Anak Makan Nasi pakai Abon, Apakah Gizinya Cukup?

Pilih abon yang berkualitas baik ya, Ma!

23 Maret 2024

Anak Makan Nasi pakai Abon, Apakah Gizi Cukup
Freepik/freepik

Secara umum, abon merupakan makanan olahan dari daging ayam atau sapi yang telah dimasak, dihaluskan, dan dikeringkan. Melalui serangkaian proses tersebut, daging dibuat menjadi serat-serat kecil, sehingga abon memiliki tekstur yang lembut dan mudah disantap.

Dengan tekstur yang lembut itu, beberapa orangtua memilih memberikan abon sebagai pendamping nasi pada makanan anak. 

Anak makan nasi pakai abon telah menjadi pemandangan umum di beberapa keluarga. Abon dianggap kaya protein sehingga dijadikan pilihan untuk memenuhi kebutuhan gizi anak.

Namun, apakah cukup gizi anak jika diberi abon saja? 

Pada kesempatan kali ini, Popmama.com akan memberikan pembahasan mengenai anak makan nasi pakai abon, apakah gizinya akan tercukupi? 

Simak penjelasannya di bawah ya Ma! 

1. Sejarah abon sebagai makanan pendamping

1. Sejarah abon sebagai makanan pendamping
Pexels/namquânnguyễn

Abon diketahui berasal dari Tiongkok dengan nama Chousong. Umumnya, Di Tiongkok, abon yang paling lazim adalah abon yang terbuat dari daging babi.

Pada awal pembuatannya, abon digunakan sebagai topping maupun isian dari berbagai hidangan seperti roti, bakpao, bubur, nasi dan juga sebagai makanan ringan.   

Setelah terbawa sampai di Indonesia, sentra pembuatan abon tersebar di daerah Boyolali, Solo/Surakarta, Ngawi, Nganjuk, Salatiga, Magelan, dan beberapa daerah di sekitar Jawa Tengah dan Jawa Timur. Di Indonesia, abon menggunakan daging sapi, ikan atau daging ayam.   

Abon mengalami modifikasi sesuai dengan selera lokal dan menjadi salah satu camilan yang populer, terutama sebagai pendamping nasi ketika dimakan.

Dalam prosesnya menjadi makanan pendamping anak, abon divariasi dengan varian dan rasa yang menarik untuk memenuhi piring si Kecil agar anak tidak bosan ketika makan dan juga membawa gizi bagi anak. 

2. Kandungan gizi pada abon untuk si Kecil

2. Kandungan gizi abon si Kecil
Freepik/freepik

Setelah mengerti sejarah abon, ternyata abon bisa dijadikan makanan pendamping nasi. Apa saja khasiat abon sebagai makanan pendamping? 

1. Mengandung nutrisi penting 

Daging sapi merupakan sumber nutrisi yang kaya, termasuk zat besi, lho Ma. Selain itu, kolin dalam daging sapi mendukung perkembangan sistem saraf, sementara vitamin B6 dan B12 membantu fungsi otak, dan protein membantu membangun otot yang kuat pada bayi.

2. Meningkatkan sistem peredaran darah 

Sementara, dalam abon ayam juga kandungan yang kaya akan protein, zat besi, dan potasium. Zat besi dan fosfor untuk membantu asupan pertumbuhan tulang dan pembentukan sel darah merah dan sistem peredarah darah yang sehat untuk bayi dan anak dari umur 6 bulan hingga 10 tahun. 

3. Mengandung vitamin D 

Dalam abon ikan, seperti salmon dan tuna mengandung vitamin D yang tinggi. Nutrisi ini penting untuk pertumbuhan bayi. Vitamin D membantu membangun tulang yang kuat dan mendukung perkembangan otak yang optimal. Abon ikan bisa menjadi tambahan yang baik dalam memenuhi kebutuhan nutrisi vitamin D selain dari ASI. 

Namun, orangtua perlu mengingat bahwa abon sebaiknya tidak dijadikan sebagai makanan utama. Karena daging ayam, ikan, atau sapi telah mengalami proses yang panjang sebelum dijadikan abon, maka gizinya tentu akan berubah dan berkurang. Maka, sebaiknya abon dijadikan sebagai makanan pendamping dan bukan utama. 

3. Kandungan yang baik menjadi pilihan orangtua

3. Kandungan baik menjadi pilihan orangtua
Dok. JoyMeal

Dalam memilih abon sebagai makanan pendamping, orangtua harus cermat dalam memilih abon dengan kualitas dan gizi yang terjamin. Salah satu abon yang sehat dan praktis bagi si Anak adalah JoyMeal Abonori.

JoyMeal Abonori dapat menjadi pilihan abon karena terbuat dengan daging sapi tenderloin dan ayam kampung. Selain itu, abon dari JoyMeal ini bebas kandungan MSG, pengawet, pewarna, dan juga pemanis buatan sehingga aman untuk bayi dan anak dalam mencegah diabetes dan obesitas. Hal ini juga didukung oleh pernyataan Nyoman Anjani selaku Nyoman Anjani selaku Co-Founder & CEO dari Gently dan JoyMeal yang juga seorang ibu (3/2024).

“Dengan hadirnya JoyMeal yang didukung oleh keluarga Indonesia, kami yakin JoyMeal dapat menjadi sahabat dan pilihan utama dalam memenuhi asupan makanan sehat, nikmat dan bergizi untuk generasi penerus bangsa,” kata Nyoman. 

Terakhir, produk ini memiliki packaging berupa ziplock pouch sehingga praktis dan mudah dibawa kemana saja. Tentunya, praktis jika ingin dimakan sebagai pendamping nasi.  

Perlu diingat Ma, abon sebaiknya dijadikan makanan pendampin nasi dan bukan makanan utama. Dalam menjadi makanan pendamping, abon juga sebaiknya disantap dengan tambahan sayur-sayuran sehingga gizi dan nutrisi si Anak tetap seimbang dan tercukupi. 

Baca juga:  

The Latest