Haru, Anak Berusia 2 Tahun Mengurus Mama yang Berkebutuhan Khusus

Banyak pelajaran yang bisa diambil dari kisah satu ini.

13 September 2023

Haru, Anak Berusia 2 Tahun Mengurus Mama Berkebutuhan Khusus
Youtube.com/South China Morning Post

Setiap orangtua pasti ingin memberikan yang terbaik untuk anak. Sama halnya dengan apa yang diusahakan oleh seorang Mama di China yang memiliki kebutuhan khusus untuk anak semata wayangnya.

Di tengah keterbatasan akibat penyakit Cerebral Palsy yang dialami, anaknya yang berusia 2 tahun menunjukkan kasih sayang tiada batas untuk sang Mama.

Namanya Pomelo. Ia lahir dan besar di tengah keluarga yang kedua orangtuanya mengidap Cerebral Palsy. Kisah inspiratif keluarga ini bahkan sempat viral di awal tahun 2023, dan membuat banyak orang kagum.

Pomelo tumbuh dengan penuh kasih, dan menjadi anak penuh empati. Setiap hari, ia banyak sekali membantu sang Mama untuk beraktivitas dan mengerjakan pekerjaan rumah tangga.

Popmama.com ingin mengangkat kembali kisahnya, karena ada banyak pelajaran yang bisa didapatkan dari perjalanan Pomelo dan orangtua. Berikut, kisah anak berusia 2 tahun mengurus Mama yang berkebutuhan khusus.

Pomelo Kecil yang Memiliki Hati Besar

Pomelo Kecil Memiliki Hati Besar
Youtube.com/South China Morning Post

Di usianya yang masih dini, Pomelo mungkin tidak tahu apa itu Cerebral Palsy yang menghambat saraf motorik kedua orangtuanya. Di tengah ketidaktahuannya, ia tumbuh dewasa dan menjadi malaikat penolong untuk keluarganya.

Hal-hal sederhana namun berarti besar ia lakukan. Seperti menolong Mamanya untuk turun tangga sambil menggandeng tangannya, menyiapkan sepatu untuk digunakan, membantu untuk mengumpulkan sampah di rumah untuk dibuang, mengelap meja, dan masih banyak lagi.

Rupanya, empati ini didapat dari sang Papa yang meskipun juga mengidap Cerebral Palsy, tetap merawat istrinya dengan penuh kasih. Seperti yang ditulis dalam Idokarate bahwa anak meniru dari sekitarnya.

Entah dari orangtua, teman, atau idola yang mereka sukai. Mereka mengira, dengan meniru orang yang dekat dengannya adalah hal yang benar untuk dilakukan.

Melansir dari sumber lain, yaitu sciencedirect menyebutkan bahwa meniru adalah bentuk pembelajaran yang efektif, dan dibutuhkan agar mereka berfungsi di lingkungan sosial tempatnya tumbuh.

Lebih lanjut, anak di usia 18 - 24 bulan akan lebih mudah meniru sosok yang memiliki kedekatan sosial dengan mereka.

Jadi, bisa disimpulkan, Pomelo melihat bagaimana cara sang Papa merawat Mamanya dengan penuh kesabaran dan penuh kasih. Hingga, ia pun meniru apa yang dilihat, dan menerapkannya kepada sang Mama.

Editors' Pick

Pomelo Adalah Anak yang Istimewa

Pomelo Adalah Anak Istimewa
Youtube.com/South China Morning Post

Mama Pomelo, Wang, menyebutkan bahwa anaknya memiliki daya memori yang bagus. Wang menceritakan satu kejadian yang membuatnya sadar bahwa anaknya adalah anak yang istimewa.

“Suatu hari, saya pernah menjatuhkan cangkir, kemudian saya terjatuh karena lantainya basah. Pomelo bertanya, kenapa saya bisa jatuh. Lalu saya menjelaskan, air yang tumpah membuat saya jatuh,” ucap Wang.

“Sejak itu, Pomelo selalu mengingatkan saya untuk berhati-hati jika lantainya basah. Anakku begitu bijaksana. Kadang aku merasa bersalah kepadanya,” pungkas Wang dengan terbata-bata.

Wang dan suami bertekad memberikan pendidikan yang layak untuk Pomelo. Keterbatasan yang ia miliki tidak menghalangi mereka ini memberikan yang terbaik untuk anaknya, dengan harapan keluarga kecilnya mampu menjadi jauh lebih baik.

