Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
For
You

Apa Itu Kesadaran Gender? Ini Cara Menjelaskannya kepada Anak

Apa Itu Kesadaran Gender? Ini Cara Menjelaskannya kepada Anak
Unsplash/Vitolda Klein

Seiring usianya yang mulai menuju dewasa, anak harus diajarkan sejak dini tentang keberagaman di dalam masyarakat, ya, Ma. 

Tujuannya adalah agar mereka bisa menjadi pribadi penuh toleransi dan tidak mencela perbedaan. 

Salah satu keberagaman yang pasti akan selalu ada di pergaulan masyarakat adalah perbedaan gender. Supaya anak tak bingung dan salah kaprah, penting sekali untuk menumbuhkan kesadaran gender pada anak sedari dini, lho. 

Anak pasti akan banyak bertemu pula dengan teman yang berbeda gender. 

Memahami kesadaran gender akan membuat anak menumbuhkan rasa saling menghormati, berperilaku yang sesuai, dan tidak membeda-bedakan sesama teman.  

Untuk membantu Mama berikan penjelasan kepada anak, berikut Popmama.com akan merangkum tentang apa itu kesadaran gender dilengkapi dengan contohnya sehari-hari!

1. Pengertian gender

Unsplash/Janko Ferlic
Unsplash/Janko Ferlic

Sebelum masuk ke pembahasan mengenai kesadaran gender, Mama perlu memastikan terlebih dahulu bahwa anak tahu apa yang dimaksud dengan gender. 

Gender adalah sebuah kata yang berasal dari bahasa Inggris. 

Jika diartikan dalam bahasa Indonesia, arti gender adalah jenis kelamin. Lebih dalam lagi, pengertian jenis kelamin menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah sifat atau keadaan yang merujuk kepada jantan atau betina. 

Pada manusia, gender terbagi menjadi jenis kelamin laki-laki atau perempuan sebagai identitas. 

Perbedaan gender ini dapat dengan mudah terlihat dari segi fisik. Karena secara biologis, tubuh laki-laki dan perempuan memiliki perbedaan hormon dan sistem reproduksi.

Secara kebudayaan, peran laki-laki dan perempuan juga berbeda. 

Laki-laki biasanya lebih menjurus untuk mengerjakan pekerjaan berat. Sedangkan perempuan condong mengerjakan sesuatu yang butuh ketelitian tinggi, merawat, mengolah makanan, serta mengerjakan pekerjaan rumah. 

Walau pembagian tersebut terus berjalan dari zaman dahulu hingga banyak ditemukan di masa kini, tak menutup kemungkinan juga bahwa peran laki-laki dan perempuan bisa saling menggantikan. 

Pada dasarnya, baik laki-laki dan perempuan memiliki hak yang sama untuk dihargai sebagai manusia dan pastinya punya kemampuan yang setara untuk mandiri. 

Mengerjakan pekerjaan rumah adalah hal yang normal sebagai manusia, bukan berarti hanya harus dikerjakan oleh perempuan. Begitu pun dalam hal bekerja, perempuan juga memiliki potensi untuk memiliki karier tinggi.

Oleh karena itu, supaya laki-laki dan perempuan bisa mendapatkan hak yang sama sebagai manusia, muncullah konsep kesadaran gender.

2. Makna kesadaran gender

Pexels/Norma Mortenson
Pexels/Norma Mortenson

Semua orang baik laki-laki maupun perempuan berhak mendapatkan hak yang sama dan diperlakukan dengan setara sebagai manusia. 

Ini adalah wujud dari penghormatan hak asasi manusia yang berlaku universal dan melekat sejak lahir. 

Perbedaan fisik antara gender laki-laki dan gender perempuan tidak menutup kesempatan bagi keduanya untuk belajar dan bekerja di segala bidang. 

Contohnya, kegiatan memasak itu tak selalu identik dengan perempuan. Laki-laki juga bisa memasak dan bekerja sebagai koki. Pastinya Mama dan anak pun sering menemui koki dengan gender laki-laki, bukan?

