Ini yang Sebaiknya Mama Lakukan saat Anak Merasa Mual

Lakukan cara di sini sebagai bentuk pertolongan pertama ya, Ma

1 Mei 2021

Ini Sebaik Mama Lakukan saat Anak Merasa Mual
active.com

Setiap orangtua pastilah mengharapkan proses tumbuh kembang yang dijalani si Kecil dilaluinya dalam keadaan tubuh yang sehat.

Namun, tidak tersangkalkan, berbagai rintangan terkait kesehatan dapat mungkin terjadi seperti perut anak terasa mual.

Salah yang yang seringkali dialami oleh anak kecil seusia anak mama adalah perut maul.

Untuk itu, Mama sebaiknya melakukan berbagai cara penanganan yang dapat dijadikan sebagai pertolongan pertama seperti yang telah Popmama.com rangkum, melansir dari laman healthline.com.

1. Biarkan si Kecil duduk tanpa ada tekanan pada perut

1. Biarkan si Kecil duduk tanpa ada tekanan perut
Pixabay/music4life

Tahukah Mama?

Kondisi tubuh ternyata memiliki hubungan tersendiri dengan keadaan perut.

Secara spesifik, para pakar di dunia medis menemukan bahwa posisi tubuh yang dipilih seseorang menentukan perasaan yang akan dihasilkan dari dalam perut.

Nah, apabila Mama bermaksud untuk meminimalisir rasa mual yang terjadi, Mama dianjurkan untuk tidak membiarkan si Kecil berdiri berlama-lama.

Pasalnya, posisi ini mendorong cairan di dalam perut naik ke atas sehingga perasaan mualpun terus-menerus terjadi.

Untuk itu, Mama diminta untuk membiarkan si Kecil duduk saat anak merasa mual guna meminimalisirnya.

Namun, pastikan posisi duduk dalam keadaan bahu terangka dan tidak ada tekanan pada perut yang dihasilkan benda padat.

Editors' Picks

2. Buka jendela untuk udara yang segar

2. Buka jendela udara segar
Pixabay/skeeze

Mama sudah membiarkan si Kecil kesayangan Mama dalam keadaan duduk yang mampu meminimalisir rasa mual.

Hal ini dapat disempurnakan dengan memastikan udara yang segar masuk ke dalam ruangan guna menghilangkan rasa mual yang terjadi.

Caranya sangat mudah! Mama cukup membuka jendela di dalam ruangan dan pastikan alat pendingin ruangan seperti van menyala untuk perputaran udara.

Hal ini akan membuat udara bersih dan terasa segar sehingga rasa mual dapat hilang seketika.

Sayangnya, tidak dijelaskan penjelasan medis mengapa udara yang segar atau fresh dapat meminimalisir rasa mual yang terjadi.

Beberapa berspekulasi udara yang fresh membuat si Kecil fokus pada sense yang positif ketimbang rasa mual yang tidak enak.

3. Kompres leher dengan kain dingin

3. Kompres leher kain dingin
Pixabay/yamsri

Dalam melakukan berbagai penanganan terkait kesehatan fisik anak, metode kompres seringkali menjadi opsi terbaik.

Menariknya, metode ini ternyata juga bisa dilakukan saat si Kecil merasa mual tanpa mengalami panas tubuh atau fever.

Akan tetapi, metode kompres yang dilakukan berbeda. Untuk meminimalisir rasa mual yang terjadi, Mama sebaiknya mengompres bagian leher si Kecil dengan kain dingin.

Diamkan selama beberapa menit dan nantikan hasil terbaik.

4. Minum air putih

4. Minum air putih
Pixabay/congerdesign

Salah satu alasan yang bisa menjadi pemicu dari rasa mual yang terjadi pada si Kecil adalah kebiasaan minum air putih yang kurang.

Alhasil, tingkat cairan yang dibutuhkan di dalam tubuh jauh dari standard dan perasaan mualpun terjadi seketika.

Untuk itulah, saat si Kecil tahu-tahu mengalami rasa mual, Mama sangat ditekankan untuk memberi air putih atau mineral sebagai pertolongan pertama yang efektif.

Namun, pastikan takaran mineral yang diberikan tidak berlebihan karena bisa membuat perut terasa tidak nyaman.

5. Periksakan ke dokter

5. Periksakan ke dokter
Pixabay/darkostojanovic

Satu hal yang wajib diketahui oleh Mama adalah rasa mual yang terjadi pada si Kecil dapat menjadi indikasi terhadap gangguan kesehatan lainnya.

Tentu, dalam perihal ini, rasa mual biasanya dibarengi dengan berbagai gejala tubuh lainnya.

Sebut saja, rasa mual hingga muntah, sakit di dada, blurred vision, panas badan yang tidak kunjung turun, pusing dan gejala-gejala lain semacamnya.

Semuanya ini dapat menjadi pertanda pada jenis penyakit tertentu.

Maka dari itu, apabila Mama menemukan si Kecil mengalami rasa mual dengan gejala-gejala tersebut, Mama ditegaskan untuk segera membawanya ke rumah sakit untuk pemeriksaan intensif oleh dokter terkait.

Sekarang, Mama sudah mengetahui tindakan apa saja yang harus dilakukan saat si Kecil merasa mual.

Di atas segalanya, pemberian obat haruslah didasarkan pada pemeriksaan dokter ya, Ma!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.