Rambut Anak Tak Kunjung Tumbuh Setelah 3 Tahun, Normalkah?

Berhai-hatilah, terhambatnya pertumbuhan rambut si Kecil dapat disebabkan berbagai hal.

6 Oktober 2020

Rambut Anak Tak Kunjung Tumbuh Setelah 3 Tahun, Normalkah
freepik

Rambut merupakan mahkota, termasuk bagi si Kecil. Ketika rambut anak mama tidak kunjung tumbuh seiring bertambahnya usia, ini pastinya membuat Mama khawatir. Apalagi jika ini terjadi ketika si Kecil menyentuh usia 3 tahun. 

Pada dasarnya, cepat lambatnya rambut tumbuh dipangaruhi oleh berbagai hal. Ada yang tumbuh lebat ketika anak berusia 1 tahun ke atas, ada juga yang memiliki rambut tipis di usia yang sama. 

Sebenarnya ada banyak hal yang menjadi akibat ketika rambut anak tidak tumbuh pada usia tiga tahun. Meski begitu, Mama tidak perlu cemas dulu, rambut si Kecil pasti akan tumbuh ketika kamu menjaga dan merawatnya dengan baik. 

Kalau Mama penasaran penyebab dan cara mengatasinya, Popmama.com akan mengupas alasan mengapa rambut anak tak kunjung tumbuh di usia 3 tahun, lengkap dengan cara mengatasinya. 

Siapkan catatan dan simak baik-baik ya, Ma! 

1. Cepat atau lambatnya pertumbuhan rambut si Kecil

1. Cepat atau lambat pertumbuhan rambut si Kecil
Freepik

Sebenarnya, proses pertumbuhan rambut anak terjadi berbeda-beda setiap individunya. Beberapa anak memiliki proses pertumbuhan yang tergolong cepat, namun ada juga anak-anak lain yang pertumbuhan rambutnya lambat. 

Umumnya pertumbuhan rambut sangat dipengaruhi dari faktor genetik, juga kesehatan rambut dan kulit kepala. Rambut si Kecil akan tumbuh sendiri antara usia 9-12 bulan setelah rambut yang ia miliki saat bayi rontok.

Ketika rambutnya tidak kunjung tumbuh lagi di usia 3 tahun, ada kemungkinan ini terjadi akibat hormon dan kondisi lainnya. Namun Mama perlu mengetahui dengan pasti apakah rambut si Kecil benar-benar tidak tumbuh sama sekali atau tumbuh tipis.

Editors' Picks

2. Rambut non permanen si Kecil

2. Rambut non permanen si Kecil
Pexels/Collin Guernsey

Perlu Mama ketahui, ketika lahir, si Kecil akan memiliki rambut yang tidak permanen. Menurut Mary Gail Mercurio, MD, spesialis kulit dengan konsentrasi kesehatan rambut dan kulit kepala University of Rochester School of Medicine and Dentistry, Amerika Serikat, rambut yang pertama kali tumbuh pada anak sifatnya sementara. 

Rambut tipis dan sangat halus ini kelak akan rontok dengan sendirinya. Ini biasanya terjadi sebelum si Kecil memasuki usia satu tahun. Setelah itu, rambut permanennya akan mulai tumbuh dengan sendirinya. 

Mama tidak perlu khawatir jika rambut si Kecil tumbuh sekitar 0,3 mm per hari. Selama kulit kepala dan rambut anak sehat, pertumbuhan rambutnya akan terjadi sesuai dengan faktor genetik. 

3. Alasan mengapa rambut si Kecil tak kunjung tumbuh

3. Alasan mengapa rambut si Kecil tak kunjung tumbuh
Freepik/prostooleh

Normalnya, rambut anak mama akan tumbuh dengan sendirinya ketika usianya mulai bertambah. Namun, jika pada usia 3 tahun rambutnya tidak kunjung tumbuh, ada kemungkinan beberapa kondisi menghambat pertumbuhannya. 

