“Namun, bisa dicurigai adanya kelainan genetik neurofibromatosis tipe 1 pada beberapa kondisi,” jelas dr. Galih dalam unggahan video di Instagram pribadinya, @dokter_galih.
Bercak Cokelat seperti Kopi Susu di Tubuh Anak, Apakah Berbahaya?

Bercak café-au-lait adalah tanda lahir datar berwarna cokelat muda hingga tua yang bisa muncul sejak lahir atau masa kanak-kanak, umumnya tanpa nyeri maupun gatal.
Bercak ini terjadi akibat peningkatan melanosit penghasil melanin, ukurannya dapat bertambah dan muncul di tubuh, lengan, kaki, atau bokong.
Perlu konsultasi dokter anak bila terdapat enam atau lebih bercak berukuran minimal 5 mm sebelum pubertas atau 15 mm setelah pubertas, karena dapat terkait NF1.
Setiap anak bisa memiliki tanda atau perubahan tertentu pada kulit, termasuk bercak berwarna cokelat yang sudah terlihat sejak lahir atau muncul ketika anak masih kecil. Salah satu jenis bercak yang mungkin Mama temui adalah café-au-lait spot.
Bercak ini dapat muncul di beberapa bagian tubuh dan ukurannya pun bisa berbeda-beda. Pada umumnya, café-au-lait spot tidak menimbulkan rasa sakit, gatal, atau keluhan lainnya.
Meski begitu, ada kondisi tertentu yang membuat jumlah dan ukuran bercak perlu lebih diperhatikan. Lantas, bercak cokelat seperti kopi susu di tubuh anak, apakah berbahaya?
Untuk membantu Mama mengenalinya, berikut Popmama.com telah merangkum penjelasannya untuk Mama.
Table of Content
Bercak Café-au-lait pada Anak Umumnya Tidak Berbahaya

Popmama.com/Titin Sahra Melani/AI Bercak cokelat yang menyerupai warna kopi susu dikenal sebagai café-au-lait spot. Menurut dr. Galih Linggar Astu, Sp.A., bercak ini merupakan tanda lahir berpigmen berupa bercak datar pada kulit dengan warna cokelat muda hingga tua.
Pada umumnya, bercak café-au-lait tidak berbahaya. Namun, pada kondisi tertentu, keberadaan bercak ini dapat menjadi tanda yang perlu diperhatikan karena bisa dicurigai berkaitan dengan kelainan genetik neurofibromatosis tipe 1 (NF1).
Mengenal Tanda Lahir Café-au-lait

Popmama.com/Titin Sahra Melani/AI Istilah café-au-lait berasal dari bahasa Prancis yang berarti “kopi dengan susu”. Nama ini menggambarkan warna bercak yang terlihat seperti campuran kopi dan susu.
Bercak café-au-lait dapat memiliki ukuran mulai dari beberapa milimeter hingga lebih dari 20 sentimeter. Bercak ini dapat sudah terlihat pada bayi baru lahir atau muncul sejak anak masih kecil. Dalam beberapa kondisi, bercak juga dapat muncul pada orang dewasa.
Secara umum, bercak ini tampak berbeda dari warna kulit di sekitarnya sehingga cukup mudah dikenali.
Ciri Bercak Café-au-lait yang Perlu Diperhatikan

Popmama.com/Titin Sahra Melani/AI Selain warnanya yang khas, bercak café-au-lait memiliki beberapa ciri lain. Berikut karakteristiknya:
- Berupa bercak datar pada permukaan kulit.
- Berwarna cokelat muda hingga cokelat tua.
- Bentuknya dapat bulat atau oval.
- Ukurannya berkisar dari 2 milimeter hingga lebih dari 20 sentimeter.
- Memiliki batas yang halus atau tegas.
- Dapat berada di tubuh, lengan, kaki, maupun bokong.
- Tidak terasa sakit dan tidak menyebabkan gatal atau gejala lainnya.
- Ukuran dan jumlah bercak dapat bertambah seiring bertambahnya usia.
Selain ciri tersebut, jumlah dan ukuran bercak juga menjadi hal yang perlu Mama perhatikan. Menurut dr. Galih, kriteria yang perlu dicermati meliputi enam atau lebih bercak café-au-lait dengan ukuran minimal 5 milimeter pada anak yang belum pubertas dan 15 milimeter pada anak yang sudah pubertas.
“Apabila ananda memenuhi kriteria tersebut, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter anak setempat,” ujar dr. Galih.
Penyebab Munculnya Bercak Café-au-lait

Popmama.com/Titin Sahra Melani/AI Bercak café-au-lait terjadi karena adanya peningkatan jumlah sel kulit bernama melanosit. Sel ini menghasilkan melanin, yaitu pigmen yang membuat warna kulit menjadi lebih gelap.
Penyebab meningkatnya jumlah sel melanosit tersebut belum diketahui. Namun, pada orang yang didiagnosis neurofibromatosis tipe 1, bercak café-au-lait dapat terjadi akibat mutasi pada gen NF1.
Gen NF1 berperan dalam mencegah sel tumbuh terlalu cepat. Mutasi pada gen tersebut dapat membuat melanosit menghasilkan terlalu banyak melanin pada kulit.
Mutasi gen NF1 juga dapat terjadi secara acak meski tidak terdapat riwayat kondisi tersebut dalam keluarga. Di sisi lain, kondisi ini juga dapat diwariskan dari orangtua yang memiliki salinan gen NF1 yang mengalami mutasi.
Nah, itu dia penjelasan mengenai bercak cokelat seperti kopi susu pada tubuh anak. Pada umumnya, café-au-lait spot tidak berbahaya, tetapi jumlah dan ukurannya perlu diperhatikan.
Jika terdapat enam atau lebih bercak dengan ukuran tertentu, Mama dapat berkonsultasi dengan dokter anak untuk memastikannya.



















