Waspada! Kenali Gejala Penyakit Kelima yang Bisa Menyerang Kulit Anak

Penyakit kelima, penyakit kulit berbahaya yang dapat menyerang anak mama.

20 Maret 2021

Waspada Kenali Gejala Penyakit Kelima Bisa Menyerang Kulit Anak
Freepik/Freepic.diller

Terdapat banyak sekali penyakit kulit yang menyerang anak-anak usia 1-3. Salah satunya ialah penyakit kelima (fifth disease). Apakah Mama mengetahui penyakit yang satu ini?

Cukup wajar jika kamu tidak mengetahuinya sebab penyakit ini kurang begitu populer yang di masyarakat, apalagi mengetahui soal gejala dan penyebabnya. 

Penyakit kelima atau yang disebut juga erythema infectiosum umumnya muncul sebagai ruam merah di pipi. Meskipun terlihat biasa, sebaiknya penyakit ini Mama kenali dan atasi dengan cepat. Mengapa? Karena peyakit kelima tergolong sebagai penyakit menular. 

Penyakit kelima juga dikenal sebagai salah satu penyebab infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) pada anak-anak. Sungguh berbahaya ya Ma!

Sebagai tindakan pencegahan, Popmama.com akan membantu Mama mengenali penyakit erythema infectiosum. Lengkap dengan cara mengatasi dan mengobatinya bila si Kecil mengidap sakit ini. Yuk perhatikan!

1. Apa itu penyakit kelima?

1. Apa itu penyakit kelima
healthtalk.unchealthcare.org

Penyakit kelima (erythema infectiosum) merupakan penyakit akibat virus yang menyebabkan munculnya ruam berwarna merah pada area tangan, kaki, dan pipi. Penyakit satu ini juga cukup umum terjadi pada anak-anak. 

Penamaan penyakit kelima sendiri diambil berdasarkan urutan dalam daftar klasifikasi historis penyakit radang kulit umum pada anak-anak (empat lainnya seperti campak, rubela, cacar air, roseola). 

Penyakit kelima diakibatkan oleh infeksi virus Parvovirus B19. Penyakit ini umum sekali terjadi pada anak-anak dengan rentang usia 5-14 tahun.

Ia akan berdiam di dalam tubuh selama 4 sampai 14 hari setelah tubuh terinfeksi dengan parvovirus B19. Penyakit ini merupakan penyebab ISPA pada anak-anak.

Editors' Picks

2. Penyebab penyakit kelima

2. Penyebab penyakit kelima
Freepik/User6624752

Penyakit kelima merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus, lebih spesifiknya terjadi karena parvovirus B19. Virus ini cukuplah berbahaya karena dapat dapat menyebar dan menular ke anak-anak.

Penularan penyakit kelima terjadi melalui udara, khususnya dari cipratan air liur dan dahak pasien ketika bersin ataupun batuk. Selain itu, penyakit ini juga dapat ditularkan melalui kontak kulit yang berulang dan lama dengan pasien penyakit ini. 

Virus parvovirus B19 sendiri lebih mudah menyebar di tempat banyak orang berkumpul atau tempat yang ramai seperti tempat-tempat umum. Virus ini juga lebih mudah menyebar ketika musim pancaroba, atau pergantian musim hujan ke musim kemarau. 

3. Gejala penyakit kelima

3. Gejala penyakit kelima
Halodoc

Mungkin Mama kini bertanya-tanya lalu bagaimana cara mengenali penyakit satu ini. Membahas mengenai gejala, sebenarnya gejala penyakit kelima cukuplah umum. Bahkan mungkin mirip dengan gejala penyakit flu dan pilek. 

Gejala penyakit kelima diantaranya termasuk sebagai berikut:

  • sakit kepala
  • kelelahan
  • demam ringan
  • sakit tenggorokan
  • mual 
  • pilek
  • hidung tersumbat

Melansir dari healthline.com, menurut Arthritis Foundation, gejala ini akan muncul 4 sampai 14 hari setelah tubuh si Kecil terpapar oleh virus.

Setelah beberapa hari mengalami gejala tersebut, tubuh akan mengeluarkan ruam merah yang pertama kali terlihat di daerah pipi. Terkadang ruam tersebut merupakan tanda pertama penyebaran virus ini. Ruam ini juga akan seolah menghilang lalu kembali muncul di bagian tubuh yang lain setelah beberapa hari. 

Ruam merah pertanda penyakit kelima akan terlihat muncul di kaki dan badan si Kecil. Ruam tersebut kemungkinan bertahan sampai beberapa minggu, namun ketika ruam muncul umumnya ini menandakan penyakit tersebut tidak lagi menular. 

4. Pengobatan yang tepat

4. Pengobatan tepat
Pexels/Anna Shvets

Sayang sekali sampai saat ini belum ditemukan pengobatan yang tepat untuk mengobati penyakit kelima ini. Pengobatan yang ada hanya digunakan untuk mengurangi gejalanya. Seperti memberikan acetaminophen ketika anak merasa lelah atau suhu tubuhnya meningkat. 

Ketika anak menderita gejala pilek dan demam biasanya penyakit kelima akan menjadi sangat menular. Fase ini berlangsung hingga muncul ruam merah di tubuhnya. Selama itu terjadi jauhkan anak dari orang lain agar tidak menularkan virus penyebab penyakit kelima tersebut. 

Mama dapat menghubungi dokter terpercaya untuk mengetahui pengobatan yang tepat bagi penyakit kelima. Umumnya, dokter akan memberikan obat-obatan yang tepat dan mendiagnosa apakah si Kecil benar-benar terkena penyakit kelima atau tidak. 

5. Yuk cegah penyakit ini

5. Yuk cegah penyakit ini
Freepik/karlyukav

Sampai saat ini belum ada vaksin atau obat khusus untuk mencegah infeksi Parvovirus B19. Meskipun begitu, pada dasarnya setiap penyakit dapat dicegah ketika tubuh anak mama berada dalam kondisi yang fit.

Mama juga dapat membantu si Kecil untuk mengurangi kemungkinan terinfeksi panyakit kelima dari orang lain dengan cara sebagai berikut:

  • Menutup mulut dan hidung ketika batuk atau bersin. 
  • Tidak menyentuh mata, hidung, dan mulut ketika si Kecil sakit.
  • Rajin mencuci tangan dengan sabun di air yang mengalir, khususnya sehabis keluar rumah.
  • Menghindari kontak dengan orang yang sakit.
  • Beristirahat di rumah ketika sedang sakit.
  • Menjaga sistem kekebalan tubuh melalui makanan bergizi, olahraga dan istirahat yang cukup setiap harinya. 

Sistem imun anak yang baik akan membantu mereka terhindar dari bahaya penyakit yang menular ini. Bahkan ketika mereka terinfeksi, imun tubuh yang baik membuat penyakit ini tidak bertambah parah atau bahkan berkepanjangan. Semoga bermanfaat.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.