Papa Atta Halilintar Ingin Jadi Orangtua yang Multiperan untuk Ameena

Sosok orangtua tak hanya sebagai figur yang disegani tapi harus bisa jadi berbagai peran, apa saja?

5 April 2023

Papa Atta Halilintar Ingin Jadi Orangtua Multiperan Ameena
Instagram.com/ayutingting92

Tidak ada pendidikan formal mengenai bagaimana caranya menjadi oranhtua yang baik. Hal inilah yang kerap menyebabkan ibu baru (new mom) kerap merasa kebingungan dalam mengurus si Kecil.

Meskipun begitu, setiap orangtua bisa belajar dari para orangtua terdahulu atau sharing dengan Mama lainnya. Dengan begitu, Mama dan Papa bisa memilah mana yang boleh dilakukan kepada anak dan tidak. Supaya  bisa menjadi versi orangtua terbaik untuk si Kecil.  

Bagi Papa Atta Halilintar, menjadi orangtua yang baik adalah pilihan. Berbeda dengan pandangan Mama Aurel Hermansyah yang menganggap semua Mama dan Papa itu baik.

Papata pun membenarkan perspektif Mama Aurel, hanya saja terkadang “konslet.” Dimana sebagian Mama dan Papa kerap bersikap menyimpang atau kasar kepada si Kecil. Terbukti dengan banyaknya kasus kekerasan terhadap anak yang dilakukan oleh orangtuanya sendiri. Miris ya, Ma.

Namun, sejatinya tidak ada orangtua yang buruk melainkan Mama dan Papa selalu mengusahakan yang terbaik untuk anak-anaknya. Kira-kira Papata ingin dianggap seperti apa ya di mata Ameena?

Ternyata Papa Atta ingin jadi orangtua yang multiperan untuk Ameena. Yuk, simak ulasan lengkap Popmama.com di bawah ini ya.

1. Papata berusaha berikan kasih sayang secara penuh

1. Papata berusaha berikan kasih sayang secara penuh
Instagram.com/attahalilintar

Mama Aurel kaget dengan sikap Papa Atta yang 180 derajat berbeda setelah dan sebelum adanya si Kecil. Ia mengira putra sulung keluarga Halilintar ini akan cuek meskipun sudah menikah dan mempunyai anak. Ternyata tidak.

Papata justru bersikap sangat protektif (bahkan melebihi para Mama) terhadap Ameena. Sikap protektif yang dilakukan Papata semata-mata untuk menjaga sekaligus bentuk sayang terhadap putrinya.

Tak hanya itu, Papata juga selalu menyempatkan bermain bersama putrinya lho, baik sebelum maupun setelah bekerja. Hal ini ia lakukan untuk memperkuat bonding dengan Ameena.

“Aku pernah belajar dari salah satu parenting, jadi sebelum anak berusia enam tahun berilah kasih-sayang sebanyak-banyaknya,” ujar Papa Atta.

2. Papa Atta ingin jadi teman yang menyenangkan bagi putrinya

2. Papa Atta ingin jadi teman menyenangkan bagi putrinya
Instagram.com/attahalilintar

Lebih lanjut, Papa Atta berkeinginan bisa jadi teman untuk Ameena. Ia bahkan kerap bersikap seperti anak-anak agar putrinya merasa dekat dengan Papata.

“Aku pernah denger dari salah satu hadis yang mengatakan jadilah seperti mereka (anak-anak) sampai si Kecil merasa kita (orangtua) adalah temannya. Sehingga dia selalu ingin bermain sama kita, dekat sama kita,” imbuhnya.

Hadis yang dimaksud Papa Atta adalah Hindi, Kanzul Ummal, hadis ke-54338 dimana dijelaskan saat anak usia 0-7 tahun seyogyanya diperlakukan layaknya tuan atau seorang raja. Isi hadis tersebut sebagai berikut:

“Diriwayatkan bahwa Rasulullah saw telah bersabda, “Seorang anak adalah tuan pada usia tujuh tahun pertama, hamba sahaya pada tujuh tahun kedua, dan menteri pada usia tujuh tahun ketiga. Jika engkau  merasa puas (sesuai harapan) pada akhlaknya pada usia 21 tahun, jika tidak (sesuai harapan akhlaknya) maka pukullah bagian samping tubuhnya, dengan itu engkau telah menyampaikan uzur di hadapan Allah Swt.”