Begitu pun untuk urusan karier, perempuan harusnya tak hanya diberikan kesempatan untuk mengurus rumah tangga saja. Selebihnya, perempuan juga bisa, lho, menjadi Mama hebat sekaligus bekerja. 

Kesadaran gender akan mengantarkan anak-anak untuk memahami pentingnya kesetaraan gender. 

Oleh karena itu, dapat diartikan bahwa kesadaran gender adalah bentuk pemberian hak yang sama antara laki-laki dan perempuan dalam mendapatkan pendidikan, kesempatan dalam dunia kerja, berpolitik, melakukan kegiatan sosial, wirausaha, atau kegiatan lainnya untuk memenuhi kebutuhan hidup. 

3. Cara meningkatkan kesadaran gender sejak dini

Freepik/Angel_nt
Freepik/Angel_nt

Untuk membiasakan anak punya rasa hormat dan tenggang rasa dengan teman-temannya yang berbeda, maka penanaman kesadaran gender tak boleh telat diajarkan.

Cara meningkatkan kesadaran gender sejak dini bisa dilakukan dengan mengajarkan hal-hal berikut ini kepada anak:

  1. Tidak melakukan diskriminasi terhadap teman dengan gender berbeda;
  2. Berteman baik dengan siapapun dan saling menghormati;
  3. Hindari perundungan dengan menjaga tutur kata serta tindakan;
  4. Ajarkan anak untuk jangan kasar terhadap perempuan; dan
  5. Berikan pemahaman kepada anak hal-hal apa saja yang termasuk pelecehan, supaya anak dapat mengatur perilakunya sedari dini.

Untuk Mama yang memiliki 2 atau lebih dengan perbedaan jenis kelamin, akan lebih untuk menghindari penerapan stereotip gender ketika mengasuh anak, ya, Ma!

4. Penerapan kesadaran gender di lingkungan sekolah

Freepik/zinkevych
Freepik/zinkevych

Sebagai pelajar, tentunya anak-anak akan lebih banyak menghabiskan waktu di sekolah dan berinteraksi dengan teman-temannya. 

Sekolah tak hanya wadah yang baik untuk anak meningkatkan prestasi, namun sudah seharusnya pula menjadi tempat paling tepat untuk anak bisa mengembangkan karakter menjadi lebih baik. 

Di sekolah, penerapan kesadaran gender bisa dilaksanakan melalui tindakan-tindakan sebagai berikut:

  • Baik laki-laki atau perempuan diperbolehkan menyampaikan pendapatnya tanpa diskriminasi. 
  • Laki-laki atau perempuan berhak menjadi pemimpin. 
  • Setiap orang berhak mempunyai peran dalam organisasi. 
  • Laki-laki atau perempuan berhak mengikuti ekstrakurikuler yang sesuai minatnya. 
  • Setiap murid mendapatkan penilaian yang subjektif dan kesempatan yang sama untuk berkembang di bidang pendidikan. 

Jika Mama sudah menemukan hal-hal tersebut di sekolah anak, maka artinya sekolah anak mama telah menjadi lingkungan yang telah menerapkan kesadaran gender dengan tepat. 

Itulah, Ma, penjelasan mengenai kesadaran gender beserta cara meningkatkan kesadaran gender dan contoh penerapannya di lingkungan sekolah. 

Semoga informasi ini bisa bermanfaat bagi Mama untuk memberikan penjelasan yang baik sehingga mudah dipahami oleh anak dan diaplikasikan di kegiatannya sehari-hari. 

Share
Topics
Editorial Team
Novy Agrina
EditorNovy Agrina
Follow Us

Latest in Big Kid

See More

Bukan Hanya 'Skin', Ini Nama Kulit Buah dan Bahan dalam Bahasa Inggris

06 Apr 2026, 13:05 WIBBig Kid