5 Cara Menghilangkan Lapar saat Anak Berpuasa

Anak mulai teriak lapar? Coba cara ini yuk, Ma

21 April 2021

5 Cara Menghilangkan Lapar saat Anak Berpuasa
Popmama.com/Fx Dimas
This article supported by vivo as Official Journalist Smartphone Partner IDN Media

Salah satu tantangan terberat ketika menjalankan ibadah puasa selama bulan Ramadan adalah menahan rasa lapar dan haus. Bagi beberapa orang yang sudah terbiasa, ini mungkin bukan hal berat. Berbeda bagi anak-anak yang masih belum terbiasa untuk menahan rasa lapar dan hausnya.

Jika jadwal makan anak biasanya rutin dilakukan dua sampai tiga kali sehari, maka saat berpuasa waktu makannya akan disesuaikan hanya saat sahur dan berbuka.

Meski terdengar sulit bagi anak-anak, jika dilatih pelan-pelan anak akan terbiasa.

Nah, untuk mengatasi rasa lapar pada anak saat puasa, yuk simak beberapa trik lawan rasa lapar saat puasa berikut ini:

1. Berikan menu sahur yang tepat

1. Berikan menu sahur tepat
Freepik

Selain memilih menu sahur yang tepat, sebab salah satu hal yang berpengaruh pada rasa lapar adalah apa yang dimakan saat sahur. Mama juga perlu memastikan kandungan nutrisinya terjaga dan tidak terlalu cepat dicerna oleh pencernaan.

Menu karbohidrat kompleks adalah salah satu yang direkomendasikan untuk sahur. Sedangkan makanan yang disarankan untuk dihindari ketika sahur adalah seperti mie instan dan juga bubur ayam, karena kedua makanan itu hanya memberikan rasa kenyang sementara dan membuat anak lebih cepat lapar di siang hari.

Selain nasi, Mama bisa memberikan oatmeal dan ubi jalar yang dapat menggantikan nasi sebagai karbohidrat yang baik dikonsumsi saat sahur.

Editors' Picks

2. Cukupkan kebutuhan cairannya

2. Cukupkan kebutuhan cairannya
freepik.com

Selain memberikan makanan yang tepat dan berutrisi saat sahur, pastikan juga untuk memenuhi kebutuhan cairannya ya, Ma! Dengan begitu maka anak akan lebih kuat berpuasa di siang hari nanti.

Cara memenuhi kebutuhan cairan dapat dilakukan dengan cara memberikan 2 gelas air putih saat sahur, 2 gelas air saat berbuka, dan 4 gelas di malam hari. Aturan ini dibuat berdasarkan dengan asupan air putih yang idealnya adalah 7-8 gelas per hari.

3. Manfaatkan waktu makan siang dengan kegiatan produktif

3. Manfaatkan waktu makan siang kegiatan produktif
Freepik/tirachardz

Kebanyakan orang mungkin memanfaatkan waktu makan siang mereka dengan istirahat. Tidur siang bisa menjadi cara efektif untuk menghilangkan rasa lapar, tetapi usahakan untuk tak terlalu lama ya, Ma.

Mama juga bisa mengajak anak mengerjakan kegiatan yang lebih produktif untuk mengalihkan rasa laparnya. Misalnya dengan mengajaknya merakit mainan, bereksperimen dengan bahan yang ada di rumah, atau sekedar menonton kartun bersama.

4. Ajak anak melakukan hobinya untuk mengalihkan rasa lapar

4. Ajak anak melakukan hobi mengalihkan rasa lapar
Freepik/Rawpixel.com

Ketahui apa kegiatan atau hobi yang anak gemari, ini bisa menjadi cara Mama untuk membantu menghilangkan rasa laparnya saat berpuasa. 

Jika anak suka dengan kegiatan menggamabar, Mama bisa mengajaknya menggambar bersama atau apapun yang menjadi kegemarannya. Biasanya dengan melakukan sesuatu yang disukainya, maka anak akan lebih semangat berpuasa dan lupa akan rasa laparnya.

Jika anak mulai terlihat lelah, pastikan ia mendapat istirahat yang cukup ya, Ma!

5. Ngabuburit sambil olahraga ringan

5. Ngabuburit sambil olahraga ringan
Freepik/teksomolika

Meski puasa, siapa bilang kita tak bisa berolahraga? Olahraga ringan saat puasa justru dapat membantu menunda rasa lapar lho, Ma!

Waktu yang tepat untuk melakukan olahraga adalah ketika menuju waktu berbuka, sambil ngabuburit Ma. Nggak perlu olahraga berat, Mama bisa mengajak anak olahraga ringan di halaman rumah. Seperti jogging santai atau yoga. 

Dengan melakukan olahraga ringan, rasa lapar bisa teralihkan karena kegiatan untuk mengisi waktu dibandingkan hanya menunggu waktu berbuka tiba.

Itulah yang bisa Mama ajarkan pada anak tentang cara menghilangkan lapar saat puasa. Selamat mencoba dan selamat menjalankan ibadah puasa untuk Mama dan keluarga.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.