TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Kenali, 7 Manfaat Meronce Manik-Manik untuk Perkembangan Balita

Bermain manik-manik memiliki manfaat terapeutik untuk balita

9 Juli 2021

Kenali, 7 Manfaat Meronce Manik-Manik Perkembangan Balita
Freepik/A3pfamily

Seni manik-manik lebih dari sekadar menciptakan perhiasan atau dekorasi rumah yang indah. Selain menjadi hobi yang menyenangkan dan cocok untuk segala usia, meronce memiliki manfaat bagi perkembangan balita dan manfaat terapeutik.

Meronce manik-manik juga dapat bermanfaat bagi anak-anak berkebutuhan khusus. Baik itu anak yang harus menghabiskan waktu lama di rumah sakit, anak dengan gangguan motorik halus, atau anak dengan gejala ADHD, autisme, dll.

Untuk mengetahui manfaat selengkapnya, kali ini Popmama.com akan membahas manfaat apa saja yang si Kecil dapatkan ketika mengisi waktu luang dengan melakukan meronce manik-manik. Simak informasinya di bawah ini ya, Ma!

1. Meningkatkan keterampilan motorik halus

1. Meningkatkan keterampilan motorik halus
Freepik/denis_makulov

Banyak balita, terutama yang berkebutuhan khusus, berjuang dengan keterampilan motorik halus. Akibatnya, sangat penting untuk melibatkannya dalam kegiatan yang membantu mengembangkan dan memperkuat keterampilan vital ini.

Meronce manik-manik bisa bermanfaat, karena ini adalah aktivitas yang dapat dinikmati si Kecil, dan membantu meningkatkan keterampilan motorik halusnya. Ada beberapa cara berbeda untuk menggunakan manik-manik untuk tujuan ini.

Kegiatan pertama, sediakan manik-manik dengan lubang besar dan bantu anak memasukkannya ke tali atau karet gelang. Melakukan hal ini dapat meningkatkan keterampilan dan memungkinkan anak untuk membuat perhiasan yang dapat ia pakai atau bagikan dengan orang yang dicintai.

Untuk kegiatan kedua, manik-manik dapat ditempatkan di wadah plastik besar. Pertimbangkan untuk menggunakan manik-manik dalam berbagai warna, bentuk, dan tekstur, dan dorong balita untuk merasakan teksturnya dengan tangannya.

Saat merasakan manik-manik di antara jari-jarinya, anak akan merasakan seperti apa rasanya, tanpa disadari ini juga akan membangun keterampilan motorik halusnya.

Namun perlu diingat bahwa balita mungkin membuang wadah ke lantai, dan menciptakan kekacauan yang perlu disapu atau disedot. Barang-barang kecil seperti manik-manik bisa menjadi bahaya tersedak.

Pengawasan Mama dianjurkan untuk mencegah tumpahan dan insiden tersedak yang dapat terjadi.

2. Mengurangi stres terkait penyakit

2. Mengurangi stres terkait penyakit
Freepik/Lev.studio.x

Stres terkait penyakit tidak hanya berdampak pada orang dewasa. Ini juga memengaruhi anak balita. Dilansir dari Education and Behavior, seorang anak dapat merasakan stres dan kecemasan yang berasal dari penyakit dan gangguan.

Meronce manik-manik adalah aktivitas yang hampir semua orang bisa lakukan, karena ini tidak memerlukan persediaan khusus, dan dapat dilakukan hampir di mana saja.

Saat bermain dengan manik-manik dan berfokus pada merangkainya, mudah bagi si Kecil untuk melepaskan diri dari stres dan kecemasan untuk sementara waktu. Bahkan anak dapat menggunakan manik-manik sebagai sarana untuk melepaskan diri dari kecemasannya saat ini.

Ini juga merupakan aktivitas yang menyenangkan bagi semua orang, jadi anak dapat melakukan kegiatan ini bersama teman, saudara, atau anggota keluarga lainnya.

Secara umum, kerajinan bisa menjadi mekanisme koping yang baik untuk orang-orang dari segala usia. Jadi mendorong balita untuk meronce manik-manik adalah hal yang sangat positif.

Editors' Picks

3. Meningkatkan keterampilan kognitif

3. Meningkatkan keterampilan kognitif
Freepik/Vitaliyas

Kerajinan seperti meronce manik-manik juga baik untuk anak-anak berkebutuhan khusus karena meningkatkan keterampilan kognitif.

