TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

7 Cara Menanggapi Anak 1 Tahun yang Suka Marah

Hadapi kemarahan anak dengan tenang Ma

13 November 2022

7 Cara Menanggapi Anak 1 Tahun Suka Marah
wonderbaby.org

Setiap orangtua tentu merasa khawatir apabila anak sering marah bahkan mengamuk. Untuk mengatasi tingkah anak yang seperti ini, biasanya kerap kali menjadi tantang bagi Mama sebagai orangtua.

Anak menjadi suka marah disebabkan karena masih berada pada tahap awal perkembangan sosial, emosional, dan bahasa.

Apalagi pada usia 1 tahun, anak tidak selalu dapat mengkomunikasikan kebutuhan dan perasaannya secara jelas, termasuk keinginan untuk melakukan sesuatu untuk diri sendiri, sehingga anak mungkin menjadi frustrasi dan kemudian marah.

Memarahi si Kecil, bukanlah jalan keluar yang tepat untuk menanggapinya, namun malah justru akan membuatnya semakin kesal dan marah.

Nah, untuk menenangkan kemarahan anak mama, berikut Popmama.com berikan informasi mengenai 7 cara menanggapi anak 1 tahun yang suka marah. Disimak yuk Ma!

1. Coba alihkan perhatian anak

1. Coba alihkan perhatian anak
Pexels/Ivan Samkov

Saat anak mama menunjukkan tanda-tanda marah, Mama bisa mencoba untuk mengalihkan perhatiannya dengan cara mengajak si Kecil melakukan beberapa aktivitas. Perlihatkan kepada anak hal yang disukai, seperti mendengarkan musik, membawakan mainan kesayangannya, dan bermacam cara lain.

Semakin sering Mama mencoba, maka Mama akan bisa semakin tahu bagaimana cara mengatasi tingkah si Kecil yang sedang marah.

2. Berikan pelukan

2. Berikan pelukan
Pexels/Jep Gambardella

Anak yang berusia satu tahun belum dapat dengan jelas mengatakan apa alasan dirinya marah, maka Mama bisa mencoba untuk memberikan pelukan padanya.

Memeluk anak menjadi salah satu cara yang efektif untuk menghadapi kemarahan anak. Dengan memeluk si Kecil, hal ini mampu menenangkannya dari rasa lelah dan kesal akibat marah-marah. Akan tetapi, apabila anak mama tidak bersedia dipeluk, Mama pun tidak boleh memaksa. 

Editors' Picks

3. Kabulkan keinginan anak

3. Kabulkan keinginan anak
Pexels/Andrea Piacquadio

Cara selanjutnya yang bisa Mama coba lakukan untuk menganggapi kemarahan si Kecil adalah kabulkan keinginan atau pemintaannya.

Biasanya anak suka marah sambil mencoba mengungkapkan keinginannya. Mama bisa mencoba mengabulkan permintaan anak mama, hanya jika permintaan tersebut wajar dan berkaitan dengan kebutuhannya. Tetapi, sebaiknya tidak perlu selalu mengikuti dan menyerah pada keinginannya. Menyerah pada permintaan anak justru bisa memperkuat aksi kemarahan anak.

4. Tetap bersikap tenang

4. Tetap bersikap tenang
Pexels/Gustavo Fring

Sikap tenang sangat diperlukan ketika menanggapi anak yang suka marah. Mama tidak dapat menenangkan anak apabila menggunakan kata-kata yang kasar atau bernada tinggi pula.

Hadapi kemarah anak dengan suasana hati dan pikiran yang tenang. Dengan Mama bersikap tenang, secara tidak langsung si Kecil juga akan belajar tentang pentingnya bersikap tenang. Jika Mama menghadapi kemarahan anak dengan kemarahan juga, maka anak akan memiliki pandangan bahwa sikap marah merupakan sesuatu yang bisa dilakukan.

5. Tatap dan sentuh bahu anak

5. Tatap sentuh bahu anak
Pexels/Anastasiya Gepp

Ketika anak marah, coba sentuh bahu anak dan ajak anak untuk saling bertatapan dengan Mama. Tatapan mata yang tulus dan sentuhan yang lembut akan membuat anak percaya bahwa ada yang peduli dengannya.

Yang terpenting, saat melakukan hal tersebut pastikan Mama tidak dalam keadaan terpancing emosi, ya. Sebab bagaimana pun juga si Kecil dapat membaca mata Mama.

6. Ketahui batasan anak

6. Ketahui batasan anak
Pexels/Anna Shvets

Kemarahan anak dapat Mama tanggapi dengan tepat jika Mama juga mengetahui batasan anak.

Misalnya ketika anak mama mulai lelah, sebaiknya tak memaksanya untuk melakukan hal berat atau yang menyulitkannya. Kemarahan anak dapat mereda apabila Mama mengetahui pemicu dari kemarahan tersebut, sehingga Mama dapat menemukan solusinya.

7. Biarkan anak meluapkan emosinya

7. Biarkan anak meluapkan emosinya
wonderbaby.org

Sewaktu anak marah-marah, Mama harus tetap bersikap tenang. Selain itu, biarkan anak mama meluapkan emosi lewat kemarahannya.

Emosi anak mama juga perlu untuk dikeluarkan supaya ia merasa lega. Sebagai orangtua, Mama boleh membiarkan anak melampiaskan emosi sembari menjauhkannya dari benda berbahaya atau tindakan yang bisa menyakiti dirinya.

Nah itulah tadi informasi terkat 7 cara menanggapi anak yang suka marah. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Mama!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Mama CerdAZ

Ikon Mama CerdAZ

Panduan kehamilan mingguan untuk Mama/Ibu, lengkap dengan artikel dan perhitungan perencanaan persalinan

Cari tahu yuk