Dikenal Akan Manfaatnya, Apakah Ikan Salmon Bisa Memicu Alergi Balita?

Ikan salmon dikenal sebagai "makanan otak"

30 Maret 2021

Dikenal Akan Manfaatnya, Apakah Ikan Salmon Bisa Memicu Alergi Balita
Freepik/Bearfotos

Mama mungkin seringkali berpikir untuk menambahkan ikan ke dalam makanan balita begitu ia mulai bisa makan makanan padat. Namun, sebagian orangtua merasa tidak yakin memberikan ikan pada anak, karena ada fakta bahwa ikan adalah salah satu makanan alergi yang paling umum.

Ikan mungkin bukan pilihan pertama dalam hal makanan balita, tetapi ada ikan tertentu seperti salmon yang kaya akan lemak omega-3 dapat membantu perkembangan otak si Kecil.

Nutrisi dalam ikan seperti salmon mungkin membuat Mama ingin mempertimbangkannya, tetapi perlukah Mama memasukkan salmon ke dalam makanan balita?

Untuk meyakinkan Mama, kali ini Popmama.com akan membahas informasi seputar salmon serta manfaatnya untuk balita. Baca terus informasinya di bawah ini!

Apakah Salmon Pemicu Alergi?

Apakah Salmon Pemicu Alergi
Freepik/Racool_studio

Meski hanya sebagian kecil orang yang alergi terhadapnya, salmon seperti ikan bersirip lainnya adalah alergen makanan.

Sama seperti makanan lain, pastikan untuk memberi anak jumlah sedikit sebagai permulaan untuk mengetesnya. Setelah Mama melihat tidak ada reaksi yang merugikan, Mama dapat mulai meningkatkan jumlah salmon dalam makanan si Kecil.

Beberapa balita juga mungkin memiliki alergi makanan laut yang diturunkan dalam keluarga, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter dan ahli alergi untuk memastikan bahwa balita aman.

Amankah Balita Mengonsumsi Salmon?

Amankah Balita Mengonsumsi Salmon
Freepik

Salmon adalah sumber nutrisi penting yang kaya seperti Vitamin D, zinc, zat besi, protein, dan banyak lagi, dan dapat dimasukkan ke dalam makanan balita. Namun, ikan harus dimasak dengan benar dan harus diberikan dalam jumlah kecil pada balita.

Saat mengenalkannya untuk pertama kalinya, perhatikan tanda-tanda alergi. Jangan memperkenalkan makanan baru lainnya ketika memberikan ikan ini. Jika Mama melihat sesuatu yang tidak biasa, konsultasikan dengan dokter anak dan hentikan pemberian ikan pada balita.

Selain itu, Mama juga harus memilih ikan dengan hati-hati. Karena polusi, banyak perairan yang mengandung logam dalam jumlah berlebihan, khususnya merkuri, yang diketahui dapat menyebabkan kerusakan otak. Jadi saat membeli salmon, pastikan Mama membeli salmon segar.

Manfaat Ikan Salmon untuk Balita

Seperti yang dikatakan sebelumnya, Salmon adalah sumber nutrisi penting yang kaya seperti Vitamin D, zinc, zat besi, protein, dan masih banyak lagi. Karena menjadi salah satu ikan dengan berbagai manfaat, berikut ini adalah lima manfaat utama ikan salmon pada balita:

Editors' Picks

1. Dapat mendukung jantung yang sehat

1. Dapat mendukung jantung sehat
Freepik/nitipong168

Ikan berminyak seperti salmon kaya akan jenis lemak tak jenuh ganda yang disebut asam lemak omega-3. Asam lemak ini penting karena tubuh tidak dapat memproduksinya, jadi Mama harus memasukkannya secara teratur ke dalam asupan makanan balita.

Asam lemak omega-3 yang paling bermanfaat dikenal sebagai rantai panjang, secara alami terdapat pada ikan berminyak, berupa asam eicosapentaenoic (EPA) dan asam docosahexaenoic (DHA). Asam lemak ini diduga berkontribusi pada kesehatan jantung dan membantu menjaga kulit, persendian, dan keseimbangan hormon.