Jika Mama memiliki balita, Mama dapat memulai dengan menggunakan manik-manik untuk membantu si Kecil belajar berhitung, mengidentifikasi bentuk, atau mengurutkan berdasarkan warna dan ukuran.

Nantinya, Mama juga dapat menggunakan manik-manik untuk mengajarkan keterampilan matematika anak, seperti penambahan dan pengurangan, serta keterampilan membuat pola atau menghafal.

4. Merangsang imajinasi dan kreativitas

4. Merangsang imajinasi kreativitas
Freepik/aaalll3110

Dilansir Kids Activities, kegiatan seperti manik-manik sangat merangsang imajinasi anak, yang memungkinkan untuk mengeksplorasi dan mengekspresikan kreativitasnya dengan cara apa pun yang ia suka.

Hal ini juga mendorong anak untuk memeriksa kesukaan dan ketidaksukaannya dalam bereksperimen dengan berbagai macam warna dan bahan.

Dengan mendorong si Kecil untuk berbicara tentang karya seninya, Mama juga dapat membantu perkembangan bahasa pada anak-anak.

Memperoleh kosakata deskriptif adalah bagian penting dari pembelajaran balita dalam mengekspresikan diri secara efektif, yang menjadi keterampilan dasar dalam seberapa baik ia saat berinteraksi dengan orang lain.

5. Meningkatkan keterampilan sosial dan komunikasi

5. Meningkatkan keterampilan sosial komunikasi
Freepik/jesiya

Seperti yang dibicarakan sebelumnya, bermain dengan manik-manik dapat mendorong si Kecil untuk perkembangan bahasa, ini yang juga menjadi dasar bagi anak untuk mengembangkan keterampilan sosial dan komunikasi yang penting.

Belajar berbagi bahan dan menghargai karya satu sama lain adalah cara yang baik untuk membantu balita belajar bagaimana menjalin ikatan dengan orang lain, menavigasi situasi sosial, dan mengungkapkan kekaguman atas karya orang lain.

Dengan membicarakan hasil kerjanya sendiri dan mengekspresikan warna atau pola yang ia sukai, balita dapat meningkatkan keterampilan kosa kata dan melatih ekspresi diri.

6. Mendorong koordinasi bilateral

6. Mendorong koordinasi bilateral
Freepik/Anastasiyay

Koordinasi bilateral, atau tindakan menggunakan kedua tangan secara bersamaan untuk menyelesaikan tugas, adalah keterampilan yang perlu dilatih setiap hari, pada hampir semua hal yang dilakukan.

Misalnya, mengikat tali sepatu, membuka kado, hingga menggunakan komputer, ini menjadi aktivitas paling penting yang melibatkan kedua tangan untuk bergerak secara kooperatif dan efektif.

Proyek kerajinan adalah cara terbaik untuk melakukan beberapa latihan awal ini untuk balita, karena kegiatan seperti merangkai manik-manik melibatkan penggunaan kedua tangan.

Dengan menemukan sesuatu yang menyenangkan dan menarik untuk diikuti balita, Mama dapat mendorongnya untuk menghabiskan waktu berjam-jam mengembangkan dan mengasah keterampilan penting ini.

7. Melatih keterampilan visual, pemindaian, dan memori anak

7. Melatih keterampilan visual, pemindaian, memori anak
Freepik/A3pfamily

Dilansir dari Beading Buds, meronce manik-manik dapat melatih keterampilan visual, pemindaian, dan memori anak.

Hal ini karena balita harus dapat mengingat pola manik-manik untuk menentukan manik-manik apa yang ingin digunakan. Begitu ia tahu manik-manik apa yang ia inginkan, keterampilan visual membantunya dalam memilih manik-manik yang sesuai dengan gambaran yang diinginkan.

Dan pada akhirnya, si Kecil harus memindai banyak manik-manik yang berbeda sebelum menemukan manik-manik yang diinginkan.

Nah itulah beberapa manfaat meronce manik-manik untuk mengisi waktu balita. Meronce manik-manik adalah kegiatan tepat untuk membantu balita dalam mengembangkan keterampilan inti yang penting.

Selain itu, mendorong anak untuk mengerjakan proyek seni dan kerajinan adalah cara yang tepat untuk membantunya mengembangkan dan memperkuat keterampilan vital, mengatasi penyakit, dan menghabiskan waktu dengan cara yang menyenangkan.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Mama CerdAZ

Ikon Mama CerdAZ

Panduan kehamilan mingguan untuk Mama/Ibu, lengkap dengan artikel dan perhitungan perencanaan persalinan

Cari tahu yuk