Colok Stop Kontak dengan Gunting, Anak 3 Tahun Meninggal Tersetrum

Orangtua menemukan korban sudah terbujur kaku di lantai rumah

23 Maret 2021

Colok Stop Kontak Gunting, Anak 3 Tahun Meninggal Tersetrum
Pexels/kat wilcox

Para orangtua yang memiliki balita memang perlu hati-hati dalam menjaga anaknya. Hal ini karena biasanya, anak balita memiliki rasa penasaran yang tinggi terhadap sesuatu sehingga harus selalu diawasi saat bermain. 

Jangan sampai, aktivitas bermainnya tersebut menjadi petaka, seperti yang dialami oleh anak berusia 3 tahun di wilayah Lombok Tengah, NTB. Balita bernasib malang tersebut dikabarkan meninggal dunia akibat tersetrum. 

Lebih lanjut, berikut Popmama.com jelaskan kronologi lengkap terkait berita meninggalnya seorang balita karena tersetrum aliran listrik. 

Editors' Picks

1. Colok gunting ke dalam stop kontak yang tersambung listrik

1. Colok gunting ke dalam stop kontak tersambung listrik
Pexels/Markus Spiske

Diketahui, balita bernama AI yang masih berusia 3 tahun asal Desa Kelebuh, Kecamatan Praya Tengah, Kabupaten Lombok Tengah, NTB tersebut meninggal dunia akibat sengatan aliran listrik. 

Menurut keterangan Kapolsek Praya Tengah, Ipda Geger Surenggana dalam rilis tertulisnya pada Selasa (23/03/2021), "Anak 3 tahun itu dilaporkan memasukkan gunting ke dalam stop kontak dan langsung tersetrum listrik."

Kapolsek Ipda Geger menambahkan bahwa, peristiwa nahas itu terjadi di rumah orangtua korban, pada Senin (22/3/2021) sekitar pukul 13.00 Wita.

2. Sempat dilarikan ke puskesmas, tetapi nyawanya tak tertolong

2. Sempat dilarikan ke puskesmas, tetapi nyawa tak tertolong
Pexels/Pixabay

Kejadian malang yang menimpa balita AI pertama kali ditemukan oleh Mamanya, Enim (35) dalam keadaan terbujur kaku di lantai rumah. Ketika ditemukan, tangan anaknya masih memegang gunting yang dimasukan ke dalam lubang stop kontak yang masih beraliran listrik.

Melihat kejadian itu, sang Papa yang bernama Salam (60) pun langsung berusaha memutus arus listrik dengan mematikan meteran listrik.

Korban lalu diangkat dan langsung dibawa ke Puskesmas Batunyala dengan harapan masih bisa tertolong. Namun sayangnya, nyawa balita tersebut tidak bisa diselamatkan. 

3. Tips mencegah anak agar terhindar dari setruman listrik

3. Tips mencegah anak agar terhindar dari setruman listrik
blog.firstchoicepower.com

Berkaca dari berita tersebut, orangtua dianjurkan untuk selalu mengawasi aktivitas anak di rumah. Jadi, mereka tetap dalam keadaan aman dan nyaman. 

Lalu, bagaimana cara pencegahan yang dapat Mama dan Papa lakukan agar buah hati terhindar dari sengatan arus listrik? Berikut Popmama.com berikan tipsnya. 

  • amankan stop kontak dan segala jenis kabel dari jangkauan anak, misalnya, dengan merapikan kabel yang menggantung atau berserakan di lantai, 
  • gunakan penutup sebagai pelindung stop kontak sehingga anak tidak mencoba untuk memasukkan benda apapun ke dalamnya,
  • pastikan seluruh peralatan listrik jauh dari air, seperti westafel karena sebagian besar kecelakaan listrik terjadi saat menggunakan listrik di dekat air,
  • segera ganti stop kontak atau kabel yang rusak dan sudah tidak terpakai untuk menghindari konslet, kebakaran, serta kemungkinan sengatan listrik,
  • gunakan barang-barang elektronik dengan aman agar tidak mudah dijangkau oleh anak,
  • pastikan untuk tetap di dalam rumah saat badai petir, dan
  • selalu awasi anak ketika bermain di luar rumah, perhatikan apakah ada kabel atau tiang listrik yang sekiranya berbahaya.

Itulah tips yang dapat diterapkan agar anak-anak terhindar dari sengatan listrik. Semoga dapat bermanfaat ya, Ma. 

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.