Alasan pertama ialah mengenai kondisi kulit kepala si Kecil. Jika kulit kepalanya memiliki kondisi kesehatan, ini dapat menghambat pertumbuhan rambut anak. Mama dapat mengenali kulit kepala si Kecil bermasalah terutama bila ia terlihat kemerahan, mengelupas, bahkan mengeluarkan lendir. Ketika ini terjadi, sebaiknya Mama segera membawa si Kecil ke dokter.

Menurut Dr. Stephen Muething, MD, Direktur di Cincinnati Children’s Hospital Medical Center, ada penyebab lain yang menghambat pertumbuhan rambut si Kecil, itu adalah kebiasaan anak tidur telentang. Posisi tidur ini menyebabkan terjadinya kontak terus-menerus antara kepala dengan bantal yang secara tidak langsung menghambat pertumbuhan rambutnya. 

Terhambatnya pertumbuhan rambut si Kecil juga dapat dipengaruhi oleh penyakit genetik Alopecia Areata yang disebabkan oleh faktor autoimun. Ini ditandai dengan rambut anak yang terus-menerus rontok, lebih dari 100 helai per hari. Atau rambutnya tidak tumbuh sama sekali.

Penyakit ini membuat tubuh menghasilkan antibodi yang menghambat akar rambut, sehingga rambut tak tumbuh. Meskipun begitu, penyakit autoimun tersebut dapat sembuh dengan sendirinya selama 1 tahun. 

4. Cara mengatasi masalah ini

4. Cara mengatasi masalah ini
Freepik/user18526052

Ada beberapa cara yang dapat Mama lakukan untuk mengatasi masalah rambut si Kecil ini.

Ketika keramas, Mama perlu menggunakan air hangat untuk membasahi rambut. Lalu berikan sampo khusus untuk anak dan gosok kulit kepala anak dengan lembut. Keringkanlah juga rambut si Kecil dengan handuk yang lembut. Berhati-hatilah juga ketika menggunakan hair lotion anak, pilihlah hair lotion yang tidak menimbulkan efek samping pada rambut anak.

Cara lainnya, Mama dapat melakukan creambath rambut si Kecil dengan alpukat dan kemiri. Kemiri mengandung asam linolenat dan linoleat yang dapat merangsang pertumbuhan rambut. Sedangkan alpukat mengandung asam folat juga omega 3 yang sangat bermanfaat untuk pertumbuhan rambut, melembapkan, juga membuat rambut berkilau.

Mama juga dapat membawa si Kecil ke dokter ataupun dokter kulit terpercaya. Apalagi jika pertumbuhan rambutnya yang terhambat disebabkan oleh penyakit ataupun alergi. 

5. Beri asupan makanan yang baik

5. Beri asupan makanan baik
Freepik

Tidak hanya melalui perawatan rambut dan kulit kepala, makanan yang si Kecil konsumsi setiap harinya juga mampu mendukung pertumbuhan rambutnya. Beberapa zat seperti L-cysteine, omega-3, zinc, dan zat besi menyediakan energi yang diperlukan untuk kesehatan kulit dan rambut.

Makanan yang mengandung vitamin B dapat membantu pertumbuhan rambut si Kecil. Vitamin B sendiri memiliki kemampuan membantu membuat sel darah merah. Sel inilah yang membawa oksigen dan nutrisi ke kulit kepala dan folikel rambut.

Proses ini sangatlah penting dalam pertumbuhan rambut. Vitamin B ini dapat Mama temukan pada makanan seperti, daging dan ikan, produk susu, kacang-kacangan, dan buah. 

Selain vitamin B, vitamin A ternyata juga sangat bermanfaat bagi pertumbuhan rambut. Asupan vitamin A dapat menstimulasi pertumbuhan rambut si Kecil.

Tidak hanya itu, vitamin ini juga dapat menjaga dan melembapkan rambut. Mama dapat menemukan vitamin A pada makanan seperti, wortel, ikan tuna, labu, bayam, dan sawi. 

Sebenarnya, ada banyak kondisi kesehatan seperti alergi dan penyakit yang dapat mempengaruhi pertumbuhan si Kecil. Itu mengapa sebaiknya Mama segera memeriksakan anak ke dokter jika rambutnya tidak kunjung tumbuh setelah mengikuti beberapa saran di atas. 

Semoga bermanfaat ya, Ma!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.