Cermat Yuk! Ini Tanda Anak Kekurangan Vitamin

Kekurangan vitamin dapat diketahui dengan mencermati tanda fisik yang muncul

28 Maret 2020

Cermat Yuk Ini Tanda Anak Kekurangan Vitamin
theteahen.com

Selain makronutrien (yang terdiri dari karbohidrat, protein, dan lemak), Mama juga harus ingat untuk memenuhi kebutuhan mikronutrien anak (yang terdiri dari vitamin dan mineral).

Pasalnya, mikronutrien memiliki peran penting dalam memaksimalkan perkembangan dan pertumbuhan anak. Ia juga dibutuhkan untuk menjaga daya tahan tubuh agar anak Mama tidak mudah terserang penyakit.

Setidaknya, ada 13 macam vitamin yang dibutuhkan anak untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangannya, yaitu vitamin A, D, E, K, C, B1, B2, B3, B5, B6, B7, B9 dan B12. Kebutuhan vitamin-vitamin ini dapat dipenuhi dengan memberikan berbagai makanan bergizi.

Nah, untuk memastikan kebutuhan vitamin tersebut sudah terpenuhi, Mama bisa mencermati kondisi anak.

Umumnya beberapa tanda fisik akan muncul ketika anak kekurangan vitamin tertentu. Berikut, Popmama.com telah merangkum tanda-tanda yang akan muncul:

1. Kekurangan vitamin A mengganggu kesehatan mata

1. Kekurangan vitamin A mengganggu kesehatan mata
healthline.com

Secara umum, vitamin A dibutuhkan untuk menjaga kesehatan mata. Setidaknya, anak berusia 1-3 tahun membutuhkan 400 mcg vitamin A setiap harinya.

Jika kekurangan, mata anak akan lebih cepat kering. Anak juga berpotensi mengalami kesulitan melihat ketika sore hari ataupun ketika berada di tempat gelap.

Namun tidak hanya kesehatan mata, kekurangan vitamin A juga berpotensi mengganggu sistem saraf, otak, tulang, dan gigi. Risiko anak terinfeksi diare dan campak juga bisa meningkat.

Nah, Mama bisa memenuhi kebutuhan vitamin A anak dengan memberikan telur, susu, keju, margarin, ikan, minyak ikan, hati sapi, wortel, tomat, daun kemangi, bayam, daun pepaya, dan lain-lain.

2. Kekurangan vitamin D mengganggu pertumbuhan tulang

2. Kekurangan vitamin D mengganggu pertumbuhan tulang
clarkpodiatry.com

Vitamin D sangat dibutuhkan anak untuk menjaga pertumbuhan serta kesehatan tulang. Untuk anak usia 1-3 tahun, kebutuhan vitamin D adalah sebesar 15 mcg setiap harinya.

Ada banyak gangguan kesehatan yang dapat muncul apabila anak kekurangan vitamin ini, seperti kejang otot, otot melemah, dan pertumbuhan gigi melambat. Kaki anak juga berisiko tumbuh melengkung menjadi O atau X.

Nah, Mama bisa memenuhi kebutuhan vitamin D dengan mengajak anak berjemur di bawah sinar matahari sekitar jam 10 pagi.

Pada jam tersebut, sinar matahari mengandung provitamin D3 yang dapat berubah menjadi vitamin D. Tidak perlu lama-lama, 15 menit saja sudah cukup kok, Ma!

Editors' Picks

3. Kekurangan vitamin E membuat tubuh rentan terhadap radikal bebas

3. Kekurangan vitamin E membuat tubuh rentan terhadap radikal bebas
agoramedia.com

Vitamin E memiliki peran penting untuk melindungi tubuh anak dari radikal bebas.

Berbagai dampak negatif pun berisiko terjadi apabila anak kekurangan vitamin E dalam jangka panjang, seperti gangguan pada retina mata, gangguan saraf, hingga kanker.

