Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
7 Imunisasi Bayi yang Ditanggung BPJS, Gratis!
Freepik/freepik
  • BPJS Kesehatan menanggung imunisasi bayi gratis melalui program pemerintah, untuk memperkuat perlindungan terhadap sejumlah penyakit berisiko serius.
  • Vaksin yang disebut mencakup BCG, DPT, polio, campak rubella, hepatitis B, PCV, dan rotavirus, dengan jumlah dosis serta jadwal pemberian berbeda.
  • Orangtua dapat membawa bayi ke posyandu, puskesmas, atau fasilitas kesehatan pemerintah terdekat dan mengisi data diri anak untuk memperoleh imunisasi gratis.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Bayi perlu suntikan imunisasi supaya tidak mudah sakit. BPJS dan pemerintah memberi beberapa suntikan gratis, seperti BCG, DPT, polio, campak rubella, hepatitis B, PCV, dan rotavirus. Ibu bisa membawa bayi ke posyandu, puskesmas, atau tempat kesehatan pemerintah. Ibu hanya perlu mengisi data bayi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bayi yang baru lahir tentu sistem perlindungan dan kekebalan tubuhnya belum kuat. dengan ini, si Kecil perlu perlindungan tambahan lewat imunisasi, Ma.

Imunisasi itu penting untuk melindungi bayi dari berbagai ancaman penyakit yang dapat membahayakan. Namun tak sedikit juga orangtua yang bimbang dan ragu untuk melakukan imunisasi karena alasan biaya.

Padahal, imunisasi bayi baru lahir itu sangat mudah dilakukan, Mama dapat mengunjungi fasilitas kesehatan pertama atau puskesmas terdekat. Hal yang paling penting, beberapa imunisasi ditanggung BPJS Kesehatan sehingga Mama tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan.

Nah, berikut ini Popmama.com telah merangkum imunisasi bayi yang ditanggung BPJS. Simak, yuk, Ma!

1. Imunisasi BCG 1 kali

Freepik/freepik

Vaksin BCG merupakan imunisasi yang perlu dilakukan untuk mencegah si Kecil dari bakteri Mycobacterium tuberculosis yang dapat menyebabkan penyakit TBC. Vaksin ini gratis sebab mendapat perhatian serius dari pemerintah Indonesia.

Penting untuk melakukan pencegahan dini pada bayi agar tidak terinfeksi virus ini yang jadi salah satu penyakit serius yang masih marak di Indonesia.

2. Imunisasi DPT 3 kali pada bayi

Freepik/freepik

Imunisasi DPT perlu dilakukan untuk mencegah bayi terkena penyakit difteri, pertusis (batuk rejan), hingga tetanus. Penyakit ini dapat mengancam kematian pada bayi, Ma. Imunisasi DPT gratis pada tiga kali imunisasi pertama.

Untuk mencegahnya, si Kecil perlu diberi vaksin DPT pada usia dua bulan, tiga bulan, dan empat bulan. Setelah itu, saat usia anak sudah mencapai umur 18 bulan dan 5 tahun imunisasi DPT perlu dilanjutkan dengan booster.

3. Imunisasi Polio 4 kali

Freepik/freepik

Selanjutnya jenis vaksin yang ditanggung BPJS adalah untuk imunisasi polio. Penyakit polio merupakan salah satu penyakit penyebab kematian pada anak sebab membuat kelumpuhan hingga radang selaput otak.

Vaksin ini perlu diberi pada bayi sebanyak empat kali sejak usia 1 bulan hingga 4 bulan. Jangan khawatir, semua ditanggung pemerintah alias gratis, Ma.

4. Imunisasi Campak Rubella 1 kali

Freepik/freepik

Imunisasi campak merupakan salah satu program imunisasi dasar anak yang diselenggarakan pemerintah. Penyakit ini menjadi perhatian sebab dapat berisiko membuat anak menderita radang paru-paru hingga radang otak.

Vaksin yang ditanggung oleh pemerintah adalah saat imunisasi pertama kali. Selanjutnya, Mama perlu memberikan booster saat anak berusia 18 bulan kemudian pada usia 5-7 tahun.

5. Imunisasi Hepatitis B 3 kali

joker with card - Freepik/freepik

Imunisasi hepatitis perlu dilakukan pada bayi baru lahir terutama pada Mama yang memiliki masalah hepatitis. Pemberian vaksin ini harus kurang dari 24 jam setelah bayi lahir.

Imunisasi ini perlu dilakukan sebanyak tiga kali dengan interval dosis pertama dan kedua 1 bulan dan interval dosis kedua dan ketiga 5 bulan.

6. Imunisasi PCV 3 kali

Freepik/Drazen Zigic

Imunisasi PCv diberikan sebanyak tiga kali saat bayi berusia 2 bulan, 3 bulan, dan 12 bulan. Imunisasi ini perlu dilakukan untuk melindungi si Kecil dari penyakit pneumonia.

Diketahui pneumonia dapat menyebabkan si Kecil demam tinggi, batuk berdahak, napas pendek, hingga nyeri dada. Jangan khawatir sebab imunisasi PCV gratis, ya, Ma.

7. Imunisasi Rotavirus 3 kali

Pixnio/James Gathany

Imunisasi rotavirus perlu dilakukan pada bayi untuk melindungi tubuhnya dari infeksi rotavirus. Jenis virus ini dapat menyebabkan infeksi usus dan membuat diare pada bayi.

Imunisasi ini diberikan sebanyak tiga kali sejak bayi berusia 2 bulan dan maksimal 4 bulan dengan jarak interval minimal 4 minggu antar dosis. Imunisasi ini perlu dilakukan karena sudah ditanggung oleh pemerintah alias gratis, Ma.

Cara Ikut Imunisasi Gratis untuk Bayi

Freepik/freepik

Imunisasi merupakan program wajib dari pemerintah Indonesia khususnya Kementerian Kesehatan untuk menambah perlindungan pada anak. Imunisasi rutin juga terbagi dalam beberapa jenis. 

Untuk bayi di bawah 1 tahun, pemerintah memiliki program kerjasama dengan BPJS Kesehatan sehingga vaksin yang dapat Mama berikan pada si Kecil gratis dan tidak perlu biaya tambahan.

Bagaimana caranya? Mama dapat mengunjungi posyandu atau puskesmas terdekat atau fasilitas kesehatan pemerintah lainnya agar si Kecil mendapat suntikan vaksin. Mama cukup datang ke fasilitas kesehatan kemudian mengisi data diri si Kecil untuk mendapat imunisasi gratis.

Nah, itu dia informasi mengenai beberapa imunisasi bayi yang ditanggung BPJS. Jangan khawatir dengan biaya untuk melakukan imunisasi bayi.

Semoga bermanfaat, Ma!

Curated For You

Editorial Team

Related Article