Bermain Berantakan Baik untuk Tumbuh Kembang Anak, Ini 7 Manfaatnya

- Melatih panca indra anak
- Membantu tumbuh kembang dengan eksplorasi sensorik
- Pengembangan keterampilan motorik
Mama mungkin sering merasa khawatir saat melihat anak bermain dan membuat segala sesuatu berantakan. Apalagi ketika si Kecil bermain dengan makanannya hingga lebih banyak makanan yang tumpah ke lantai daripada masuk ke mulutnya.
Rasanya sulit membiarkan mereka bebas bereksplorasi tanpa merasa ada “risiko” di sekitar. Padahal saat anak bermain berantakan, mereka sedang belajar dan mengenal dunia, tentunya hal ini turut mendukung tumbuh kembangnya.
Mungkin Mama bertanya-tanya, kenapa bermain berantakan baik untuk tumbuh kembang anak? Berikut Popmama.com telah siapkan jawabannya. Yuk, disimak, Ma!
Table of Content
1. Melatih panca indra

Bermain berantakan membantu menstimulasi panca indra anak, yaitu indra peraba, penglihatan, penciuman, pendengaran, dan pengecap. Saat anak menyentuh berbagai bahan dengan tekstur berbeda, indra peraba terlatih untuk mengenali sensasi lembut, kasar, licin, atau basah.
Indra penglihatan bekerja ketika anak mengamati warna, bentuk, dan perubahan visual yang muncul selama bermain. Aroma dari bahan-bahan yang digunakan turut merangsang indra penciuman, sementara suara cipratan air, gesekan tangan, atau benda yang jatuh melatih indra pendengaran.
Saat anak bermain dengan makanannya, indra pengecap ikut terstimulasi ketika anak mengenali berbagai rasa. Seluruh rangsangan saat bermain membantu anak melatih kemampuan panca indranya.
2. Membantu tumbuh kembang dengan eksplorasi sensorik

Bermain berantakan baik untuk tumbuh kembang anak karena termasuk bagian dari eksplorasi sensorik. Kegiatan ini membantu anak mengeksplorasi berbagai tekstur, bentuk, dan bahan di sekitarnya, sekaligus mengenal dunia melalui indra peraba.
3. Pengembangan keterampilan motorik

Bermain berantakan membantu bayi mengembangkan keterampilan motorik halus sejak dini. Aktivitas seperti meremas adonan mainan, menyendok bubur, atau menuang air melatih otot-otot kecil di tangan dan jari.
Selain itu, saat anak bereksperimen dengan makanan, mereka juga melatih keterampilan motorik mulut. Mereka mengunyah, mengisap, menggigit, dan merasakan tekstur makanan, yang membantu menguatkan otot-otot yang dibutuhkan.
4. Melatih keterampilan komunikasi

Bermain berantakan bisa membantu anak mengembangkan kemampuan berbicara dan berkomunikasi. Saat mereka menjelajahi benda di sekitarnya, anak sering mengoceh atau menirukan suara.
Contohnya, ketika anak bermain dengan makanan yang berantakan, mereka mungkin mengoceh untuk meminta makanannya. Aktivitas ini memberi anak kesempatan belajar kata-kata baru dan melatih kemampuan komunikasi seiring pertumbuhan.
5. Perkembangan sosial dan emosional

Bermain berantakan dapat membantu anak mengekspresikan emosi sekaligus belajar mengatur diri sendiri. Misalnya, saat anak bermain dengan makanan, mereka bebas mengeksplorasi tekstur dan rasa dengan caranya sendiri.
Melalui proses ini, anak belajar mengenali perasaannya, membangun rasa percaya diri, serta melatih kemandirian. Pengalaman tersebut juga membantu anak membentuk hubungan yang positif dengan lingkungan sekitar yang penting bagi perkembangan sosial dan emosional dalam jangka panjang.
6. Pertumbuhan kognitif dan pemecahan masalah

Aktivitas ini mendorong anak untuk bereksperimen dan menemukan hal-hal baru. Misalnya, saat anak melihat es mencair, menumpahkan air, mereka mulai memahami hubungan antara tindakan dan hasilnya.
Aktivitas ini menumbuhkan kemampuan berpikir logis dan keterampilan pemecahan masalah sejak dini.
7. Mendorong kreativitas dan imajinasi

Dalam permainan yang berantakan, tidak ada aturan yang benar atau salah. Anak bebas mencoba ide sendiri, bereksperimen dengan bahan, dan menemukan cara unik untuk bermain. Dengan begitu, mereka bisa mengembangkan kreativitas, imajinasi, dan kemandirian, sekaligus belajar membuat keputusan dan mengekspresikan diri.
Nah, itu dia alasan kenapa bermain berantakan baik untuk tumbuh kembang anak. Biarkan si Kecil bereksplorasi dengan pengawasan, ya, Ma!







-3IgVnqKY3PCAbZUvTxo3Kdac4bZvkn5q.jpg)










