Urus 3 Anak, Shireen Sungkar Akui Pernah Menangis Saat Anaknya Tantrum

Simak tips jitu atasi anak tantrum berat ala Shireen Sungkar

21 Februari 2019

Urus 3 Anak, Shireen Sungkar Akui Pernah Menangis Saat Anak Tantrum
Instagram.com/shireensungkar

Shireen Sungkar kini sedang menikmati kesibukannya mengurus tiga anak, buah cintanya bersama sang Suami, Teuku Wisnu.

Namun, diakuinya hal itu bukanlah perkara mudah. Apalagi jeda usia anak-anaknya tidak terlalu jauh. Mengurus ketiga anaknya pun akan semakin sulit ketika mereka sedang mengalami masa tantrum. 

Tantrum pada anak adalah keadaan ketika anak mengeluarkan emosi dengan cara mengamuk, marah, menangis kencang, hingga membanting barang-barang. Biasanya, tantrum terjadi saat ia memiliki dua emosi yang kuat, yaitu kemarahan dan kesedihan yang berlebihan. Kondisi ini sebenarnya normal terjadi pada anak, bahkan bisa dianggap sebagai bagian dari proses perkembangan.

Menurut Belden, seorang psikolog perkembangan anak, mengatakan bahwa setiap anak sangat mungkin mengalami tantrum. Namun jika sudah berlebihan, tantrum bisa jadi tanda bahwa ada masalah pada perkembangan si Kecil.

Saat mengahadapi tantrum pada Adam, anak pertamanya, Shireen mengaku sempat kewalahan hingga akhirnya ia menangis.

Namun, tak disangka, ketika Shireen menangis, justru sang Anak pun merasa bersalah dan akhirnya berhenti merajuk.

Setelah momen tersebut terjadi, akhirnya Shireen pun banyak belajar mengenai cara yang tepat untuk mengatasi anak yang tantrum.

Untuk itu, berikut Popmama.com telah merangkum beberapa tips mengatasi anak tantrum ala Shireen Sungkar.

Editors' Picks

1. Memastikan jadwal tidurnya cukup

Menurut Shireen, kunci utama agar anak tidak tantrum adalah dengan memastikan bahwa ia sudah mendapatkan kualitas tidur yang cukup.

Dengan waktu tidur yang cukup, energi anak pun dapat tersalurkan dengan baik sehingga ia jadi tidak mudah tantrum.

"Anakku selalu tidur siang, karena kalau nggak tidur siang yang ada nanti dia capek sendiri dan akhirnya tantrum," ujar Shireen saat ditemui pada acara peluncuran Minyak Telon My Baby, Selasa (19/2) di Kawasan Senayan.

"Dia itu masih kecil, jadi dia nggak tahu cara yang tepat untuk menyalurkan emosi, makanya dia jadi tantrum. Nah, dengan tidur siang, dia jadi lebih tenang dan nggak gampang tantrum," tambahnya lagi.

2. Memberikan waktu pada anak untuk meluapkan emosinya

Saat si Kecil tantrum, banyak orangtua yang mencoba untuk menenangkan si Anak dan mencarikan jalan keluarnya saat itu juga. Sebenarnya hal tersebut tidaklah efektif menurut Shireen Sungkar.

Justru saat tantrum, anak-anak lebih baik dibiarkan menenangkan diri sendiri terlebih dahulu, biarkan ia meluapkan emosinya hingga ia puas.

"Sekarang aku tahu kalau kita nggak akan bisa bernegosiasi atau berkomunikasi sama anak yang lagi tantrum, it's not work," ungkapnya.

"Makanya, sekarang aku biarin dia dulu untuk menenangkan diri di kamar sampai emosinya reda," ujarnya lagi.

3. Setelah tenang, ajaklah anak untuk berbicara mengenai keresahannya

Jika anak sudah tenang, biasanya Shireen akan mulai mengajaknya untuk berbicara dan mencarikan solusi atas keresahan yang ia rasakan sebelumnya.

"Nah, saat anak sudah mulai tenang, biasanya aku langsung coba ajak dia untuk ngobrol dan mencairkan suasana kembali," tutur Shireen.

Dengan melakukan hal tersebut, biasanya anak-anaknya dapat langsung tenang dan efektif untuk menangani tantrum yang mereka alami.

Itulah beberapa langkah mudah ala Shireen Sungkar dalam mengatasi tantrum pada anak.

Berniat untuk mencoba tips yang satu ini, Ma?

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.