Dampak Anak Perempuan yang Kurang Kasih Sayang Mama

Hal buruk bisa terjadi pada anak perempuan mama di masa depan

15 Oktober 2021

Dampak Anak Perempuan Kurang Kasih Sayang Mama
Pexels/RODNAE Production

Memiliki figur Mama saja nyatanya tidak cukup untuk anak perempuan. Ia membutuhkan banyak kasih sayang. Jika nyatanya seorang Mama berperilaku sebaliknya seperti cuek, membenci dan kasar, maka akan meninggalkan bekas luka di dalam hati dan pikirannya. 

Hal itu sangat tidak baik dan pastinya membawa dampak buruk dan membahayakannya di masa depan. Apalagi jika hal-hal buruk di atas dilakukan secara berulang. 

Untuk meningkatkan rasa sayang Mama terhadap si Anak, Popmama.com terlah merangkum beberapa dampak buruk dari tidak memberikan kasih sayang pada anak berikut ini.

1. Susah untuk percaya kepada orang lain 

1. Susah percaya kepada orang lain 
Unsplash/Caleb Woods

Saat Mama tidak memberikan kasih sayang pada anak perempuan bahkan sering memarahinya, maka ia akan tumbuh menjadi seseorang yang sulit untuk percaya dengan orang lain. Sebab, ia telah merasa diabaikan atau disakiti oleh orang terdekatnya. 

Sehingga, jika ada orang lain yang mendekat kepadanya mereka akan berpikir negatif dan tidak percaya seperti "Mengapa mereka mengajakku berteman?" atau "Apa yang mereka inginkan dariku? 

2. Menjadi kurang percaya diri 

2. Menjadi kurang percaya diri 
Freepik/Karlyukav

Selain tidak percaya dengan orang lain, anak perempuan mama pun menjadi tidak percaya terhadap diri sendiri. Sebab, saat tidak mendapatkan kasih sayang, ia akan merasa diabaikan, tidak didengar dan dikritik. 

Tindakan dan kata-kata buruk yang keluar dari mulut Mama akan terpatri pada otak mereka. Hingga akhirnya anak mama berpikir apa yang Mama ucapkan tentangnya adalah suatu hal yang benar. 

Misalnya, saat anak Mama mendapat nilai yang buruk ketika ujian, lalu mama menggeritiknya habis-habisan. "Makanya belajar!", "Kamu bodoh banget ya!", atau kalimat kritikan lainnya. 

Hal itu akan membuat anak perempuan mama merasa kecil dan akhirnya tidak percaya terhadap dirinya sendiri. 

3. Perasaan takut gagal mendominasi dirinya 

3. Perasaan takut gagal mendominasi dirinya 
Freepik/8photo

Rasa percaya diri sudah hilang, rasa takut gagal pun datang. Jika sudah seperti ini, maka kemungkinan besar anak perempuan mama sulit untuk mencoba hal baru. Sebab, di dalam pikirannya mereka tidak bisa melakukan hal baru tersebut dan akan membawa kegagalan. Selanjutnya, ia pun memikirkan kritikan dari Mama jika kegagalan tersebut benar-benar terjadi. 

Editors' Picks

4. Merasa tidak pantas untuk dicintai 

4. Merasa tidak pantas dicintai 
Freepik/Master1305
Ilustrasi

Saat seorang Mama yang melahirkannya saja tidak mencintainya bahkan selalu mengkritiknya, maka anak Mama akan merasa tidak pantas untuk dicintai. Sebab, mereka akan merasa dirinya terlalu tidak berharga, pembuat masalah dan hal-hal buruk lainnya. 

5. Kesulitan untuk mengenal dirinya sendiri 

5. Kesulitan mengenal diri sendiri 
Freepik/DCStudio

Jika kritikan yang Mama memberikan sudah terpatri di dalam dirinya, kemungkinan besar anak Mama tidak bisa mengenal dirinya sendiri. 

Contohnya, saat Mama mengatakan anak Mama payah, tidak berharga, tidak berbakat atau lainnya. Maka, ia akan menganggap dirinya benar-benar tidak memiliki bakat. 

Padahal, setiap manusia yang dilahirkan di dunia ini telah diberikan keistimewaan masing-masing. Tinggal kita saja yang mengenal diri sendiri lebih dalam untuk mengetahui anugerah tersebut. 

Misalnya, anak Mama mendapat nilai kecil dalam matematika namun ia pandai menggambar dan melukis. Nah, mungkin memang dia memiliki bakat dan ketertarikan dalam bidang gambar dan melukis. 

Tugas Mama, mengarahkan, membimbingnya dan membantunya mengembangkan bakatnya tersebut. 

Kesulitan diri sendiri pun dapat terjadi karena Mama terus-terusan memerintahkannya untuk hal-hal yang Mama suka. 

Misalnya, anak Mama tidak menyukai pelajaran matematika namun Mama tetap memaksanya dan keras terhadapnya. Hal itu membuat anak tak ada kesempatan mengenal dirinya sendiri. 

6. Sungkan untuk menolak permintaan orang lain

6. Sungkan menolak permintaan orang lain
Freepik/User18526052

Terlalu sering diperintah oleh Mama bisa membuat anak menjadi tidak bisa menerima penolakan. Hal yang ada di kepalanya yakni jika ia tidak menuruti suatu perintah akan dijauhi dan dimusuhi. 

Hal itu bisa jadi membuat si Anak dimanfaatkan oleh orang lain dan membawa dampak buruk untuknya lho, Ma. 

Misalnya, hubungan pertemanan anak Mama tidak sehat. Ia bergaul dengan anak yang suka mencuri, kemudian anak Mama diminta untuk mencuri. Demi ditemani, ia akan menuruti perintah tersebut. 

Bahaya sekali bukan, Ma? 

7. Gagal membangun hubungan sehat 

7. Gagal membangun hubungan sehat 
Freepik/Pvproduction

Tanpa kasih sayang dari Mama, anak perempuan akan sulit keluar dari hubungan yang tidak sehat atau pergaulan buruk.  Ia tidak akan peduli seburuk lingkungan tersebut dan seburuk apa perlakuan orang di lingkungan tersebut dengannya. Ia hanya memikirkan ada orag lain yang berada disisinya. 

8. Terlalu sensitif 

8. Terlalu sensitif 
Freepik/karlyukav

Anak yang kurang kasih sayang dari mama kemungkinan akan menjadi sosok yang sensitif. Emosinya menjadi tidak stabil, sulit berinteraksi dengan orang lain dan terlalu memikirkan segala hal (overthinking). 

hal itu karena ia tidak dibiasakan untuk menyalurkan emosinya. Dampak jangka panjangnya kemungkinan ia akan menjadi mudah cemas atau depresi. 

9. Kelak akan menjadi Mama yang kurang kasih sayang kepada anaknya 

9. Kelak akan menjadi Mama kurang kasih sayang kepada anaknya 
Freepik/freephoto

Melihat tingkah laku Mama terhadapnya saat ini bisa terekam lama di dalam otaknya. Kemudian, saat nanti menjadi seorang Mama, ia akan membuka memori tersebut dan memberlakukan hal yang sama ke anaknya. 

Hal itu ia lakukan karena mencontoh kelakuan mama ataupun hanya sekadar ingin balas dendam. 

Itulah beberapa dampak buruk yang bisa dialami anak jika Mama tidak memberikan banyak kasih sayang padanya. 

Untuk itu, mulai saat ini cobalah luangkan waktu untuk berbagi cinta dan kasih sayang kepada anak mama. Lakukan secara rutin dan rasakan manfaatnya Ma!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.