hanco

Cara Mengatasi Anak yang Kecanduan Makanan Asin

Kecanduan makanan asin berpotensi menyebabkan berbagai penyakit di kemudian hari

28 November 2019

Cara Mengatasi Anak Kecanduan Makanan Asin
Pexels/Pixabay

Seiring pertambahan usia, anak mulai mengonsumsi berbagai jenis makanan dan ia mulai mengenal berbagai macam rasa, termasuk makanan asin.

Awalnya, ia mungkin mengenal rasa ini dari makanan MPASI yang Mama tambahkan sedikit garam agar lebih enak. Lalu seiring waktu, anak mulai terbiasa makan makanan asin. Apalagi dengan banyaknya camilan asin yang enak, seperti popcorn dan kerupuk.

Tapi tahukah Mama? Sesungguhnya konsumsi garam oleh anak-anak harus dibatasi lho. Berdasarkan situs boldsky.com, konsumsi garam yang disarankan bagi anak-anak adalah sebesar 1000-1500 mg per hari. Lebih dari itu, ia berpotensi membuat anak kecanduan.

Sama seperti kecanduan makanan manis, kecanduan makanan asin pun akan berakibat buruk bagi kesehatan anak. Ia dapat meningkatkan risiko penyakit serius, seperti hipertensi, diabetes, dan gagal ginjal saat anak sudah dewasa nanti.

Nah, coba perhatikan anak Mama. Apakah ada tanda-tanda ia sudah kecanduan makanan asin? Jika sudah, segera atasi dengan cara-cara berikut yuk, Ma:

1. Makan tepat waktu dan teratur

1. Makan tepat waktu teratur
stopcoloncancernow.com

Umumnya, konsumsi garam yang paling besar berasal dari camilan, seperti dari popcorn, biskuit, dan kerupuk. Oleh karena itu, Mama dapat mengurangi konsumsi garam anak dengan memberikan makan secara tepat waktu dan teratur.

Berikan sarapan maksimal dua jam setelah anak bangun, lalu beri makan siang pada pukul 12-1 siang, dan makan malam pada pukul 5-7 malam.

Dengan jadwal yang teratur tersebut, perut anak akan terisi sehingga keinginannya untuk mengonsumsi camilan lebih terkendali.

2. Mengganti camilan biasa dengan camilan sehat

2. Mengganti camilan biasa camilan sehat
Freepik

Mengatasi kecanduan makanan asin tidak berarti anak tidak boleh mengonsumsi camilan sama sekali. Nyatanya, camilan dibutuhkan untuk menjaga perut tetap terisi sampai waktu makan tiba tanpa membuat anak terlalu kenyang.

Nah, agar porsi garam yang dikonsumsi anak tetap terjaga, Mama bisa mengganti camilan yang biasanya anak makan dengan camilan sehat, seperti kerupuk gandum dan kacang-kacangan.

Editors' Picks

3. Perbanyak konsumsi air putih

3. Perbanyak konsumsi air putih
Freepik/ Jcomp

Perlu Mama ketahui, tubuh seringkali salah mengenali rasa haus sebagai rasa lapar. Oleh karena itu, saat anak ingin mengonsumsi camilan tertentu, cobalah memberikan air putih terlebih dahulu.

Konsumsi air putih juga membantu menekan rasa lapar sehingga anak tidak kalap makan camilan sebelum waktu makan tiba.

Selain itu, memperbanyak konsumsi air putih juga dapat menghindarkan anak dari dehidrasi lho, Ma!

4. Mengurangi penggunaan garam pada masakan secara perlahan

4. Mengurangi penggunaan garam masakan secara perlahan
Freepik

Mengatasi anak yang kecanduan makanan asin dapat dilakukan saat Mama memasak. Caranya dengan mengurangi penggunaan garam dan menggantinya dengan minyak zaitun ekstra virgin.

Namun, lakukan cara ini dengan perlahan ya, Ma. Kurangi garam sedikit demi sedikit supaya lidah anak terbiasa dengan rasa yang berubah.

Bila Mama langsung mengurangi penggunaan garam secara signifikan, perubahan rasa makanan akan terlalu ekstrim. Akibatnya, besar kemungkinan anak menjadi tidak mau makan masakan Mama.

5. Ingatkan orang sekitar untuk tidak sembarangan memberi makanan

5. Ingatkan orang sekitar tidak sembarangan memberi makanan
Freepik/Elnurfreepik

Sama seperti menghilangkan kecanduan lain, menghilangkan kecanduan makanan asin tidak hanya membutuhkan komitmen penderitanya tapi juga orang sekitar. Pada kasus anak-anak, mereka mungkin belum mengerti komitmen yang harus mereka lakukan. Oleh karena itu, beban untuk menjaga komitmen terletak pada orang dewasa di sekitarnya.

Mama tidak bisa menghilangkan kecanduan anak apabila orang sekitar tetap memberikan makanan asin saat anak memintanya. Usaha Mama akan sia-sia. Oleh karena itu, ingatkan orang sekitar untuk mendukung usaha Mama dengan tidak memberikan sembarang makanan pada anak.

Itulah lima cara yang bisa Mama lakukan untuk mengatasi anak yang kecanduan garam. Ingat Ma, sesuatu yang berlebihan itu tidak baik. Oleh karena itu, yuk lakukan cara di atas dan awasi agar konsumsi garam anak tetap dalam batas wajar.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!