Air Susu Ibu (ASI) merupakan sumber makanan dan nutrisi yang penting untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi. Mama bisa berikan susu formula pada si Kecil apabila Mama tidak bisa memberi kebutuhan ASI karena masalah kesehatan tertentu.
Berapa Lama Susu Formula Bertahan setelah Diseduh?

- Susu formula yang telah diseduh bertahan hingga 2 jam pada suhu ruang, meski beberapa merek hanya 1 jam. Jika belum habis, dapat disimpan di kulkas sekitar 24 jam.
- Kebersihan penting saat menyiapkan formula: cuci tangan dan area kerja, sterilkan botol, gunakan air aman dengan takaran tepat, serta hindari microwave karena bisa menciptakan titik panas.
- Formula bubuk berisiko terkontaminasi bakteri; air minimal 70°C membantu membunuh kuman. Buang sisa susu yang terkena air liur, dan gunakan kemasan terbuka dalam satu bulan.
Perhatikan terlebih dahulu apakah si Kecil memiliki alergi susu tertentu atau tidak agar bisa disesuaikan. Susu dapat berakibat fatal bagi kesehatannya apabila tidak diberikan dengan benar.
Mama perlu tahu jenis susu dengan manfaat yang baik untuk si Kecil. Susu formula juga akan memberikan banyak manfaat bagi si Kecil jika dibuat dan disimpan dengan baik.
Penting untuk Mama mengetahui cara membuat dan menyimpan susu formula yang benar. Ketahui juga berapa lama susu formula bertahan setelah diseduh agar manfaat yang terdapat pada susu formula tidak berubah dan merugikan si Kecil.
Nah, berikut ini Popmama.com akan menjawab rasa penasaran Mama lewat informasi di bawah ini. Simak, yuk, Ma!
Table of Content
Ketahanan Susu Formula setelah Diseduh

freepik/rawpixel.com Susu formula dapat diberikan langsung pada bayi setelah diseduh dengan air hangat. Kemudian susu harus dihabiskan sesegera mungkin agar manfaatnya tidak hilang.
Mengutip American Academy of Pediatrics, susu formula dapat bertahan 2 jam setelah diseduh pada suhu ruang. Artinya, susu harus dihabiskan dalam waktu kurang dari 2 jam, ya, Ma.
Beberapa merk susu formula bahkan hanya bertahan selama 1 jam di suhu ruang. Untuk itu, perhatikan juga instruksi pembuatan yang ada di kemasan susu formula.
Jika susu tidak habis dalam waktu 2 jam, Mama bisa menyimpannya di dalam lemari es selama kurang lebih 24 jam. Namun disarankan susu yang diberikan pada si Kecil tetap dalam keadaan baru diseduh agar aman.
Siapkan dengan Benar agar Susu Tetap Steril

Pexels/Towfiqu barbhuiya Agar susu formula tetap steril, Mama perlu tahu cara menyiapkan susu yang benar.
Susu formula mudah terkontaminasi dengan bakteri jika tidak disiapkan dengan bersih. Untuk itu, perhatikan cara menyiapkan susu formula yang benar agar tetap steril.
1. Cuci tangan sebelum menyiapkan

Pexels/cottonbro studio: Sebelum menyiapkan botol susu, cuci tangan terlebih dahulu dengan sabun dan air mengalir agar susu tidak terkontaminasi. Bersihkan juga area tempat menyiapkan susu agar tetap bersih dan steril.
2. Bersihkan botol susu

Freepik/freepik Sebelum memasukkan susu, bersihkan botol terlebih dahulu agar tetap steril. Mama dapat menghangatkan botol dengan cara direbus agar terhindar dari bakteri dan kuman.
Botol dapat dicuci terlebih dahulu, kemudian botol, dot, tutup, dan cincinnya dapat direbus selama 5 menit. Jangan hangatkan botol dengan microwave sebab dapat memberi titik panas yang membakar mulut bayi.
3. Gunakan air yang steril dan perhatikan takarannya

Botol susu bayi - www.webmd.com Gunakan air yang steril dan aman untuk mencampur susu formula. Kemudian perhatikan jumlah air yang diperlukan dalam satu botol susu formula.
Terlalu banyak air bisa saja mengurangi nutrisi yang ada dalam susu dan terlalu sedikit air dapat membuat si Kecil dehidrasi.
4. Seduh dengan air hangat

Freepik/8photo Mama dapat gunakan air kemasan yang direbus terlebih dahulu agar air dalam keadaan hangat. Sebenarnya tidak apa-apa jika susu diseduh dengan air suhu ruang, namun banyak bayi yang lebih suka susu hangat.
Cara lain agar susu tetap hangat, Mama dapat rendam botol ke dalam mangkuk air hangat selama beberapa menit.
5. Tandai atau beri label jika ingin disimpan

freepik/freepik Jika susu ingin disimpan setelah diseduh, Mama dapat berikan label dengan tanggal dan jam pembuatan susu. Hal ini dapat menghindari susu yang sudah lewat masa steril serta mengetahui berapa lama susu disimpan di dalam kulkas.
Waspada Bakteri pada Susu Formula
-V9FBG1ehCVDS4tRWOYmt2yloDHokMXf4.png)
freepik/freepik Apakah Mama pernah mendengar crocobacter? Ini merupakan infeksi langka yang disebabkan oleh bakteri dalam susu formula bayi.
Mengutip Center for Disease Control and Prevention, bayi masih berusia kurang dari dua bulan, lahir prematur, atau memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah bisa sakit parah apabila mengonsumsi susu formula yang telah terkontaminasi bakteri.
Untuk membunuh bakteri seperti crocobacter pada susu bubuk, sebaiknya susu diseduh dengan air yang telah direbus kurang lebih 5 menit. Air untuk menyeduh susu harus menyentuh 70 derajat celcius untuk membunuh kuman.
Kemudian tunggu beberapa saat agar susu tidak terlalu panas agar mulut si Kecil tidak kepanasan, uji suhu dengan diteteskan ke tangan sebelum diberikan pada si Kecil
Sebenarnya infeksi ini jarang terjadi, namun Mama tetap harus waspada, ya!
Tips Menyimpan Susu Formula yang Benar

freepik/freepik Perhatikan cara menyimpan susu formula yang benar agar tetap steril dan tidak merugikan si Kecil. Cara penyimpanan yang benar ini akan membuat si Kecil terhindar dari ancaman penyakit dan kontaminasi bakteri. Berikut cara menyimpan yang benar:
Simpan susu kemasan yang belum dibuka di tempat yang sejuk dan kering,
Simpan susu yang telah dibuka di tempat kering dan rapat jangan disimpan di lemari es,
Gunakan susu formula dalam waktu 1 bulan setelah kemasannya dibuka,
Perhatikan tanggal kadaluarsa susu formula sebelum diseduh,
Buang sisa susu di botol sebab jika telah tercampur air liur akan membuat bakteri berkembang biak.
Nah, itu dia informasi dari berapa lama susu formula bertahan setelah diseduh serta cara pembuatannya agar tetap steril. Selalu perhatikan segala asupan yang dikonsumsi si Kecil, ya, Ma agar tetap terjaga kebersihan dan manfaatnya.
Semoga informasi di atas bermanfaat, Ma!



















