Kenapa Anak Lebih Rewel saat Bersama Mama Dibandingkan Papa?

Anak bisa lebih rewel bersama Mama karena merasa aman mengekspresikan lelah, kesal, kecewa, atau kebutuhan akan perhatian, serta percaya tetap diterima dan didampingi.
Perilaku ini tidak otomatis berarti anak manja atau lebih menyayangi Papa; anak mungkin justru lebih nyaman menunjukkan perasaannya saat dekat Mama.
Orangtua perlu mengenali emosi anak, mendengarkan, dan mendampingi hingga tenang, sambil tetap memberi batasan jelas terhadap perilaku seperti memukul, menggigit, atau melempar barang.
Pernahkah Mama melihat si Kecil yang terkadang terlihat lebih tenang dan mudah diatur saat bersama Papa. Namun, ketika kembali berada di dekat Mama, ia justru lebih sering menangis, merengek, atau menunjukkan sikap yang lebih rewel?
Perbedaan perilaku ini pun mungkin membuat Mama bertanya-tanya mengapa ia bisa bersikap demikian, padahal Mama juga menghabiskan banyak waktu untuk merawatnya. Ternyata, Ma, ada beberapa alasan yang dapat menjelaskan mengapa si Kecil lebih rewel saat bersama Mama dibandingkan Papa.
Lalu, kenapa anak lebih rewel saat bersama mama dibandingkan papa? Berikut Popmama.com siapkan informasinya.
Kenapa Anak Lebih Rewel saat Bersama Mama Dibandingkan Papa?

Magnific/cookie_studio Ma, si Kecil yang lebih rewel saat bersama mama dibandingkan saat bersama papa ini bisa menjadi tanda bahwa ia mungkin merasa lebih aman untuk menunjukkan berbagai emosinya saat bersama Mama, mulai dari lelah, kesal, kecewa, hingga ingin diperhatikan.
Ia percaya bahwa Mama akan tetap menerima dan mendampinginya meski sedang menunjukkan emosi yang sulit. Kondisi ini pun bukan berarti si Kecil hanya manja atau lebih menyayangi salah satu orangtuanya, melainkan bisa menjadi salah satu tanda bahwa ia merasa nyaman mengekspresikan perasaannya di dekat Mama, ya.
Apakah Anak yang Lebih Rewel Bersama Mama Dibandingkan Papa Harus Dibiarkan Saja?

Pexels/RDNE Stock project Meski perilaku tersebut bisa menjadi bagian dari cara si Kecil mengekspresikan emosinya, bukan berarti setiap rengekannya harus dibiarkan begitu saja. Mama tetap perlu membantu si Kecil mengenali dan mengelola perasaannya, sekaligus memberikan batasan yang jelas dengan penuh kasih sayang.
Ketika si Kecil mulai rewel, cobalah pahami kebutuhan emosionalnya terlebih dahulu sebelum merespons perilakunya, ya, Ma.
Bagaimana Cara Menghadapi Anak yang Lebih Rewel saat Bersama Mama?

Magnific Menghadapi anak yang lebih sering menangis atau merengek saat bersama Mama memang bisa menguras energi. Namun, Mama bisa membantu si Kecil mengelola emosinya dengan tetap tenang dan memberikan perhatian pada perasaannya.
Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), orangtua dapat membantu anak mengenali emosinya dengan menyebutkan perasaan yang sedang dialami, seperti sedih, marah, atau kecewa. Dengarkan juga apa yang ingin disampaikan anak dan dampingi ia sampai lebih tenang.
Meski begitu, menerima perasaan anak bukan berarti harus selalu menuruti keinginannya. Mama tetap perlu memberikan batasan yang jelas, terutama jika ia menunjukkan perilaku seperti memukul, menggigit, atau melempar barang.
Itulah penjelasan kenapa anak lebih rewel saat bersama mama dibandingkan papa. Tak perlu khawatir, kondisi ini bukan berarti si Kecil lebih menyukai Papa dibandingkan dengan Mama, ya!
Semoga informasi bermanfaat!























