Magnific.com/pvproductions
Gejala atresia duodenum umumnya mulai terlihat dalam beberapa jam pertama setelah bayi lahir, terutama setelah pemberian ASI atau susu formula pertama.
Salah satu tanda yang paling umum adalah muntah dengan cairan berwarna kuning, hijau, atau cokelat muda. Jika tidak segera ditangani, muntah dapat semakin parah.
Selain itu, bayi dengan atresia duodenum juga dapat mengalami beberapa gejala berikut:
Berat badan lahir rendah, yaitu berat badan bayi saat lahir berada di bawah batas yang sesuai.
Perut bagian atas membengkak, akibat penumpukan cairan dan udara di dalam saluran pencernaan.
Sembelit, karena proses pencernaan dan pengeluaran sisa makanan terganggu.
Penyakit kuning, yang ditandai dengan kulit dan bagian putih mata menguning.
Pada bayi dengan penyumbatan sebagian, gejala dapat muncul lebih lambat atau baru diketahui ketika anak memasuki usia yang lebih besar.
Gejalanya bisa berupa gangguan pencernaan, nyeri perut, gangguan penyerapan nutrisi, hingga munculnya benjolan di perut.
Apabila bayi mengalami muntah berulang, terutama muntah berwarna hijau, segera bawa ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan pemeriksaan medis.