Selain penyakit jantung, para ilmuwan kini menyelidiki peran konsumsi ikan dalam mencegah anak dari beberapa kanker dan kondisi seperti asma, tekanan darah tinggi, degenerasi makula, dan artritis reumatoid.

2. Dapat mendukung fungsi otak

2. Dapat mendukung fungsi otak
Freepik/Sewcream

Mungkin Mama sudah tahu bahwa ikan salmon adalah 'makanan otak', dan ada bukti yang meyakinkan untuk mendukung hal ini.

Dilansir dari bbcgoodfood.com, studi menunjukkan konsumsi rutin ikan salmon dapat mengurangi kehilangan memori terkait usia dan dapat meningkatkan daya ingat, asam lemak omega-3lah yang bertanggung jawab untuk manfaat ini.

Studi yang menyelidiki peran jenis ikan berlemak telah melihat manfaat untuk kondisi seperti penyakit Alzheimer, depresi, dan multiple sclerosis.

3. Memiliki manfaat anti inflamasi

3. Memiliki manfaat anti inflamasi
Freepik/Annakuzmenko

Ikan berminyak berperan penting dalam meredam efek peradangan, yang merupakan kunci dalam membantu menangani sejumlah penyakit kronis.

Masih dilansir dari BBC Good Food, studi menunjukkan bahwa makan lebih banyak ikan berminyak seperti salmon dapat membantu menurunkan tingkat gejala yang mengindikasikan peradangan.

4. Memiliki antioksidan yang protektif

4. Memiliki antioksidan protektif
Freepik/Lenamay

Warna merah muda salmon berasal dari tingkat yang kaya akan antioksidan pelindung yang disebut astaxanthin. Senyawa ini telah dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung dengan meningkatkan kolesterol dan bekerja dalam kombinasi dengan asam lemak omega-3 untuk melindungi otak dan sistem saraf anak.

5. Dapat mendukung pertumbuhan dan perkembangan yang sehat

5. Dapat mendukung pertumbuhan perkembangan sehat
Freepik/anna-grant

Salmon adalah sumber protein yang baik, yang penting untuk menjaga kesehatan tulang, mencegah hilangnya otot, serta membantu tubuh menyembuhkan dan memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak.

Kandungan astaxanthin yang kaya dapat membantu menjaga kulit, dan melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar UV.

Setelah mengetahui berbagai manfaat ikan salmon untuk balita, penting juga Mama mengetahui cara menyajikan ikan salmon berdasarkan usia anak.

Cara Menyajikan Ikan Salmon Sesuai Usia Anak

Cara Menyajikan Ikan Salmon Sesuai Usia Anak
Freepik/Bearfotos

Berikut ini adalah cara menambahkan salmon ke dalam makanan balita pada periode yang berbeda di tahun-tahun awal kehidupannya:

12 sampai 18 bulan

Usia 12-18 bulan adalah saat yang tepat untuk memperkenalkan salmon kalengan hanya dengan membuang dan membilas kandungan natrium yang berlebihan, dan Mama dapat memilih untuk menambahkannya ke salad yang mengandung alpukat, minyak zaitun, atau bahan lainnya.

18 sampai 24 Bulan

Kue salmon adalah makanan yang tepat untuk diperkenalkan pada tahap ini. Pastikan Mama membiarkan balita merasakan tekstur dan bentuk ikan. Ini membantu anak dalam membiasakan diri dengan makanan yang ia makan.

Salmon adalah asupan bergizi dan dapat dimasukkan ke dalam menu makanan balita setelah ia mulai bisa mengonsumsi makanan padat. Untuk memasukkannya ke dalam makanan si Kecil, tanyakan kepada dokter anak terlebih dahulu.

Setelah dokter anak sudah memberikan izin, cobalah beberapa resep ikan salmon dan biarkan si Kecil menikmati ikan sehat yang satu ini!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.