7 Penyakit Umum yang Sering Terjadi pada Bayi, Muntah hingga Demam

Walau sering terjadi, Mama jangan sampai lengah ya!

17 Desember 2021

7 Penyakit Umum Sering Terjadi Bayi, Muntah hingga Demam
Freepik

Daya tahan tubuh bayi yang masih belum sempurna bisa membuat si Kecil rentan terhadap beberapa gangguan atau penyakit. Terlebih si Kecil mulai terpapar dengan segala yang ada di lingkungannya.

Beberapa di antara penyakit ini bahkan sudah dipastikan akan dialami bayi sebelum memasuki tahun pertamanya.

Kondisi ini biasanya akan membuat bayi merasa tidak nyaman, Ma. Akibatnya, Mama pun harus bekerja keras untuk menjaga si Kecil yang sedang tidak sehat.

Walau cenderung tidak berbahaya, berikut ini beberapa penyakit yang sering terjadi pada si Kecil, yang sudah Popmama.com lansir dari WebMD.com untuk Mama.

1. Mual dan muntah, ini bisa terjadi karena banyak faktor namun tidak berbahaya

1. Mual muntah, ini bisa terjadi karena banyak faktor namun tidak berbahaya
Babycenter

Muntah atau gumoh pada bayi adalah sesuatu yang normal terjadi. Muntah biasanya sering dialami si Kecil akibat ia masih belajar untuk memproses setiap hal yang masuk ke dalam mulut dan pencernaannya.

Sekali waktu ia bisa muntah karena tersedak, lain waktu ia bisa muntah karena kekenyangan setelah makan. Pastikan saja si Kecil tetap terhidrasi.

Jika muntahnya tidak berhenti dalam beberapa jam atau disertai demam dan diare, jangan ragu untuk segera melakukan konsultasi dengan dokter pribadi mama.

2. Hidung tersumbat akibat pilek atau flu yang bisa terjadi 7 kali dalam tahun pertamanya

2. Hidung tersumbat akibat pilek atau flu bisa terjadi 7 kali dalam tahun pertamanya
cforcat.com
Gejala ISPA pada anak

Apakah si Kecil mama menderita pilek dan hidung tersumbat? Apakah ia juga mengalami sedikit sesak?

Hindari untuk memberikan obat flu yang dijual bebas di luaran ya, Ma. Sebab sebelum menginjak 4 tahun, si Kecil masih belum boleh mengonsumsinya.

Sebagai gantinya, gunakan air saline untuk mengencerkan lendirnya, kemudian hisap keluar lendir dari hidung menggunakan penyedot manual atau elektrik.

Alat penguap juga dapat membantu si Kecil untuk bernapas lebih mudah di malam hari.

Editors' Pick

3. Sakit di gusi akibat proses tumbuh gigi pada si Kecil

3. Sakit gusi akibat proses tumbuh gigi si Kecil
parents

Proses keluarnya gigi dari gusi si Kecil sudah pasti membuatnya tidak nyaman. Ini biasanya terjadi ketika si Kecil mulai memasuki usia 6 bulan ke atas. 

Bantu si Kecil melewati proses ini dengan memberikan sesuatu untuk dikunyah seperti teether. Pastikan teether yang Mama pilih bebas BPA dan berfungsi dengan baik.

Mama juga bisa memijat lembut gusi bayi dengan jari atau memberinya sesuatu yang dingin untuk dikunyah, seperti waslap basah yang dingin.

4. Sakit perut akibat kolik, refluks, konstipasi, infeksi, hingga salah makan

4. Sakit perut akibat kolik, refluks, konstipasi, infeksi, hingga salah makan
pexels/rodnae productions

Sakit perut bisa dialami si Kecil karena banyak hal, Ma. Mulai dari kolik, refluks, masalah dengan makanan tertentu, infeksi, atau alasan lain.

Hal ini juga bisa berujung pada buang air besar terus menerus atau diare.

Beberapa bayi mengalami masalah saat mencoba makanan yang berbeda. Tetapi tenang saja, Ma. Kebanyakan sakit perut tidak berbahaya dan terjadi hanya sebentar.

Dokter Mama mungkin menyarankan untuk memberikan air lebih banyak dan mengurangi asupan susu.

Hubungi dokter jika masalah berlanjut atau si Kecil memiliki gejala lain seperti lesu dan demam.

5. Mengalami batuk ringan hingga berat, ini juga sering terjadi pada si Kecil

5. Mengalami batuk ringan hingga berat, ini juga sering terjadi si Kecil
parenting.firstcry.com/

Apakah si Kecil Mama sering mengalami batuk? Bagaimana suara batuk yang ia keluarkan?

Batuk seringkali datang disertai dengan pilek ringan dan demam. Demam persisten dengan suhu yang tinggi bisa berarti pneumonia atau flu.

Jika si Kecil batuk disertai mengi bisa jadi itu adalah tanda asma atau adanya infeksi. Bayi dengan pertusis dapat mengalami kejang batuk dan mengeluarkan suara "rejan".

Humidifier dingin dan cairan dapat meredakan gejalanya. Hindari untuk memberikan obat batuk atau pilek kepada bayi atau anak di bawah 4 tahun ya, Ma.

6. Ruam kulit seperti jerawat, bercak merah, kering, dan gatal

6. Ruam kulit seperti jerawat, bercak merah, kering, gatal
https://www.bellybelly.com.au

Masalah kulit rasanya tak pernah lepas dari daftar gangguan umum yang sering terjadi pada si Kecil. 

Bayi memiliki kulit yang sangat sensitif sehingga mudah mengalami ruam pada kulitnya. Ruam ini bisa berupa bercak merah, kering, dan gatal (eksim). Bisa juga berupa jerawat atau ruam popok.

Untuk menghindari ruam popok, pastikan Mama mengganti popoknya secara berkala.

Untuk eksim, hindari penggunaan sabun yang keras dan jaga kelembapan kulit si Kecil dengan ebragam produk yang sesuai dengan usianya.

Jika ruam semakin parah hingga menyebabkan demam dan lepuh, segera hubungi dokter anak kepercayaan Mama.

7. Demam sebagai akibat sakit telinga, batuk, dan penyakit lainnya

7. Demam sebagai akibat sakit telinga, batuk, penyakit lainnya
pexels/rodnae productions

Demam sudah bukan hal yang asing ketika terjadi pada si Kecil. Sebabnya, demam merupakan akibat atau tanda yang ditunjukkan ketika tubuh si Kecil mengalami gangguan.

Demam juga bisa datang disertai dengan sakit telinga, batuk, lesu, ruam, muntah, atau diare.

Tenangkan si Kecil dengan cairan, mandi air hangat, dan kenakan pakaian ringan untuk membuatnya lebih nyaman. Tanyakan kepada dokter tentang cara aman untuk menurunkan demam.

Jika si Kecil mengalami demam tinggi dengan tanda seperti bintik merah atau ruam kulit yang berasal dari pembuluh darah yang mengeluarkan darah, segera bawa ia ke dokter.

Itulah tadi 7 penyakit umum yang sering terjadi pada bayi di bawah usia satu tahun. Semoga ini bisa membantu Mama dalam menjalani tahun pertama si Kecil, ya.

Baca juga:

The Latest