Apakah Cerebral Palsy Merupakan Penyakit Menurun?

Apakah Cerebral Palsy Merupakan Penyakit Menurun
Youtube.com/South China Morning Post

Kisah cinta orangtua Pomelo awalnya mendapat pertentangan dari pihak keluarga. Salah satu hal yang menjadi alasan adalah ketakutan bahwa Cerebral Palsy dapat menurun kepada buah hati mereka kelak.

Mengutip dari cerebralpalsy.org, meskipun Cerebral Palsy bukan suatu kondisi keturunan, para peneliti telah menemukan bahwa faktor keturunan dapat memengaruhi seseorang untuk terkena Cerebral Palsy.

Pengaruh genetik juga dapat mengembangkan interaksi gen ke gen atau membentuk interaksi kompleks dengan berbagai pengaruh lingkungan. Maka, perlu dilakukan pemeriksaan khusus untuk mendapatkan jawaban yang pasti.

Kasih sayang dari kakek dan nenek Pomelo pun tercurah untuknya. Semua pihak keluarga mengusahakan yang terbaik untuk masa depan Pomelo.

Wang Mendapat Dukungan dan Kritik dari Media Sosial

Wang Mendapat Dukungan Kritik dari Media Sosial
Youtube.com/South China Morning Post

Bukan lagi sebuah rahasia, jika media sosial adalah pisau bermata dua. Hal ini juga dirasakan oleh Wang, yang di satu sisi mendapatkan dukungan untuk keluarganya.

Namun di sisi lain juga mendapatkan kritik karena merasa kasihan dengan Pomelo. Beberapa orang bahkan menyebutnya egois, karena membiarkan Pomelo tumbuh di lingkungan yang tidak mendukung.

“Selama kami gigih, kami memiliki hak untuk memperjuangkan hidup yang kami inginkan. Aku telah memilih untuk menjadi seorang Mama, dan aku percaya mampu membesarkan anakku. Manusia dengan kebutuhan khusus tetaplah manusia. Di mana ada kehidupan, di situ ada jalan,” ungkap Wang

Keseriusannya ditunjukkan dengan bekerja sebagai tukang antar jemput paket dan juga host live streaming untuk menjual produk secara online. Mereka melakukannya dengan bahagia dan tanpa mengeluh.

“Kebahagiaan adalah apa yang kita pikirkan. Aku selalu mengingatkan diriku tentang apa yang aku miliki, dan tidak mempertanyakan mengapa aku berbeda. Aku memiliki suami yang pekerja keras, anak yang baik dan sempurna, orangtua dan mertua yang mencintaiku. Tentu aku bahagia.” pungkas Wang

Pentingnya Pendidikan Karakter untuk Anak Sejak Dini

Penting Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Pexels/Ketut Subiyanto
Ilustrasi

Pada masa golden age, otak anak akan berkembang dengan pesat dan mengingat serta merekam semua kejadian yang dialami. Inilah mengapa, pendidikan karakter penting untuk diajarkan sejak dini.

Pendidikan karakter tidak harus selalu dengan materi yang berat, atau dalam pendidikan formal. Berkaca dari cerita Wang, pendidikan karakter bisa diajarkan dengan menjadi contoh yang baik untuk anak. Perlu diingat kembali, bahwa anak adalah peniru yang ulung. Maka, jadilah role model yang anak butuhkan, agar anak tumbuh seperti yang Mama Papa inginkan.

Bekal pendidikan karakter ini juga akan berguna untuk anak saat nanti tiba masanya ia bersosialisasi dan bergaul. Mereka yang memiliki pendidikan karakter memadai akan lebih mampu dalam menghadapi masalah sesuai dengan nilai yang mereka pegang.

Kisah Pomelo mungkin satu dari sekian banyak anak yang tumbuh di keluarga yang tidak sempurna. Namun, ketidaksempurnaan inilah yang membuat keluarga ini menjadi sempurna.

Seperti yang dikatakan oleh Mama Wang, bahwa orang dengan kebutuhan khusus tetaplah manusia, yang memiliki hak untuk mengusahakan hidup yang ia inginkan.

Semoga semangat juang Mama Wang juga tercermin dalam kehidupan sehari-hari. Keterbatasan itu adalah sesuatu yang fana, sampai akhirnya kita sendiri yang membuat batasan tersebut.

Baca juga:

The Latest