5 Cara Aman Membonceng Anak saat Naik Sepeda

Bersepeda sambil membonceng anak memang sedang hits, tapi perhatikan keamanannya

13 Agustus 2020

5 Cara Aman Membonceng Anak saat Naik Sepeda
cupofjo.com/ Nicki Sebastian

Kegiatan bersepeda masih jadi salah satu yang favorit di masa pandemi ini. Tak hanya anak remaja, mereka yang sudah berkeluarga pun senang dengan kegiatan ini. 

Beberapa orang ingin mengajak serta anaknya dalam kegiatan bersepeda dengan memboncengnya. Namun, tak bisa asal membonceng karena Mama perlu mengetahui cara aman yang harus ditaati. 

Disusun Popmama.com, inilah cara aman membonceng anak saat naik sepeda. 

1. Gunakan kursi bonceng yang sesuai dengan umur anak

1. Gunakan kursi bonceng sesuai umur anak
bikelah.com

Sangat penting untuk memasang kursi boncengan jika ingin mengajak anak bersepeda. Namun, jangan asal memasang boncengan, harus ada panduan kursi yang sesuai dengan umurnya. 

Jika si Kecil masih di bawah 2 tahun, lebih baik memilih kursi yang memiliki pengamanan lengkap. Mulai dari seatbelt sampai tulang pelindung di area pinggang.

Menempatkan kursi bonceng juga tak bisa sembarangan. Jika masih di bawah 2 tahun, tempatkan kursi di depan. Sedangkan jika sudah 2 tahun lebih, sebaiknya tempatkan di bagian belakang sepeda. 

Baca juga:

Editors' Picks

2. Berikan pakaian dan pelindung yang tepat pada anak

2. Berikan pakaian pelindung tepat anak
Freepik/Yaoinlove

Baik Mama atau si Kecil harus sama-sama menggunakan helm saat bersepeda. Tak ada alasan anak masih terlalu kecil untuk memakai helm. Ada helm yang memang sesuai dengan umur si Kecil. 

Ingat Ma, semua demi keamanan bersama. 

Sebelum berangkat, pastikan helm terpasang dengan benar agar anak nyaman saat sesi bersepeda. Begitu juga, pastikan helm sudah terikat dengan tepat agar tidak mudah terlepas saat di tengah jalan. 

3. Pilih rute bersepeda yang aman

3. Pilih rute bersepeda aman
Freepik/bearfotos

Membawa anak tentu tidak semudah saat bersepeda sendiri. Ada kalanya mereka akan sering bergerak sehingga keseimbangan sepeda jadi terganggu. 

Hal ini bisa membahayakan semua orang. Jika bersepeda di tempat padat seperti jalan raya, orang lain akan kikuk saat berdekatan dengan sepeda Mama. Sedangkan jika tidak seimbang dan jatuh, tentu akan berbahaya sekali. 

Oleh karena itu, pastikan untuk bersepeda di tempat yang aman saja. Mama bisa memilih bersepeda di komplek atau area yang memang ada jalur khusus sepeda. 

4. Pilih waktu bersepeda yang tepat 

4. Pilih waktu bersepeda tepat 
kimptonhotels.com

Mengajak anak berarti harus memerhatikan keadaan si Kecil. Sesi bersepeda bersama buah hati takkan bisa berjalan lancar jika keperluan si Kecil tidak terpenuhi. 

Sebelum bersepeda, pastikan untuk membuat perutnya kenyang dahulu. Sehingga kemungkinan ia rewel karena lapar pun jadi lebih sedikit. 

Begitu juga dengan waktu tidurnya. Hindari bersepeda di jam-jam ia akan mengantuk. Jika ia tertidur di sepeda, maka keseimbangan pun bisa jadi berantakan. 

5. Sering mengajak ngobrol anak saat dibonceng

5. Sering mengajak ngobrol anak saat dibonceng
rascalrides.com

Bayangkan betapa sejuknya angin sepoi-sepoi yang menerpa wajah si Kecil. Apalagi ia tak perlu mengayuh dan berkeringat, tentu sesi dibonceng bersepeda akan sangat menyenangkan baginya. 

Sehingga tak sedikit dari anak-anak yang dibonceng akan berakhir tertidur di kursi sepeda. 

Untuk membuatnya tetap terjaga, Mama bisa sering-sering mengajaknya ngobrol selama bersepeda. Mama bisa mengajak si Kecil melihat sekeliling dan menyebutkan sesuatu untuk membuatnya sibuk. 

Hal ini juga bisa jadi sesi quality time yang seru bersama buah hati tercinta, lho. 

Itulah 5 cara aman membonceng anak saat bersepeda. Jangan lupa untuk diterapkan ya, Ma!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.