Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
4 Ciri-Ciri Pierre Robin pada Bayi yang Perlu Dikenali
Instagram.com/childrensla
  • Pierre Robin sequence adalah kondisi bawaan dengan rahang bawah dan dagu kecil (micrognathia), yang memengaruhi ruang mulut, posisi lidah, serta kemampuan bernapas bayi.

  • Lidah yang berada lebih ke belakang (glossoptosis) dapat menghalangi sebagian jalan napas, memicu napas keras, mendengkur, atau henti napas berulang saat tidur.

  • Bayi juga dapat sulit menyusu sehingga asupan nutrisi, kenaikan berat badan, dan pertumbuhan terganggu; kondisi ini perlu segera dikonsultasikan kepada dokter.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Pierre Robin sequence adalah kondisi bawaan pada bayi dengan rahang bawah kecil, lidah lebih ke belakang, gangguan pernapasan, dan kesulitan menyusu.
  • Who?
    Bayi dengan Pierre Robin sequence dapat mengalami micrognathia, glossoptosis, suara napas keras, mendengkur, serta hambatan saat menyusu.
  • Where?
    Kondisi ini memengaruhi rahang bawah, dagu, rongga mulut, posisi lidah, tenggorokan, saluran pernapasan, dan proses menyusu bayi.
  • When?
    Tanda dapat terlihat sejak bayi, terutama saat tidur ketika napas terdengar keras atau mendengkur, serta saat bayi menyusu dan mengalami pemantauan pertumbuhan.
  • Why?
    Rahang bawah yang kecil mengurangi ruang dalam mulut, sehingga lidah dapat bergeser ke belakang dan menghambat sebagian jalan napas serta menyulitkan proses menyusu.
  • How?
    Kondisi dapat dikenali melalui ukuran rahang dan dagu kecil, lidah ke belakang, napas tidak biasa, kesulitan bernapas, kesulitan menyusu, serta berat badan yang sulit bertambah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Pierre Robin bisa terjadi pada bayi. Rahang dan dagunya kecil, lalu lidahnya lebih ke belakang. Bayi bisa bernapas keras atau mendengkur saat tidur. Bayi juga bisa susah menyusu dan berat badannya susah naik. Kalau bayi tampak susah bernapas atau menyusu, Mama perlu membawa bayi ke dokter.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Setiap bayi memiliki proses tumbuh kembang yang berbeda. Namun, ada beberapa kondisi bawaan yang dapat memengaruhi bentuk rahang hingga kemampuan bayi untuk bernapas dan menyusu.

Salah satunya adalah Pierre Robin sequence, yaitu kondisi yang ditandai dengan rahang bawah berukuran kecil dan posisi lidah yang lebih ke belakang dari biasanya.

Kondisi ini dapat memengaruhi pernapasan serta proses pemberian makan pada bayi. Maka dari itu, berikut Popmama.com rangkum 4 ciri-ciri Pierre Robin pada bayi dilansir dari Cincinnati Children’s.

1. Rahang bawah dan dagu berukuran kecil

Pexels.com/ArtHouse Studio

Salah satu ciri Pierre Robin sequence adalah ukuran rahang bawah dan dagu bayi yang lebih kecil dari biasanya. Dalam istilah medis, kondisi ini disebut micrognathia.

Ukuran rahang yang kecil dapat memengaruhi ruang di dalam mulut sehingga turut berkaitan dengan posisi lidah dan kemampuan bayi untuk bernapas.

2. Posisi lidah lebih ke belakang

Pexels.com/RALPH JAY OCAÑA

Bayi dengan Pierre Robin sequence juga dapat memiliki posisi lidah yang lebih ke belakang dibandingkan bayi pada umumnya. Kondisi ini disebut glossoptosis.

Posisi lidah tersebut dapat membuat lidah jatuh ke arah belakang tenggorokan dan menghalangi sebagian jalan napas. Akibatnya, bayi berisiko mengalami gangguan pernapasan.

3. Napas berbunyi keras atau mendengkur

Pexels.com/Kasia Mizera

Ciri lainnya adalah suara napas yang terdengar keras atau bayi mendengkur, terutama saat tidur. Kondisi ini dapat berkaitan dengan terhambatnya aliran udara di saluran pernapasan.

Pada beberapa bayi, hambatan tersebut dapat menyebabkan obstructive sleep apnea (OSA), yaitu kondisi ketika pernapasan terhenti sementara secara berulang saat tidur.

Jika Mama mendapati bayi mengalami suara napas yang tidak biasa atau tampak kesulitan bernapas, sebaiknya segera konsultasikan kondisinya kepada dokter.

4. Kesulitan menyusu dan mengalami gangguan pertumbuhan

Pexels.com/Sarah Chai

Bayi dengan Pierre Robin sequence juga dapat mengalami kesulitan saat menyusu. Kondisi ini dapat membuat bayi kesulitan mendapatkan asupan nutrisi yang cukup.

Jika berlangsung terus-menerus, kesulitan menyusu dapat menghambat pertambahan berat badan dan pertumbuhan bayi. Oleh karena itu, Mama perlu memperhatikan kemampuan si Kecil saat menyusu serta perkembangan berat badannya.

Itu dia 4 ciri-ciri Pierre Robin pada bayi yang perlu Mama kenali. Jika si Kecil menunjukkan tanda-tanda tersebut, segera konsultasikan kepada dokter agar mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang sesuai.

Curated For You

Editorial Team

Related Article