Editors' Pick

3. Papata juga kepingin Ameena bisa menganggapnya sebagai seorang sahabat

3. Papata juga kepingin Ameena bisa menganggap sebagai seorang sahabat
Instagram.com/attahalilintar

Bukan hanya sekadar sebagai teman bermain saja, Papa Atta pun bertekad agar kelak bisa menjadi sahabat atau teman cerita bagi Ameena. Peran orangtua sebagai anak memang sangat diperlukan terutama ketika si Kecil mulai beranjak remaja.

Dikutip dari IDN TIMES, masa remaja merupakan fase emas bagi perkembangan mental maupun psikologis si Kecil. Sehingga anak perlu Mama dan Papa untuk mendampinginya agar tak salah jalan. Selain itu, pentingnya peran orangtua sebagai sahabat anak, antara lain:

  • Mengetahui cara yang tepat dalam menjaga si Kecil tanpa membuat anak merasa terkekang,
  • Menjadi tempat ternyaman bagi anak sehingga ia tidak mencari kenyamanan lain di luar rumah yang berpotensi terpapar pergaulan bebas,
  • Mama dan Papa bisa lebih mengerti karakter si Kecil,
  • Sebagai tempat curhat bagi anak atas segala keresahan atau masalah yang ia rasakan dan orangtua bisa memberikan nasihat yang tepat tanpa rasa menggurui si Kecil.

4. Tak lupa, Papa Atta akan menanamkan rasa segan kepada Ameena

4. Tak lupa, Papa Atta akan menanamkan rasa segan kepada Ameena
Instagram.com/attahalilintar

Pengalaman mempunyai 10 adik menjadikan Papa Atta cukup "khatam" terkait perkembangan anak-anak. Pasalnya, ia melihat bagaimana adik-adiknya bertumbuh dari kecil sampai dewasa.

Menurut Papa Atta, rasa segan jadi salah satu keharusan yang mesti orangtua ajarkan kepada anak. Dari rasa segan ini akan menimbulkan rasa hormat, patuh, dan santun di dalam diri si Kecil. Laki-laki berusia 28 tahun ini juga mengungkapkan bahwa orangtua bisa didengarkan apabila anak mempunyai respect.

“Enggak bisa juga kalau terlalu jadi teman. Setemen-temennya, dia (anak) gak boleh manggil nama. Respect, sopan santun, jadi temen harus jadi satu,” tegas Papata.

5. Harapan Mama Aurel ke Ameena gak muluk-muluk!

5. Harapan Mama Aurel ke Ameena gak muluk-muluk
Instagram.com/attahalilintar

Sementara itu, harapan Mama Aurel untuk Ameena tidak muluk-muluk. Baginya cukup menjadi anak yang baik, salehah, bisa menyenangkan banyak orang, dan tidak menyakiti orang lain. Itu sudah lebih dari cukup dan sangat luar biasa.

Entah apapun profesi yang nantinya Ameen tekuni, Mama Nur dan Papata sebagai orangtua akan memberikan dukungan secara penuh kepada putri tercintanya.

6. Memaksimalkan peran orangtua untuk si Kecil

6. Memaksimalkan peran orangtua si Kecil
Popmama.com/Ayesha Puri

Dalam acara talkshow parenting sebagai rangkaian Cussons Bintang Kecil 2022 yang diadakan di Gandaria City Mall, Jakarta, Riza Arief Rahman selaku Head of Marketing PZ Cussons Indonesia  menuturkan bahwa pihaknya bertekad untuk menjadi brand yang bisa mendukung para orangtua untuk memperoleh edukasi terkait perkembangan anak.

“Saat ini kekuatan informasi ada di jari. Jadi kami berupaya menyediakan konten-konten berkualitas dan berbagi cerita-cerita inspiratif dari para Mama untuk saling belajar. Salah satunya melalui acara talkshow ini dan CBK 2022 yang berhasil mengumpulkan ratusan ribu cerita momen inspiratif bagi ibu dan anak yang diabadikan melalui foto dan video,” jelas Riza.

Pihaknya turut membangun keberlangsungan masyarakat dan lingkungan yang lebih baik di masa depan. Komitmen tersebut tertuang ke dalam inisiatif keberlanjutan, yaitu “Small Step Big Impact, Small Steps for a Better Future” atau langkah kecil untuk membangun kebaikan di masa depan.

Demikianlah penjelasan terkait Papa Atta ingin jadi orangtua yang multiperan untuk Ameena. Di zaman modern ini memang seyogyanya tidak ada gap yang besar antara orangtua dan si Kecil supaya anak merasa nyaman. Namun, anak tetap harus hormat dan santun kepada Mama dan Papa.

Baca Juga:

The Latest