lahir

Pexels/Vidal Balielo Jr.

Berikut beberapa fungsi munculnya vernix caseosa pada kulit bayi baru lahir.

  1. Pelindung kulit sekaligus penangkal infeksi
    Healthline menyebut lapisan ini mengandung antioksidan serta sifat antiinfeksi dan antiinflamasi, yang penting karena sistem imun bayi baru lahir masih rapuh. 

  2. Pelumas alami saat persalinan
    Lapisan ini mengurangi gesekan ketika bayi melewati jalan lahir, menurut Healthline. Dikutip dari The Bump, vernix juga melindungi bayi dari bakteri di jalan lahir pada persalinan normal.

  3. Penjaga suhu tubuh dan pelembap alami
    Mengutip Healthline, membiarkan vernix menempel selama mungkin dapat membantu menstabilkan suhu tubuh si Kecil sekaligus menjaga kulit tetap lembap. 

Berkat manfaat itu, WHO menyarankan mandi pertama bayi ditunda minimal 6 jam, dan idealnya 24 jam, seperti dikutip The Bump.

Apakah Semua Bayi Memiliki Vernix Caseosa?

Pexels/Tom Fisk

Jawabannya, tidak selalu, Ma. Menurut Healthline, jumlah vernix makin berkurang seiring mendekati hari perkiraan lahir, sehingga bayi yang lahir melewati tanggal itu biasanya punya lebih sedikit.

The Bump menyebut bayi lahir lewat waktu lebih kecil kemungkinannya tertutup vernix sepenuhnya, sedangkan bayi cukup bulan wajar memilikinya. 

Mandi pertama pun bisa mengangkat lapisan ini, sebab Healthline menyebut mandi tidak hanya membersihkan darah dan air ketuban, tetapi juga vernix.

Ada juga kondisi yang membuat bayi harus segera dimandikan, misalnya ketika tinja pertama atau mekonium sudah tercampur di air ketuban, menurut Healthline.

Cara Merawat Bayi setelah Vernix Caseosa Menghilang

Pexels/ray guesc

Setelah vernix hilang, kulit si Kecil sering tampak kering dan mengelupas karena selama 9 bulan ia terendam air ketuban, menurut Medical News Today. 

Kabar baiknya, kulit mengelupas ini biasanya pulih sendiri tanpa perawatan khusus.  Nah, beberapa langkah berikut bisa membuatnya lebih nyaman, seperti dikutip dari Medical News Today.

  1. Mandikan dengan singkat memakai air suam-suam kuku
    Waktu mandi maksimal 10 menit tanpa sabun yang keras, karena berendam terlalu lama bisa mengikis minyak alami kulit.

  2. Oleskan pelembap hipoalergenik
    Pilih pelembap yang cocok untuk kulit sensitif bayi, lalu oleskan dua sampai tiga kali sehari, termasuk langsung setelah mandi.

  3. Pilih produk, pakaian, dan suasana ruangan yang lembut
    Hindari sabun dan deterjen berpewangi karena bisa membuat kulit teriritasi, lalu pilih pakaian longgar berbahan lembut dan alami. Mama juga bisa memakai pelembap udara dan membatasi paparan udara dingin yang kering.

Nah, itulah pembahasan mengenai apa itu vernix caseosa pada bayi baru lahir? Semoga informatif dan bermanfaat, Ma!

Curated For You

Editorial Team

Related Article