6 Teknik Multisensori untuk Mengajarkan Anak Tulis Tangan

Teknik-teknik berikut ini sederhana dan dapat dilakukan di rumah oleh Mama dan si Kecil lho!

31 Maret 2021

6 Teknik Multisensori Mengajarkan Anak Tulis Tangan
Freepik

Teknik multisensori adalah cara mengajar yang melibatkan lebih dari satu indera dalam satu waktu. Teknik ini cocok digunakan untuk membantu anak-anak yang memiliki kesulitan membuat tulisan tangan.

Hal tersebut karena tulisan tangan melibatkan lebih dari sekadar membuat huruf di kertas, ini membutuhkan membutuhkan keterampilan motorik halus dan motorik visual yang kuat.

Nah kali ini Popmama.com memberikan 6 teknik multisensori yang dapat Mama coba di rumah untuk mengajarkan si Kecil membuat tulisan tangan.

1. Gunakan kertas yang memiliki garis gelap atau buat garis sendiri menggunakan lem

1. Gunakan kertas memiliki garis gelap atau buat garis sendiri menggunakan lem
understood.org

Apakah anak Mama mengalami kesulitan untuk tetap berada di dalam garis saat dia menulis? Jika iya, Mama dapat menggunakan kertas yang memiliki garis gelap. Ini dapat membantunya agar tulisannya tidak melayang atau tepat berada di garis secara sejajar.

Mama juga bisa membuat garis atas dan bawah dengan menggunakan lem. Saat mengering, pensil yang digunakan si Kecil akan membentur garis-garis tersebut.

Sambil menemaninya menulis, Mama tetap ingatkan mana huruf yang ditulis hingga batas garis paling atas (seperti T), mana huruf yang ditulis lebih kecil atau tingginya hanya sampai tengah-tengah saja (seperti huruf c).

Menelusuri garis labirin

Menelusuri garis labirin
bestcoloringpagesofkids

Menelusuri garis labirin adalah cara efektif untuk mengajarkan anak menulis. Dengan bantuan jejak dan jalur seperti labirin dari kiri ke kanan, atas ke bawah, atau melalui garis bergerigi dan melengkung, Mama dapat membantu si Kecil mengembangkan gerakan tangannya dari atas ke bawah dan dari kiri ke kanan.

Labirin juga dapat membantu melatih si Kecil untuk tetap berada di tempat yang telah ditentukan.

Editors' Picks

3. Coba teknik "Wet-Dry-Try"

3. Coba teknik "Wet-Dry-Try"
understood.org

Mungkin Mama pernah mendengar aplikasi "Wet-Dry-Try" dari Handwriting Without Tears. Mama dapat mencoba teknik ini dengan menggunakan peralatan yang sederhana. Yang Mama butuhkan yaitu papan tulis kecil, spons yang dipotong dadu, dan satu batang kapur.

Pertama, Mama menulis terlebih dahulu satu huruf di papan tulis. Lalu, mintalah si Kecil untuk membasahi potongan spons tadi dan memerasnya agar tidak meneteskan air. Selanjutnya, minta si Kecil menjiplak huruf yang sudah Mama tulis tadi menggunakan spons. Kemudian minta dia mengulanginya dengan menggunakan spons kering. Terakhir, minta dia untuk menulis huruf tadi menggunakan kapur.

4. Gunakan "Spacekid"

4. Gunakan "Spacekid"
understood.org

Beberapa anak, terutama mereka yang memiliki masalah visual-spasial, mengalami kesulitan dalam memberi spasi pada kata-kata yang ia tulis. Jika anak Mama menyisakan terlalu banyak atau sedikit jarak antar kata, “Spacekid” dapat membantu.

Saat si Kecil menulis, Mama dapat memberi tahunya untuk meletakkan spacekid di akhir setiap kata. Lalu mintalah ia untuk memulai kata baru di sisi lain spacekid.

5. Cobalah ajak menulis di "freez-bag"

5. Cobalah ajak menulis "freez-bag"
understood.org

Isi ziplock freez-bag dengan sedikit gel rambut berwarna atau gel rambut bening dan tambahkan gliter. Setelah itu tutup rapat ziplock freez-bag.

Mintalah anak Mama meletakkan freez bag tadi di atas meja dan merapikannya sampai rata. Lalu mintalah si Kecil menulis huruf dengan menggunakan ujung jarinya. Resistensi gel rambut akan membantunya merasakan bagaimana huruf-huruf itu terbentuk.

6. Tunjukkan langit, tumput atau tanah

6. Tunjukkan langit, tumput atau tanah
understood.org

Anak Mama memiliki kesulitan untuk membuat ukuran huruf yang benar? Misalnya dia menulis AnjInG bukan anjing. Maka, tunjukkan si Kecil langit, rumput, atau tanah.

Kegiatan ini menggunakan posisi tangan untuk membantu si Kecil memahami ukuran huruf. Mulailah dengan kata "boy" untuk latihan. Untuk huruf tinggi seperti b, anak Mama menunjukkan ibu jarinya ke langit.

Untuk huruf kecil seperti o, ia dapat mengepalkan tangan untuk menunjukkan rumput. Dan untuk huruf turun seperti y, ia dapat mengacungkan jempolnya ke tanah.

Mama dapat memulai menggunakan cara di atas sesuai dari kendala yang dimiliki si Kecil atau mulai dari perlengkapan yang ada di rumah.

Itulah teknik multisensori yang baik untuk anak. Semoga anak mama dapat membuat tulisan tangan yang rapi ya, Ma. Semangat terus dalam mendidik si Kecil, Ma!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.