TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Bagaimana Cara Memilih Mainan yang Tepat Sesuai Usia Balita?

Mainan yang tepat dapat mengoptimalkan tumbuh kembang si Kecil

6 Juli 2021

Bagaimana Cara Memilih Mainan Tepat Sesuai Usia Balita
Freepik

Mama pasti selalu ingin memberikan yang terbaik untuk si Kecil, apalagi jika menyangkut seputar pertumbuhan dan perkembangannya.

Salah satunya cara mengoptimalnya tumbuh kembang anak balita adalah dari mainan. Mama perlu memberikan anak mainan yang dapat mendukung perkembangannya. Namun memilih mainan tentu tidak sembarangan. 

Mainan yang diberikan kepada si Kecil harus disesuaikan dengan usia dan kemampuan balita. Nah kali ini Popmama.com, akan membahas bagaimana cara memilih mainan untuk anak usia balita yang tepat dan bermanfaat.

Simak di bawah ini ya!

Mengapa Mainan Balita Harus Diberikan Sesuai Usianya?

Mengapa Mainan Balita Harus Diberikan Sesuai Usianya
Freepik/Kireyonok_Yuliya

Mama harus lebih bijak sebelum membelikan si Kecil mainan baru. Sebab si Kecil punya pemahaman dan kemampuan yang berbeda di setiap tahapan usianya.

Dilansir dari Kids Health, mainan yang tidak sesuai dengan usia balita justru bisa membahayakannya, bahkan ada beberapa kasus si Kecil memasukkan mainan kedalam mulutnya.

Untuk itu, apapun jenis mainan yang sedang dimainkan, sebaiknya Mama tetap mengawasinya selama ia bermain. Selain itu jangan lupa untuk beri tahu balita untuk menggunakan mainan dengan benar dan perhatikan keamanannya dengan baik.

Editors' Picks

1. Cara memilih mainan yang tepat untuk balita usia 0-1 tahun

1. Cara memilih mainan tepat balita usia 0-1 tahun
Freepik/Shurkin_son
Ilustrasi

Bermain adalah proses belajar paling penting dalam kehidupan awal balita.  Sejak bayi baru lahir, ia belajar banyak hal dari apa yang mereka lihat.

Sampai usia 3 bulan, si Kecil tidak dapat melakukan lebih dari memerhatikan sekelilingnya. Penglihatan  si Kecil masih buram, mereka hanya mampu melihat benda-benda berwarna terang dan bercorak.

Menurut seorang psikolog perkembangan di Temple University, Nora Newcombe, Ph.D, mengatakan bahwa variasi warna juga penting dalam hal memilih mainan untuk balita. 

“Mainan tidak harus hitam dan putih selama warna-warnanya kontras satu sama lain,” kata Nora Newcombe, Ph.D, psikolog perkembangan di Temple University.

Pada fase ini, Mama juga perlu mendampingi anak ketika bermain. Interaksi mama dengan balita dapat membantunya belajar tentang bahasa dan hubungan sosial. Nah, mainan yang cocok untuk mendukung perkembangan balita di usia ini, ada beberapa macam, yaitu diantaranya:

  • Floor gym
  • Cermin plastik yang tidak bisa pecah
  • Boneka binatang atau boneka yang lembut, dapat di cuci, warna-warni dan dengan wajah tersenyum.
  • Bola kain.

2. Cara memilih mainan yang tepat untuk balita usia 1-2 tahun

2. Cara memilih mainan tepat balita usia 1-2 tahun
Freepik/Gpointstudio

Ketika Mama ingin memilih mainan yang tepat untuk anak usia 1-2 tahun, penting untuk mencari mainan yang memiliki respon terhadap tindakan anak.

“Anak tertarik dengan sebab dan akibat serta akan menikmati mainan apapun yang menanggapi tindakannya dan memanfaatkan ketrampilan motorik yang baru ia peroleh,” ujar psikolog berlisensi Robin Goodman, Ph.D. yang berfokus pada orang dewasa, remaja dan anak-anak dengan masalah hubungan, emosional, dan perilaku.

Misalnya, Mama bisa memberikan anak mainan dengan tombol yang bisa membunyikan musik atau memunculkan karakter. Berikut beberapa contoh mainan yang cocok untuk balita usia 1-2 tahun:

  • Cincin susun
  • Mainan dorong atau tarik yang mengeluarkan suara.
  • Alat musik sederhana, seperti drum.
  • Puzzle dengan empat atau lima bagian.
  • Bebek karet atau mainan kapal-kapalan untuk mandi.

3. Cara memilih mainan yang tepat untuk balita usia 2-3 tahun

3. Cara memilih mainan tepat balita usia 2-3 tahun
Freepik

Di usia ini, si Kecil sudah bisa memainkan permainan yang terarah. Ia sudah memiliki kemampuan motorik halus untuk menyelesaikan puzzle atau membangun balok. Selain itu, balita juga suka mainan pura-pura atau menirukan orang-orang di sekitarnya.

Balita di usia dua tahun umumnya mulai bisa membedakan warna dan bentuk. Jadi, sebaiknya pilihlah mainan dengan warna-warna yang cerah, kemudian bola berwarna-warni, pensil warna, dan balok susun warna-warni.  

Sedangkan, di usia tiga tahun, balita umumnya mulai bisa menyelesaikan puzzle sederhana dan naik sepeda roda tiga. Sehingga inilah beberapa contoh mainan lain yang cocok untuk balita usia 2-3 tahun:

  • Alat peraga untuk ‘permainan peran’, seperti telepon mainan, alat dapur mainan, atau stroller boneka.
  • Boneka atau puppet dolls
  • Mainan konstruksi
  • Mainan sepeda roda tiga atau kendaraan.

Itulah beberap pilihan dan tips mainan yang dapat Mama berikan untuk balita agar melatih tumbuh kembangnya. 

Penting memilih mainan untuk si Kecil sesuai dengan usia. Sebab tak hanya mengisi waktu permainan, mainan yang diberikan bisa dimanfaatkan sebagai sarana untuk mengasah kreativitas, ketrampilan, dan sebagai media belajar.

Selain memerhatikan jenis mainan anak yang tepat berdasarkan usia, memilih mainan juga harus memerhatikan bahan, warna, ataupun bentuk mainan yang mungkin beresiko melukai atau mencederai anak.  

Jadi Ma, jangan salah pilih memberikan mainan ya, jadikan mainan sebagai sarana belajar yang menyenangkan dan edukatif. Jika Mama bingung bagaimana memilih mainan anak sesuai dengan usianya, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan psikolog anak, agar Mama mendapatkan rekomendasi yang tepat.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Mama CerdAZ

Ikon Mama CerdAZ

Panduan kehamilan mingguan untuk Mama/Ibu, lengkap dengan artikel dan perhitungan perencanaan persalinan

Cari tahu yuk