Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Bolehkah Memberikan Hati Ayam untuk MPASI Bayi? Ini Penjelasannya

Bolehkah Memberikan Hati Ayam untuk MPASI Bayi? Ini Penjelasannya
Magnific/azerbaijan_stockers
  • Hati ayam aman diberikan saat MPASI jika dimasak hingga sempurna, serta menjadi sumber zat besi heme yang dibutuhkan bayi dalam masa pertumbuhan.

  • Kandungan protein, zat besi, vitamin B12, vitamin A, riboflavin, tembaga, dan vitamin K pada hati ayam mendukung jaringan tubuh, sel darah merah, serta kesehatan tulang bayi.

  • Pilih hati ayam merah cerah, bersihkan dan buang lemak serta empedu, lalu rebus atau kukus hingga matang; sajikan 17,5-28 gram sekitar sekali seminggu.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Hati ayam sering kali punya reputasi kurang baik sebagai makanan untuk bayi. Mama mungkin pernah dengar kalau jeroan sebaiknya dihindari saat si Kecil mulai MPASI.

Benarkah hati ayam memang tidak boleh diberikan kepada bayi? Banyak jawaban diberikan, tapi mana yang benar?

Yuk, cari tahu lebih jelasnya tentang bolehkah memberikan hati ayam untuk mpasi bayi di dalam artikel Popmama.com berikut ini. Yuk. disimak!

  1. Bolehkah Memberikan Hati Ayam untuk Bayi?

    Bolehkah Memberikan Hati Ayam untuk Bayi?
    Magnific/azerbaijan_stockers

    Melansir dari akun Instagram @metahanindita, dr. Meta Herdiana Hanindita, Sp.A(K) menjelaskan bahwa hati ayam aman untuk dikonsumsi oleh bayi selama MPASI.

    Dr. Meta Hanindita turut menambahkan bahwa hati ayam justru tinggi akan zat besi heme yang sangat dibutuhkan oleh bayi selama masa pertumbuhannya.

    Meski begitu, perlu diperhatikan bahwa hati ayam yang aman dikonsumsi oleh si Kecil adalah hati ayam yang telah dimasak sempurna.

  2. Manfaat Hati Ayam untuk Bayi

    Manfaat Hati Ayam untuk Bayi
    Pexels/Vanessa Loring

    Hati ayam bisa menjadi salah satu pilihan makanan bergizi saat MPASI karena mengandung berbagai nutrisi penting, seperti protein, zat besi, vitamin B12, vitamin A, riboflavin, dan tembaga.

    Dilansir dari WebMD, protein dalam hati ayam membantu mendukung pertumbuhan jaringan tubuh, sementara zat besi dan vitamin B12 berperan dalam pembentukan sel darah merah.

    Kandungan vitamin K di dalamnya juga membantu menjaga kesehatan dan kekuatan tulang, sehingga nutrisi dari hati ayam dapat mendukung proses tumbuh kembang si Kecil.

  3. Cara Mengolah Hati Ayam yang Aman untuk Bayi

    Cara Mengolah Hati Ayam yang Aman untuk Bayi
    Pexels/https://kaboompics.com/

    Agar aman dikonsumsi si Kecil, pilih hati ayam yang masih segar dengan warna merah cerah dan hindari yang sudah kehitaman.

    Cuci di bawah air mengalir, lalu buang bagian lemak dan empedu yang bisa terasa pahit.

    Kalau Mama khawatir dengan bau amisnya, hati ayam bisa direndam sebentar dengan perasan jeruk nipis atau jahe. Setelah itu, rebus atau kukus sampai benar-benar matang, kemudian haluskan sesuai tekstur MPASI bayi.

    Untuk porsinya, Mama bisa memberikan sekitar 17,5-28 gram per makan dan cukup sekitar sekali seminggu agar si Kecil tidak kelebihan vitamin A dan zat besi.

    Itulah penjelasan tentang bolehkah memberikan hati ayam untuk bayi. Asalkan dipilih dengan baik, dimasak sampai matang, dan diberikan dalam porsi yang sesuai, hati ayam bisa menjadi salah satu sumber nutrisi untuk mendukung tumbuh kembang si Kecil.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More