Jarinya Terjepit Pintu, Rafathar Cabut Kuku ke Dokter Sampai Menjerit!

Ketahui juga cara mengatasi masalah ini pada si Kecil

14 Maret 2019

Jari Terjepit Pintu, Rafathar Cabut Kuku ke Dokter Sampai Menjerit
YouTube.com/Rans Entertainment

Siapa yang tak kenal dengan putra lucu dari pasangan selebriti, Raffi Ahmad dan Nagita Slavina. Yup, tak lain tak bukan ialah Rafathar!

Bocah berusia 3 tahun ini, diketahui baru saja ke dokter untuk mencabut kukunya yang patah terjepit pintu. Agar mempercepat penyembuhan, dokter pun harus mencabut kuku jari tengahnya.

Meski sempat terlihat kuat berkat dukungan dari sang Papa dan Baim Wong, namun pada akhirnya Rafathar pun menangis di pelukan Gigi saat kukunya harus dicabut oleh dokter.

Ketika mendengar hal tersebut, Mama pasti sontak berpikir bagaimana jika si Kecil juga merasakan hal yang sama seperti Rafathar?

Apa yang harus dilakukan?

Solusi utamanya adalah dengan membawa si Kecil ke dokter. Jika kukunya terpaksa harus dicabut, maka Mama jangan heran jika pertumbuhan kuku barunya membutuhkan waktu yang cukup lama (hitungan bulanan).

Pada beberapa kasus 3 bulan setelah pencabutan kuku total, maka kuku akan mulai nampak dari nail bud (akar kuku). Pada kasus terekstrem kuku baru pulih sempurna dalam waktu 3-6 bulan.

Tidak ada makanan khusus untuk memperindah bentuk kuku atau mempercepat pertumbuhannya. Perbanyak konsumsi protein dan makan nutrisi seimbang serta hindari trauma berulang pada tempat kuku tumbuh agar kuku bisa tumbuh dengan baik. 

Nah, berkaitan dengan kasus yang dialami oleh Rafathar, berikut Popmama.com telah merangkum beberapa fakta unik saat proses pencabutan kukunya.

Sedih sekaligus menggemaskan!

1. Sempat berani saat ingin dicabut kuku

1. Sempat berani saat ingin dicabut kuku
YouTube.com/Rans Entertainment

Sebelum melewati proses pencabutan kuku, Rafathar sempat berani menghadapinya. Bahkan, ia sempat bercanda dengan sang Mama, Nagit Slavina di sepanjang perjalanan.

Rafathar pun sempat jahil menyanyikan lagu selamat ulang tahun pada Mamanya, meskipun saat itu Gigi sedang tidak berulang tahun. Sesampainya di dokter, Rafathar pun masih terlihat kuat saat di periksa dan diberikan obat lho!

2. Diberikan semangat oleh Papa Raffi melalui voice record

2. Diberikan semangat oleh Papa Raffi melalui voice record
YouTube.com/Rans Entertainment

Sebelum diperiksa oleh dokter, Papa Raffi sempat memberikan semangat dan dukungan pada Rafathar melalui voice record. Raffi mengatakan pada Rafathar bahwa ia harus kuat, karena ia adalah seorang laki-laki.

Mendengar ucapan sang Papa, Rafathar pun tersenyum dan menjawab ucapan Raffi.

"Iya Pa," tuturnya dengan nada lembut.

Editors' Picks

3. Baim Wong juga turut menyemangati Rafathar melalui video call

3. Baim Wong juga turut menyemangati Rafathar melalui video call
YouTube.com/Rans Entertainment

Tak hanya mendapat dukungan dari sang Papa, Rafathar juga ternyata mendapatkan dukungan dari musuh bebuyutannya, Baim Wong. Meski sering menjahili Rafathar hingga membuatnya jengkel, namun Om Baim tetap peduli dan memberikan dukungan pada Rafathar.

Lucunya lagi, saat Baim mengatakan bahwa dirinya kangen pada Rafathar, sontak Rafathar pun tersenyum kecil sambil menjawabnya dengan jengkel.

"Makanya jangan suka jail-jailin Aa lagi," jawab Rafathar.

Gemas ya.

4. Meski Rafathar menangis, Mama Gigi tetap berikan semangat dan pelukan

4. Meski Rafathar menangis, Mama Gigi tetap berikan semangat pelukan
YouTube.com/Rans Entertainment

Saat diperiksa Rafathar boleh terlihat kuat, namun tidak saat kukunya di cabut. Ketika dokter harus mencabut kuku jari tengahnya, Rafathar pun seakan tak tahan lagi untuk meluapkan rasa sakitnya.

Melihat sang Anak menangis kesakitan, Gigi pun sontak memberikan pelukan hangat untuk menenangkannya. Gigi juga menutup kedua mata Rafathar agar sang Anak tidak takut melihat kukunya yang dicabut.

Benar-benar Mama hebat!

5. Kuku Rafathar yang dicabut ingin disimpan oleh Mama Gigi

5. Kuku Rafathar dicabut ingin disimpan oleh Mama Gigi
YouTube.com/Rans Entertainment

Saat proses cabut kuku selesai, Gigi pun menunjukan kuku lama Rafathar yang telah dicabut. Saat itu, Gigi berencana untuk menyimpannya sebagai kenang-kenangan.

Namun saat ditanyakan pada Rafathar, ia malah menjawab bahwa kukunya tak usah disimpan.

"Aa ini kuku nakalnya mau disimpan apa dibuang?," tanya Gigi.

"Dibuang aja," jawab Rafathar kesal.

Nah, itulah beberapa fakta mengenai kuku Rafathar yang patah dan harus dicabut.

Meski sempat menangis, Rafathar tetap menjadi anak yang hebat karena sudah berani mengahadapi masalah, bukan menghindarinya.

Semoga cepat sembuh ya, Rafathar!

Baca juga:

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!