5 Tips Mudik Bersama Anak dengan Menggunakan Kereta Api

Mama berencana mudik ke kampung halaman?

31 Mei 2019

5 Tips Mudik Bersama Anak Menggunakan Kereta Api
Instagram.com/nana_im20657

Mudik adalah kegiatan bagi sebagian keluarga saat menjelang lebaran. Berbondong-bondong orang kembali ke kampung halamannya untuk menghabiskan hari lebaran bersama dengan keluarga.

Apakah Mama berencana mudik bersama anak-anak? Nah, menggunakan jasa kereta api bisa menjadi pilihan yang tepat jika disesuaikan dengan kebutuhan. Selain lebih menghemat waktu, naik kereta api bisa sangat menyenangkan lho. 

Namun pastikan mengutamakan kenyamanan dan perlu memerhatikan hal-hal penting lainnya selama melakukan perjalanan. Berikut 5 tips nyaman mudik naik kereta bersama si Kecil yang sudah dirangkum oleh Popmama.com:

1. Beli tiket jauh-jauh hari

1. Beli tiket jauh-jauh hari
Freepik

Menjelang lebaran, banyak orang yang akan mudik ke kampung halamannya. Jadi jangan heran jika tiket transportasi umum akan cepat habis dibeli.

Oleh karena itu, Mama yang berencana mudik menggunakan kereta api sebaiknya tidak membeli tiket di waktu yang mepet dengan tanggal keberangkatan.

Dengan membeli tiket kereta api jauh hari sebelumnya, ada keuntungan yang bisa didapatkan seperti harga yang relatif murah dan lebih leluasa memilih tempat duduk.

Mama pun dapat memilih tempat duduk yang dekat dengan jendela agar anak-anak bisa melihat pemandangan indah di luar kereta api. 

2. Bawa makanan kesukaan anak

2. Bawa makanan kesukaan anak
Freepik/prostooleh

Hal berikutnya yang tak kalah penting adalah makanan.

Mama wajib membawa makanan atau camilan yang cukup untuk anak selama di perjalanan. Agar tidak terlalu banyak, pilihlah makanan kesukaan mereka. Ajaklah mereka untuk memilih makanan atau camilan favoritnya sebelum melakukan perjalanan.

Saat anak bosan di perjalanan maka Mama bisa memberikannya camilan agar ia tidak rewel dan membantunya mengurangi rasa lapar.

Editors' Picks

3. Jangan membawa barang terlalu banyak

3. Jangan membawa barang terlalu banyak
Freepik/Kwanchaichaiudom

Jika Mama mau mengajak si Kecil pulang kampung naik kereta api, agar tetap nyaman sebaiknya saat naik kereta ada hal yang perlu diperhatikan, yaitu tidak membawa barang terlalu banyak.

Biasanya banyak perempuan yang punya anak kecil merasa khawatir dan tergoda untuk bawa banyak barang. Rasanya semua ingin dibawa demi kenyamanan anak.

Sebaiknya jangan sampai barang bawaan malah membuat Mama terkuras energinya untuk mengurusi barang-barang dan kurang fokus sama si Kecil. Jadi Mama bisa mempertimbangkan mencuci baju di tempat tujuan, sehingga nggak perlu banyak membawa baju ganti yang berlebihan.

Alternatif lainnya Mama dapat mengirim pakaian beberapa hari sebelum jadwal keberangkatan ke tempat tujuan.

4. Menginformasikan mudik dengan kereta kepada anak

4. Menginformasikan mudik kereta kepada anak
Unplash/ Tomas Anton Escobar

Setelah anak mendengar rencana orangtuanya yang akan membawanya mudik menggunakan kereta api, pasti membuat mereka ingin tahu bagaimana rasanya mudik dengan kereta.

Sebelum melakukan perjalanan yang memakan waktu lama, sebaiknya Mama memberi informasi kepada mereka tentang rasanya melakukan perjalanan jauh naik kereta api.

Pastikan mereka mengerti dan tertarik dengan kereta api, sehingga ia semangat dan tidak sabar menantikan momen tersebut.

5. Pilih jadwal keberangkatan sesuai jam tidur anak

5. Pilih jadwal keberangkatan sesuai jam tidur anak
Freepik

Pada umumnya usia anak 1,5 sampai 3 tahun masih rentan tantrum saat lapar atau mengantuk. Jadi, saat merencanakan perjalanan jauh sebaiknya Mama memilih jadwal tiket kereta dengan jam makan dan tidur anak.

Dengan begitu anak tidak akan rewel dan bosan selama perjalanan mudik dengan kereta.

Itulah 5 tips penting untuk perjalanan mudik dengan kereta api bersama anak. Pendingin ruangan pada kereta api sering kali terasa dingin, pastikan Mama membawa jaket dan selimut untuk anggota keleluarga.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!