Untuk mencegah dampak negatif tersebut, penuhi kebutuhan vitamin E sebesar 6 mg per hari ya, Ma. Jumlah ini adalah jumlah untuk anak usia 1-3 tahun.

Nah, kebutuhan tersebut dapat dipenuhi dengan mengonsumsi makanan tertentu, seperti kacang almond, kacang kedelai, tomat, brokoli, kentang, bayam, dan jagung.

Mama juga bisa mencukupi kebutuhan vitamin E dengan mengganti minyak goreng dengan minyak zaitun atau minyak sayur ketika memasak.

4. Kekurangan vitamin K akan mengganggu proses pembekuan darah

4. Kekurangan vitamin K akan mengganggu proses pembekuan darah
amazonaws.com

Vitamin K dibutuhkan tubuh untuk membekukan darah ketika tubuh terluka.

Jika kekurangan vitamin ini, luka kecil akan lebih sulit sembuh karena darah sulit membeku.

Tidak hanya itu, beberapa tanda fisik lain juga bisa muncul, seperti kulit lebih mudah memar, muncul gumpalan darah di bawah kuku, dan tinja berwarna hitam gelap atau mengandung darah.

Nah, penuhi kebutuhan vitamin K anak dengan memberikan bayam, brokoli, seledri, wortel, apel, alpukat, pisang, kiwi, jeruk, daging ayam, atau daging sapi ya, Ma! Perlu Mama ketahui, kebutuhan vitamin K anak usia 1-3 tahun adalah sebesar 15 mcg per hari.

5. Kekurangan vitamin C menurunkan daya tahan tubuh

5. Kekurangan vitamin C menurunkan daya tahan tubuh
allergyandair.com

Vitamin C adalah vitamin yang dibutuhkan tubuh untuk meningkatkan daya tahan.

Pasalnya, vitamin ini mampu mendorong produksi sel darah putih yang bertugas melawan virus dan bakteri yang masuk ke dalam tubuh.

Otomatis, anak akan lebih mudah sakit apabila ia kekurangan vitamin ini.

Selain itu, anak akan mudah mengalami sariawan atau perdarahan di gusi.

Nah, kebutuhan vitamin C dapat dipenuhi dengan mengonsumsi jambu, jeruk, pepaya, kiwi, mangga, tomat, pisang, stroberi, brokoli, paprika, dan bayam.

6. Kekurangan vitamin B menyebabkan berbagai masalah kesehatan

6. Kekurangan vitamin B menyebabkan berbagai masalah kesehatan
babyology.com.au

Vitamin B terdiri dari delapan jenis, yaitu vitamin B1, B2, B3, B5, B6, B7, B9, dan B12. Masing-masing vitamin tersebut dibutuhkan dalam jumlah yang berbeda. Berikut detail kebutuhan vitamin B untuk anak usia 1-3 tahun:

  • Vitamin B1 sebesar 0.6 mg;
  • Vitamin B2 sebesar 0,7 mg;
  • Vitamin B3 sebesar 6 mg;
  • Vitamin B5 sebesar 2 mg;
  • Vitamin B6 sebesar 0,5 mg;
  • Vitamin B7 sebesar 8 mcg;
  • Vitamin B9 sebesar 160 mcg;
  • Vitamin B12 sebesar 0,9 mg.

Tanda fisik yang akan muncul ketika anak kekurangan vitamin ini pun bervariasi, seperti:

  • Menurunnya nafsu makan ketika kekurangan vitamin B1 dan B12;
  • Masalah penglihatan dan kulit kering ketika kekurangan vitamin B2;
  • Kelelahan dan daya tahan tubuh menurun ketika kekurangan vitamin B6;
  • Masalah tenggorokan ketika kekurangan vitamin B2 dan B3;
  • Dan lain lain.

Itulah tanda-tanda kekurangan vitamin yang perlu Mama cermati. Apabila anak menunjukkan tanda-tanda tersebut, segera penuhi kebutuhan vitamin anak ya, Ma! Yuk, jaga kesehatan anak!

Baca juga: 

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.