Mudik Jalan Darat, Cek 5 Tips Supaya Balita Tidak Bosan

Mudik jalan darat dengan balita, bagaimana supaya ia tidak bosan?

1 Juni 2019

Mudik Jalan Darat, Cek 5 Tips Supaya Balita Tidak Bosan
driving.ca

Mama berencana mudik jalan darat dengan keluarga?

Kalau anak sudah agak besar, momen ini bisa jadi perjalanan seru. Namun, jika ia masih balita, rasa waswas mulai muncul. Salah satu konsekuensi melakukan perjalanan darat adalah waktu tempuh yang cukup lama.

Katakanlah Mama mudik dari Jakarta menuju Solo. Jalan tol Trans Jawa memang bisa mempersingkat waktu tempuh. Namun, tetap saja, melakukan perjalanan darat lebih dari 2 jam berpotensi membuat si Kecil bosan.

Jadi, apa yang bisa Mama lakukan agar anak tidak lekas bosan selama perjalanan? Cek tips ini yuk!

1. Pilih waktu keberangkatan dengan cermat

1. Pilih waktu keberangkatan cermat
mothering.com

Pertama, memilih waktu keberangkatan dengan cermat juga cukup berpengaruh. Misalnya, melakukan perjalanan malam hari setelah salat tarawih. Karena suasana jalanan gelap dan tidak ada yang bisa dilihat, maka Mama lebih mudah mengajak anak tidur.

Apalagi, jika durasi perjalanan lebih dari 6 jam. Dengan berangkat malam, artinya si Kecil akan menghabiskan waktu di jalan dengan tidur pulas. Tahu-tahu saat pagi hari, Mama sekeluarga sudah hampir tiba di kota tujuan. Bagi anak, perjalanan panjang pun jadi tidak terlalu melelahkan karena ia bisa tidur nyenyak.

Namun, kompromikan hal ini dengan Papa jika mengendarai mobil sendiri ya. Pastikan Papa juga nyaman berkendara pada malam hari. Jangan lupa istirahat saat badan mulai terasa lelah.  

2. Memastikan si Kecil duduk nyaman dan aman

2. Memastikan si Kecil duduk nyaman aman
babycenter.com

Anak balita memang cenderung aktif bergerak. Berada dalam mobil yang tengah berjalan pun tak menyurutkan keinginannya untuk berhenti. Maka, Mama harus memastikan ia duduk nyaman dan aman selama perjalanan.

Memakai car seat adalah pilihan bijak. Pasang car seat sesuai usia anak. Usahakan ia sudah terbiasa dengan kursi tersebut sebelum Mama memakainya untuk mudik. Misalnya, Mama menyewa car seat, maka sewa minimal seminggu sebelum tanggal keberangkatan untuk meperkenalkannya pada anak.

Bagaimana jika memakai bus dan tidak mungkin membawa car seat? Memangku si Kecil menjadi satu-satunya pilihan. Namun, Mama harus berusaha agar selalu awas dan memeluk anak, guna mengantisipasi jika sopir mengerem tiba-tiba. Jangan pernah melepaskan pegangan pada anak ya.

Editors' Picks

3. Bawa mainan favoritnya

3. Bawa mainan favoritnya
maxpixel.net

Mama bisa membawakan mainan favorit si Kecil untuk mengusir rasa bosan selama perjalanan.

Pilih mainan yang cukup sering dimainkan, agar ia tetap merasa nyaman karena memegang benda yang familier.

Contoh, boneka kesayangannya, mobil-mobilan yang bisa ia mainkan, atau busy book. Mama juga bisa menemaninya bermain.

Manfaatkan mainan yang dibawa sebagai teman bercerita atau bernyanyi.

4. Jangan jadikan gadget sebagai hiburan

4. Jangan jadikan gadget sebagai hiburan
Pixabay/StockSnap
Si Anak lagi ngapain ya, dengan gadget kesayangannya?

Memang menggoda ya untuk menghibur anak dengan gadget.

Akan tetapi, memberi gadget sebagai hiburan saat mobil berjalan berisiko, Ma.

Kita saja bisa merasa pusing jika terlalu lama memegang gadget di tengah guncangan mobil, apalagi si Kecil?

Maka, jangan beri anak gadget selama perjalanan. Sebagai gantinya, Mama bisa melakukan permainan sederhana dengan anak.

Misalnya, bermain tebak-tebakan, melihat-lihat pemandangan di perjalanan, mendongeng, atau bernyanyi.

Jika perlu, siapkan satu playlist khusus berisi lagu kesukaan anak dan putar saat ia mulai bosan.

Cara berikutnya, ketika Mama berhenti sejenak untuk beristirahat, ajak anak turun dari kendaraan untuk sekadar berjalan-jalan dan berganti suasana, sambil ke toilet dan mengganti pakaiannya.

Cara ini cukup ampuh sebagai refreshing singkat, bukan hanya Mama, tapi juga anak. Setelah segar, Mama sekeluarga bisa melanjutkan perjalanan kembali.

5. Selalu stok camilan kesukaan anak

5. Selalu stok camilan kesukaan anak
yumboxlunch.com

Salah satu penyebab anak cepat bosan biasanya karena lapar. Maka, sediakan stok camilan yang cukup selama perjalanan.

Usahakan pilihannya cukup variatif, seperti biskuit, roti, snack, dan buah-buahan. Begitu pula minumnya, bisa bawa susu atau air putih biasa.

Bagaimana dengan makanan berat? Mama bisa mampir di rest area untuk membeli sarapan atau makan siang anak.

Pilih yang gampang saja, kering-keringan pun nggak masalah asal anak mau makan.

Intinya, jangan sampai perut anak kosong karena tidak makan apapun karena kondisi tersebut bakal membuat anak cranky alias rewel dan terus mengeluh bosan.

Ternyata nggak susah kan Ma, menjaga agar anak tidak lekas bosan selama perjalanan mudik darat.

Hal penting lainnya adalah modal sabar yang banyak!

Plus, jangan terlalu merasa terbebani atau cemas dulu si Kecil akan susah atau rewel.

Anak bisa tidak terduga lho, Ma. Selama Mama juga tenang menghadapi perjalanan darat pertama si Kecil, anak juga akan bisa menikmatinya.

Selamat mudik, Ma!

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!

;